Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

7 Hal yang Harus Diperhatikan Dari Ban Mobil

Mengapa Anda harus selalu memeriksa tekanan angin ban secara rutin?
Tips
Minggu, 22 April 2018 19:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tekanan angin ban adalah hal penting yang Anda harus perhatikan dalam menggunakan mobil. Banyak pengguna mobil yang sering mengacuhkan soal ini selama tidak terlihat kurang angin secara visual saja.

Padahal tekanan angin ban juga memiliki peranan penting untuk memberikan efek yang maksimal pada cengkraman ban kendaraan. Sehingga, ini juga berperan penting pada kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Maka dari itu simak 7 hal yang harus Anda ketahui dari ban mobil yang telah kami himpun dari berbagai sumber.

  1. Berapa tekanan angin yang tepat. Untuk mengetahui berapa tekanan angin yang tepat pada kendaraan Anda adalah Anda harus melihat acuan dari pabrik yang biasanya sudah informasinya ada di pilar B saat Anda membuka pintu atau berada di sekitaran pintu bagian pengemudi. Jika Anda tidak menemukannya, biasanya informasi ini juga ditempel pada bagian tutup tangki bensin. Selain itu pabrikan juga memberikan informasi tekanan angin ban pada buku manual.

         2. Di mana sebaiknya melakukan pengisian angin? Saat ini tempat-tempat pengisian bahan bakar atau pombensin sudah men yediakan alat yang akurat untuk mengisi                    angin ban. Alat ini jauh lebih akurat dibanding Anda mengisi angin di orang-orang yang biasa menjajakan alat untuk isi angin di pinggir jalan. Selain alat itu tidak presisi                          tekanannnya, Anda juga diwajibkan untuk membayar sejumlah uang untuk jasanya ini. Sedangkan di pombensin, Anda tidak dipungut biaya.

         3. Dampak-dampaknya jika tekanan terlalu tinggi. Tekanan yang terlalu tinggi membuat kenyamana berkurang karena membuat ban menjadi sangat keras. Selain itu bentuk           ban yang menapak di jalanan menjadi tidak maksimal sehingga akan membuat kurangnya grip di jalan. Selain itu saat suhu panas membuat tekanan angin akan semakin                       kencang dan berakibat ban bisa pecah.

       4. Dampak-dampaknya jika tekanan terlalu rendah. Ban dengan tekanan angin yang terlalu rendah membuat kendaraan akan melaju dengan sulit karena bentuk ban tidak                   sempurna. Keadaan ini malah lebih memiliki resiko pecah ban lebih besar.

       5. Oksigen vs Nitrogen. Sebenarnya, mengisi ban dengan nitrogen atau angin (oksigen), pada prinsipnya sama saja. Walaupun soal harga, pengisian ban dengan Nitrogen                     memang lebih mahal. Tapi ternyata ada keuntungan-keuntungan lebih yang bisa anda dapatkan ketika mengisi ban kendaraan anda dengan Nitrogen. Molekul nitrogen lebih besar           dibanding angin. Bila molekul lebih besar maka gaya gesek di dalam ban lebih rendah ketimbang oksigen. Dengan molekul yang lebih besar, maka potensi kebocorannya lebih               rendah. Ban juga tidak cepat panas dan performanya menjadi stabil. Hal ini berbeda dengan angin biasa yang mudah panas dan tingkat kebocoran lebih besar serta harus rutin               mengecek tekanan ban. Selain itu, dengan pengisian Nitrogen pada ban, tekanan ban akan terjaga lebih lama. Daya cengkram dan kinerja ban dengan isi Nitrogen pun menjadi               optimal. Tekanan ban yang stabil terhadap temperatur ban karena molekul N2 lebih besar, juga akan membantu mengurangi kecelakaan akibat pecah ban atau overpressure.

       6. Cek Berkala. Sebaiknya selalu Anda periksakan secara rutin karena kondisi cuaca di Indonesia terbilang ekstrim perubahannya sehingga cenderung cepat berubah                               tekanannya. Selain itu kondisi jalanan di Indonesia juga tidak bagus dan memperburuk kondisi ban kendaraan yang bisa saja membuat kebocoran.

       7. Mobil dengan Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Jika indikator pengingat tekanan angin ini menandakan salah satu tekanan angin ban Anda kurang, sebaiknya Anda            reset setelah mengecek keempat tekanan angin bannya. Samakan terlebih dahulu keempatnya sebelum Anda melakukan reset pada TPMS nya. 


Tags Terkait :
Ban Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

1 hari yang lalu

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu

Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

1 hari yang lalu

Tips
Persiapkan Ban Anda Sebaik Mungkin Untuk Mudik Lebaran

Persiapan ban mobil mudik Lebaran: periksa TWI, tekanan angin sesuai beban, dan ban serep. Tips Michelin untuk perjalanan darat aman.

1 hari yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Recall Hyundai Palisade Berlanjut, Ini Kabarnya Untuk Unit Di Indonesia

Kecelakaan kursi otomatis SUV Palisade roboh dan menimpa seorang anak membuat Recall Palisade berlanjut di beberapa negara. Bagaimana dengan yang ada di Indonesia?

4 jam yang lalu


Berita
Mengintip Spesifikasi Buas BYD Seal 08 Yang Bakal Hadir, Tembus 684 Hp!

BYD resmi mendaftarkan sedan listrik Seal 08 ke dalam katalog kendaraan baru milik Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).

5 jam yang lalu


Berita
Ioniq Jadi Brand Elektrifikasi Hyundai Di Cina, Ini Lini Produknya

Hyundai luncurkan brand Ioniq Hyundai di China untuk kendaraan listrik murni. Perkenalkan konsep Venus sedan dan Earth SUV bertema planet.

6 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Land 2026, Kiat Pendekatan Brand dan Selebrasi Kesuksesan J5 EV

Jaecoo Land 2026 Kuningan Jakarta digelar 11-12 April di Satrio One. Acara gratis sajikan bazaar kreatif, live music, wellness, dan selebrasi sukses J5 EV.

7 jam yang lalu


Truk
Pemerintah Siapkan Regulasi Lebih Ketat Soal ODOL, Termasuk Menyangkut Posisi APM

Pemerintah siapkan regulasi ketat ODOL kendaraan angkutan barang, termasuk pengawasan APM, telematika, dan pemeliharaan armada guna cegah kecelakaan serta kerusakan jalan.

8 jam yang lalu