Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kenali 2 Gejala "Tidur" yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Micro sleep dan Automatic Behaviour Syndrome sebaiknya Anda pahami agar terhindar dari potensi malapetaka saat mengemudi.
Tips
Minggu, 25 Juni 2017 14:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mengemudi berjam-jam dalam menempuh ratusan kilometer ke kampung halaman tentunya membutuhkan konsentrasi dan tenaga yang ekstra. Celakanya kemampuan mengemudi ada batasnya.

Namun Anda minimal mengetahui tanda-tanda kelelahan agar bisa segera menepi ke rest area. Karena ada dua gejala yang harus dihindari ketika mengemudi, yakni micro sleep dan Automatic Behaviour Syndrome (ABS). 

"Orang yang segar bugar pun bisa mengalami micro sleep. Ini adalah gejala tak sadarnya otak (seperti tidur) dan blank sepersekian detik. Biasanya awalnya seperti melamun sambil mengemudi," buka Jusri Pulubuhu, Instruktur Senior Safety Driving - Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat berbincang dengan OtoDriver via telepon (22/6).

Menurutnya, micro sleep terjadi ketika seorang pengemudi menjalani dan melintasi jalanan yang sama setiap hari dan kondisinya cenderung lengang. "Untuk menghindarinya, buat pikiran Anda terus bekerja. Analisa dan pahami apa yang Anda lihat di jalan, jangan sekedar dilihat. Misalnya, ada orang naik motor - dia motornya apa, mau belok ke mana, berboncengan berapa orang, dan sebagainya," papar Jusri.

Menurutnya, orang yang kualitas tidurnya baik dan tak punya tingkat stress tinggi pun bisa mengalami micro sleep. Karena, masih kata Jusri, kebiasaan mengemudi yang berulang ulang dengan rute yang sama dan kondisi lengang membuat otak terlalu rileks.

Lain lagi dengan gejala ABS yang murni karena efek kelelahan alias fatigue. "Ini akibat dari mengemudi berjam-jam tanpa istirahat. Cara satu-satunya adalah dengan istirahat. Bisa saja saat mengemudi nagntuk berat dan tanpa sadar mata tertutup sekian detik," lanjut pria yang hobi otomotif sejak kecil ini. 

Baik microsleep dan ABS, keduanya adalah gejala biologis yang normal. Tapi jika dibiarkan tentunya bisa sangat berbahaya. Maka minimal beristirahatlah setelah 3 jam mengemudi. Dan jika ada pengemudi cadangan, gunakan waktu saat jadi penumpang untuk tidur, agar ketika kembali mengemudi mendapat tenaga yang cukup.


Tags Terkait :
Tips Mengemudi
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
NATARU 2019: Bagaimanapun Jalan Tolnya, Fisik Pengemudi Nomor Satu

Berlibur dengan cara berkendara memang kerap dilakukan masyarakat Indonesia.

6 tahun yang lalu


Berita
NATARU 2019: Bolehkah Tidur di Dalam Mobil Pakai Kasur Selama Perjalanan?

Berlibur dengan cara berkendara pakai mobil pribadi memang kerap dilakukan masyarakat Indonesia.

6 tahun yang lalu


Tips
Agar Tetap Fit, Istirahat 2 Jam Sekali saat Melakukan Perjalanan Jauh

Agar tetap aman dan terhindar dari kecelakaan akibat kelalaian.

3 tahun yang lalu


Tips
Pentingnya Pemanasan Sebelum Melakukan Perjalanan Jauh

Pemanasan hanya membutuhkan waktu 5 menit sebelum perjalanan.

3 tahun yang lalu


Tips
Penyebab dan Cara Mengatasi Kram Tangan saat Mengemudi

Cukup dengan mengepalkan tangan beberapa kali agar aliran darah lancar.

3 tahun yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

5 bulan yang lalu


Tips
Bahaya Modifikasi Kursi untuk Tempat Istirahat Selama Perjalanan Jauh

Memodifiaksi kursi kendaraan tidak direkomendasikan karena berbahaya.

3 tahun yang lalu


Tips
Bawa Mobil saat Libur Nataru? Siapkan Fisik Anda

Persiapan fisik wajib dilakukan agar tetap fokus selama perjalanan.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alamai Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

3 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

14 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

14 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

14 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

19 jam yang lalu