Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ini Bahaya Kurangi Tekanan Ban Saat Hujan

Mengurangi tekanan ban saat hujan kadang dilakukan untuk menambah daya cengkeram. Ternyata ini justru berbahaya. Kenapa?
Tips
Rabu, 22 Juni 2016 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Hujan sering menerpa Indonesia. Tak ada orang yang ingin celaka di jalan licin saat hujan, tapi ada perlakuan yang justru menambah risiko. Salah satunya adalah dengan mengurangi sedikit tekanan ban agar daya cengkeram bertambah.

Pastikan tekanan sesuai rekomendasi

"Banyak orang yang sering mengurangi tekanan angin pada ban saat berkendara hujan. Mungkin maksudnya agar daya cengkeram (ban)nya jadi lebih baik," buka Aries Abdullah, Business Support Manager PT Gajah Tunggal saat bebincang dengan OtoDriver di buka puasa bersama pekan lalu. Memang logika ini muncul, karena ban yang berkurang tekanannya akan memiliki kontak ke jalan lebih banyak.

Aries yang sebelumnya pernah mengabdi di beberapa merek ban ini menjelaskan, memang mengurangi tekanan angin akan membuat penampang permukaan ban yang bergesekan dengan aspal semakin membesar. "Tapi hal itu justru bisa menyebabkan aquaplanning. Akan makin berbahaya lagi jika kondisi ban sudah mulai botak," tukas pria paruh baya ini.

Aquaplaning atau juga dikenal dengan hydroplaning adalah suatu gejala dimana posisi ban tidak benar-benar menapak pada permukaan jalan yang diakibatkan oleh tekanan genangan air. Dampaknya kendaraan akan sangat mudah tergelincir dan tidak bisa dikendalikan. Semakin lebar permukaan ban, semakin mudah pula terjadi hal tersebut.

BACA JUGA

Maka jika kondisi hujan sebaiknya pastikan keempat ban selalu dalam tekanan ideal. "Cukup ikuti petunjuk yang ada di mobil, jangan sampai kurang atau malah berlebih," tutup Aries yang piawai masalah teknis ban mobil.


Tags Terkait :
Tips Ban Mobil Ban
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

1 bulan yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 bulan yang lalu

Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

1 bulan yang lalu


Tips
Persiapkan Ban Anda Sebaik Mungkin Untuk Mudik Lebaran

Persiapan ban mobil mudik Lebaran: periksa TWI, tekanan angin sesuai beban, dan ban serep. Tips Michelin untuk perjalanan darat aman.

2 bulan yang lalu


Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

2 bulan yang lalu


Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Intip Spesifikasi Denza B8 Yang Sebentar Lagi Melantai Di Malaysia

Denza B8 akan meluncur di Malaysia 21 Mei. SUV PHEV berbasis Fangchengbao Bao 8 ini hadir dengan tenaga 578 PS, range 905 km, dan fitur off-road DMO serta suspensi hidraulis.

50 menit yang lalu


Berita
BYD Atto 1 Bakal Punya Fitur Lidar, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Harga BYD Atto 1 2026 dengan LiDAR di Cina mulai Rp204 juta via DiPilot 300. Varian standar Rp157-193 juta, jarak tempuh hingga 405 km.

1 jam yang lalu


Berita
SPBU Shell Sudah Mulai Jual BBM Lagi, Segini Harganya

SPBU Shell mulai jual V-Power Diesel lagi seharga Rp30.890/liter per 9 Mei 2026. Cek ketersediaan di www.shell.co.id. Harga BBM BP turun, Pertamina stabil.

2 jam yang lalu


Mobil Listrik
Darion EV Vs BYD M6, Komparasi MPV 7 Seater Listrik

Darion EV vs BYD M6: Komparasi MPV listrik 7-seater. Harga Rp 379-459 juta, baterai hingga 71,8 kWh, dimensi Darion lebih besar, fitur sliding door.

3 jam yang lalu


Berita
PPF Jadi Solusi Perlindungan Eksterior Masa Kini

Harga PPF KITAWRAPIN mulai Rp35 juta untuk lindungi cat mobil-motor dari baret dan UV. Fitur self-healing, garansi 8-10 tahun, serta layanan after-sales.

4 jam yang lalu