Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jangan Semprot Cairan Penetran Ke Area Berikut Ini!

Cairan penetran seperti WD40,STP, Wurth dan sebagainya memang tepat untuk membantu dalam perawatan ringan mobil, tapi ada area-area yang sebenarnya tak boleh kena semprot.
Tips
Jumat, 23 September 2016 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Merawat mobil tentu pekerjaan yang tak terlalu sulit dilakukan. Apalagi kini semakin banyak saja perangkat-perangkat dan berbagai pernik yang bisa digunakan untuk perawatan ringan mobil sendiri.

Bicara pernik perawatan mobil tentu Anda pasti pernah dengar atau sudah punya yang namanya cairan penetran. Jamak terbungkus dalam kaleng dan menggunakannya cukup disemprot ke area yang perlu dilumuri penetran. 

Cairan yang di pasaran beredar dalam merek WD40, STP, Wurth, dan lainnya ini dianggap ampuh untuk mengatasi berbagai masalah ringan seputar teknis ringan mobil. Mulai dari mengatasi decitan engsel pintu dan bagasi, menjaga baut-baut dari karat, maupun membersihkan kepala busi.

Maka tak heran jika benda satu ini mendapat julukan cairan multifungsi. Tapi adakah area-area atau benda-benda yang sebenarnya berbahaya jika kena semprotan cairan penetran?

BACA JUGA

"Cairan penetran yang banyak dijual memang sangat membantu saat perawatan ringan mobil. Tapi beberapa area dan material di mobil sebaiknya tidak kena semprotan itu karena bisa merusak maupun membuat fungsi kerjanya terganggu," buka Hari Kohar, Kepala Bengkel Mitsubishi Arista Kalimalang via telepon (16/9). Adapun yang sebaiknya tidak disemprot cairan penetran adalah:

Jangan semprot ke material karet

1. Selang-selang karet
Material karet yang seharusya tetap kenyal bisa saja berubah menjadi keras jika terus menerus disemprot cairan penetran. 

2. Area panas
Jangan pernah menyemprot area yang masih panas karena sehabis mobil berjalan, seperti blok mesin, header - ujung knalpot, dan lainnya. Jika nekat menyemprot ke area panas bukan tak mungkin nyala api bisa tersulut.

Untuk bagian bodi gunakan cairan yang memang khusus untuk merawat bodi

3. Bodi
Ada anggapan cairan ini bisa membuat tampilan bodi lebih mengkilap, tapi sebaiknya hindari hal demikian. Karena seperti bensin, cairan ini sifatnya bisa mengikis cat. 

4. Permukaan jok
Saat menyemprotkan ke rel maupun baut-baut jok pastikan tidak terkena bahan kain maupun kulit karena pasti akan sangat sulit dihilangkan nodanya.

Pastikan tak ada aliran listrik saat menyemprotkannya

5. Sambungan beraliran listrik
Jika hendak membersihkan sambungan atau terminal listrik dengan cairan ini sebaiknya pastikan tak ada arus yang mengalir. Karena jika ada aliran listrik dan tiba-tiba kena cairan ini bukan tak mungkin akan terjadi arus pendek.

6. Ban
Sama seperti poin nomor 1, ban mobil yang merupakan karet bundar haram hukumnya kena semprotan penetran. Jika ban sering kena cairan ini maka material karetnya mudah getas. 

Cairan penetran ampuh untuk mengusir noda aspal di pelek, tapi jangan sampai kena ban

   


Tags Terkait :
Tips Perawatan Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertaminta Lubricants Gelar Beragam Program Menarik Mudik Lebaran 2026

Pertamina Lubricants gelar promo ganti oli Pertamina mudik Lebaran 2026 di 30 kota, rest area tol, dan program sosial Aceh melalui RAFI 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Persiapan Mudik Ala Michelin, Pentingnya Cek Tekanan Angin Ba

Menjelang Ramadan dan Lebaran, tradisi mudik kembali jadi perhatian utama.

1 hari yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

1 hari yang lalu


Berita
Audi Akan Punya Ciri Desain Baru

Audi perkenalkan desain baru grill vertikal sempit pada Concept C. Elemen ini akan diterapkan ke seluruh model masa depan, kata kepala desain Massimo Frascella.

1 hari yang lalu


Berita
Begini Impresi Para Anggota Komunitas Saat Mencoba Daihatsu Rocky Hybrid

Rocky Hybrid Smart Challenge dihelat untuk memberikan pengalaman kepada anggota komunitas yang penasaran akan performa Rocky Hybrid.

1 hari yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu


Berita
Menjajal Lini Lengkap Kendaraan Hybrid Toyota Di Lombok NTB

Dengan mengusung tema “Exciting Journey Toward The Future”, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengajak 48 jurnalis nasional merasakan langsung performa jajaran Hybrid Electric Vehicle

1 hari yang lalu

Berita
8 Tanda Mobil Anda Harus Segera Spooring & Balancing

Pastikan mobil Anda rutin melakukan spooring dan balancing agar tetap nyaman dikemudikan.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

12 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

14 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

15 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

16 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

17 jam yang lalu