Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

VIDEO: Di Mana Ban Bagus Harus Dipasang? Depan Atau Belakang?

Banyak anggapan salah terhadap peletakan ban yang kondisinya lebih prima. Jadi apakah sebaiknya di depan atau di belakang? Simak penjelasan dari para pakarnya berikut ini.
Tips
Rabu, 15 Februari 2017 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ban mobil Anda sudah mulai gundul dan waktunya diganti baru tapi kantong sedang cekak? Membeli dua pasang ban untuk meremajakan keempan ban terasa berat, maka beli satu pasang ban adalah jalan yang sering diambil. Tapi di posisi mana sebaiknya dua ban baru tersebut di pasang?

Banyak anggapan bahwa ban baru atau kondisi tapak yang masih tebal sebaiknya diletakan di bagian depan karena menopang bobot yang lebih berat. Hal itu dikarenakan adanya mesin, sistem kemudi dan lainnya. Juga karena pengontrolan kendali mobil ada di depan.

Ada juga yang menyebut bahwa pemakaian ban baru atau yang kondisinya paling baik harusnya sesuai penggerak roda mobilnya. Jika mobil berpenggerak roda depan sebaiknya ban yang kondisinya paling prima diletakan di depan, kalau penggerak roda belakang dipasang di roda belakang. Semua anggapan dan pendapat itu ternyata salah.

Jadi, di posisi manakah sebaiknya ban baru atau ban dengan kondisi tapak yang paling prima itu diletakan? “Ban dalam kondisi paling baik, dipasang di belakang,” ujar Jusri Pulubuhu selaku pendiri dan instruktur safety driving Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi OtoDriver.

Menurutnya, karena roda bagian belakang itu tidak bisa dikendalikan pengemudi maka ban yang memiliki grip dengan baik diletakan di belakang. “Kalau roda depan, bisa dikendalikan melalui setir,” ujarnya.

Hal ini ternyata juga disampaikan oleh pihak produsen ban. “Ban yang dalam kondisi lebih baik, memiliki traksi yang juga lebih baik. Karena itu wajib ditempatkan di belakang, karena di sanalah yang lebih membutuhkan traksi lebih bagus,” ujar Zulpata Zainal selaku proving ground Manager PT Bridgestone Tire Indonesia.

Menurut Zulpata, prinsip ini berlaku untuk semua jenis penggerak, baik penggerak roda depan maupun penggerak roda belakang, bahkan all-wheel drive sekalipun.

Ada juga sebuah video yang OtoDriver dapatkan dari akun YouTube Michelin USA yang memperlihatkan bagaimana kondisi kendaraan dengan penggunaan ban baru di depan dan di belakang. Silakan saksikan videonya.


Tags Terkait :
Tips Ban
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

17 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

4 hari yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 minggu yang lalu

Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Perlu Perhatian Masa Berlaku SIM, Potensial Gagalkan Klaim Asuransi

Pentingnya mengingat masa berlaku SIM sangat penting dalam pengurusan polis asuransi.

47 menit yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

1 jam yang lalu


Truk
Segera Dibangun SPKLU Untuk Kendaraan Niaga Di Rest Area

Salah satu tujuannya untuk meningkatkan pemakaian kendaraan niaga non fosil.

2 jam yang lalu


Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

16 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

16 jam yang lalu