Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

TIPS: Melintasi Banjir Dengan Aman, Ini Teknik Simpelnya

Sebenarnya mobil Anda bisa diajak melintasi banjir. Tapi bila terpaksa, ini cara aman untuk melaluinya.
Tips
Selasa, 22 November 2016 12:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Musim hujan yang mulai datang di Indonesia tak pelak menyebabkan genangan maupun banjir di beberapa wilayah. Apalagi di beberapa tempat kondisi ruas jalan dengan sistem drainase yang tak mampu mengakomodir aliran air hujan memperparah genangan.

Tapi aktivitas harian tetap harus berjalan dengan mobil andalan walau banjir menghadang. Karena sebenarnya mobil Anda bisa dipakai untuk melintasi banjir atau genangan yang agak tinggi.

Analisa dengan cepat kondisi permukaan jalan

Tapi tidak serta merta Anda bisa langsung menerabas. Sebaiknya Anda cermati beberapa hal saat hendak melintasi genangan atau banjir dengan mobil, agar mobil terhindar dari masalah.

Beberapa pekan lalu Momon S Maderoni, Instruktur Senior di Indonesia Smart Drive Vehicle Management Consulting menerangkan pada OtoDriver mengenai tips melintasi banjir. Berikut adalah tips darinya.

BACA JUGA

"Pertama adalah amati batas aman ketinggian air di depan. Jangan langsung diterjang," buka Momon. Ia menyebut bisa saja di tengah jalan yang tergenang air ada lubang dan ketinggian air pun ternyata beda dari dugaan.

Sebaiknya biarkan mobil lain melintasi lebih dulu dan amati seberapa tinggi banjir atau genangan. "Jika memang airnya tak terlalu tinggi dan permukaan jalannya rata silakan teruskan," ujar Momon yang hobi off road.

Inti dari melintasi banjir adalah Anda mengenali seberapa tinggi air intake mobil Anda. Maka selama air tak menyentuh lubang air intake biasanya mobil tetap aman.

"Saat sudah berada di genangan jangan injak gas terlalu dalam, jangan sampai kecepatan tinggi," wanti Momon. 

Saat mobil berada dalam genangan, akan timbul gelombang di depan mobil. Nah, jangan sampai gelombang ini diterjang, biarkan berada di depan mobil Anda. Dengan begitu level air di mesin lebih rendah.

Juga tidak disarankan untuk meraungkan mesin di putaran tinggi. Justru serendah mungkin. Putaran mesin tinggi hanya membuat risiko air terisap ke mesin semakin tinggi.

Lantas jika mesin sampai mati di tengah banjir atau genangan maka sebaiknya jangan coba-coba dinyalakan lagi.

Lebih baik cari pertolongan untuk menderek mobil Anda dan dalam keadaan mesin mati. Jika nekat menyalakan mesin, maka air bisa terisap melalui knalpot maupun air intake.

Hal itu bisa jadi malapetaka karena mengakibatkan mesin terhantam tekanan air atau istilah water hammer. Mulai dari piston patah, ruang bakar rusak, dan noken as bengkok bisa terjadi akibat fenomena itu.

Trik Menghindari Mobil Bekas Kebanjiran


Tags Terkait :
Tips Mengemudi Banjir
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 bulan yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 bulan yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

4 bulan yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

4 bulan yang lalu


Tips
Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.

4 bulan yang lalu

Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

4 bulan yang lalu


Tips
Hal ini Yang Harus Dilakukan Single Driver Jika Nyetir Mudik Lebih Dari 8 Jam

Bagi yang mudik dan berstatus sebagai single driver perlu perhatikan waktu istirahat ini.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Pengiriman Perdana DFSK E5 Plus Dimulai September, Konsumen Diajak Tur Pabrik

Pengiriman perdana DFSK E5 Plus September dimulai dengan undangan konsumen pertama ke pabrik DFSK di Cikande untuk melihat proses produksi PHEV.

4 jam yang lalu


Berita
Ini Harga Tiga Model Penyegaran Baru Daihatsu Di GIIAS 2026

Label harga baru yang disodorkan terbilang kompetitif untuk perubahan yang termasuk signifikan

5 jam yang lalu


Berita
Selama GIIAS 2026 Solar Gard Beri Diskon Sampai 50 Persen

Bisa juga dilakukan uji mutu dengan peralatan khusus di booth Solar Gard.

7 jam yang lalu


Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

8 jam yang lalu


Berita
Jetour Perkuat Layanan Purnajual dan Hadirkan Beragam Program Penjualan Menarik di GIIAS 2026

Jetour tawarkan harga Jetour T1 GIIAS 2026 sebesar Rp388 juta serta perkuat layanan purnajual dengan perluasan jaringan dealer hingga 40 showroom di GIIAS 2026.

9 jam yang lalu