Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

TIPS: Angin Nitrogen Terpaksa Dicampur Angin Biasa, Aman Kah?

Berikut penjelasan seberapa amankah mencampur angin nitrogen dengan angin biasa pada ban mobil.
Tips
Senin, 22 Januari 2018 11:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menambah tekanan ban dengan angin berjenis nitrogen bisa dibilang cukup sulit. Hal ini dikarenakan perlunya alat khusus angin nitrogen populasinya tidak sebanyak dengan alat pengisian angin biasa.

Lantas, bila tidak menemukan pengisian nitrogen, bolehkah menambah tekanan ban dengan udara biasa?

Saat tim OtoDriver menemui Abeng, pemilik bengkel ban, Spooring, dan Balancing Victory Auto Sport di daerah Tangerang Selatan ini (19/11), ban tidak akan menimbulkan masalah bila ban diisi campuran nitrogen dan udara biasa. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan tekanan ban.

“Dicampur sebenarnya tidak apa-apa, namun, kita tidak akan merasakan efek maksimal dari angin nitrogen tersebut,” papar Abeng

Angin nitrogen sendiri banyak dipilih karena dipercaya bisa memberikan tekanan yang stabil pada ban. Tekanan stabil itu bertahan lebih lama ketimbang udara yang mengalami penyusutan dan membuat uap air lebih cepat.

Apapun pilihan angin ban, menurut Abeng hal terpenting yang harus dilakukan yakni menyesuaikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. 

"Berbeda jenis angin hanya memiliki perbedaan karakter saja. Yang paling utama adalah tekanan angin ban yang sesuai dengan anjuran pabrik,” tutup Abeng.


Tags Terkait :
Tekanan Angin Ban Nitrogen Tips
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
4 Langkah Mengecek Ban Mobil, Sebelum Dipakai Mudik Lebaran

Salah satu komponen mobil yang sangat vital bagi keselamatan ialah ban. Apalagi ia satu-satunya komponen yang langsung menyentuh permukaan aspal dari sebuah kendaraan. Begini cara mengeceknya

3 tahun yang lalu


Tips
Tekanan Angin Ban Wajib Dicek Rutin. Kapan itu?

Jika normal dan tidak ada kendala, cek tekanan ban tiap dua minggu sekali

6 tahun yang lalu


Berita
Tekanan Angin Ban Wajib Diperiksa Rutin

Tekanan ban normal, aman buat kendaraan dan bisa menguntungkan pengguna

6 tahun yang lalu


Tips
Awali Perjalanan Mudik Dengan Cek Kondisi Tapak Ban

Untuk memastikan daya cengkeram ban bisa maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada ban.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

1 jam yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

1 jam yang lalu


Berita
BMW Group Indonesia Kembali Jadi Sustainable Mobility Partner Maybank Marathon 2026

New BMW iX3 lead car Maybank Marathon 2026 memimpin kategori Half Marathon sebagai bagian dari dukungan BMW Group Indonesia bagi penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

3 jam yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

4 jam yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq V Mulai Dipasarkan 21 Agustus Mendatang Di Cina

Hyundai Ioniq V pre-sales China 21 Agustus dimulai di Chengdu Auto Show. Mobil listrik fastback ini dibekali baterai 66,8 kWh dan jarak tempuh hingga 620 km.

4 jam yang lalu