Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Perbedaan Kerja Transmisi Otomatik Konvensional Dengan CVT

Rupanya, komponen yang ada pada transmisi CVT dan otomatik konvensional berbeda jauh.
Tips
Senin, 9 April 2018 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seiring dengan perkembangan teknologi, transmisi otomatik kini pun memiliki macam-macam jenis. Umumnya, transmisi otomatik konvensional dan CVT sering ditemui di tanah air. Lantas apa perbedaannya?

Shofwatuzzaki selaku Shell B2C Lubricants Technical Manager Indonesia menjelaskan bahwa perbedaan sistem antara matik konvensional dan CVT secara keseluruhan adalah dari komponen yang terdapat di dalamnya dan tentu prinsip kerjanya.

Pada matic konvensional, perpindahan transmisi digerakan oleh seperangkat planetary gear set yang menghasilkan rasio gigi berbeda-beda. Sebab itulah matik jenis ini lebih terkenal kasar ada hentakan saat perpindahan gigi.

Sedangkan pada jenis CVT, proses perpindahan transmisi dihasilkan oleh perubahan diameter pulley karena gaya centrifugal. CVT digerakan oleh dua buah pulley yang terhubung oleh sabuk baja atau belt.

Menurut pria yang akab disapa Zaki ini, keberadaan sabuk baja terbukti ampuh membuat akselerasi pada matic CVT terasa halus dan tanpa hentakan.

"Pada CVT, belt-nya ini pada putaran tertentu dapat membuat diameter pulley membesar atau mengecil hingga tenaga yang dihasilkan juga menyesuaikan," papar Zaki kepada OtoDriver beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sambungnya, perangkat planetary gear set sangat bergantung pada kinerja oli. Sehingga seluruh perangkat ini harus dilumasi oleh oli. dan kapasitas oli transmisi-nya tak boleh kurang dari batas yang ada di penunjuk minimum.

"Kalau matic yang lama, murni 'main' tekanan minyak. Pada CVT juga minyak, tetapi ada belt baja yang menjadi perantara tenaga,” seru Zaki mengakhiri perbincangan.


Tags Terkait :
Transmisi Otomatik Oli Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Kiat-Kiat Agar Transmisi Otomatik CVT Mobil Anda Awet

 Transmisi otomatik jenis Continously Variable Transmission alias CVT kini tengah naik daun.

1 tahun yang lalu


Tips
Cara Mengecek Volume Oli Transmisi Matic Mobil Anda

 Transmisi otomatik tengah naik daun di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Tips
Cara Mengetahui Kanvas Rem Sudah Tak Layak Pakai

Rem merupakan salah satu komponen sangat penting bagi sebuah mobil. Alat pengurang kecepatan ini sejatinya tidak boleh rusak maupun mengalami gangguan.

2 tahun yang lalu


Tips
Cara Mengecek Volume Oli Matic Mobil Anda

Transmisi otomatik tengah naik daun di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Terkini

VIDEO: Crash Test VinFast VF7 (Bharat NCAP)

VinFast VF7 sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 7 jam yang lalu


Berita
Pesanan Xiaomi SU7 Tembus 40.000 Unit

Pada 2 April, pendiri sekaligus Chairman dan CEO Lei Jun mengumumkan bahwa jumlah pemesanan terkunci untuk model terbaru Xiaomi SU7.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Great Tang Akan Resmi Diluncurkan Mei Mendatang

BYD bersiap meluncurkan SUV flagship terbarunya, BYD Great Tang, di pasar China pada Mei mendatang.

10 jam yang lalu


Berita
China Kalahkan Rekor Jepang, Jadi Importir Terbesar Di Australia

Rekor Jepang sebagai dominator telah tumbang , setelah 28 tahun Jadi importir otomotif terbesar di Australia.

11 jam yang lalu


Berita
Kemesraan Iran-AS Dapat Ditemui Pada Sebuah Cadillac

Iran pernah menjadi satu satunya negara pembuat Cadillac di luar AS.

1 hari yang lalu