Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ingin Transmisi Otomatik Toyota Calya Lebih Awet? Ini Caranya

Di sisi tuas, tertera huruf dan angka yang semuanya memiliki arti tersendiri. Apa arti dan kapan penggunaannya? Lantas apa yang perlu dilakukan agar transmisi Toyota Calya lebih awet? Ini jawabnya.
Tips
Rabu, 14 September 2016 12:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Banyak orang enggan memakai transmisi otomatik karena takut jika rusak mahal. Sebetulnya transmisi otomatik sendiri bersifat cukup awet selama perawatannya teratur. Tapi tidak ada salahnya kita menggunakan transmisi ini secara tepat supaya makin awet.

Cukup banyak mobil bertransmisi otomatik menggunakan petunjuk serupa dengan Toyota Calya tentang pola penggunaan tuas transmisinya. 

Tuasnya dapat dipindahkan dari posisi D, lantas 3 dan 2. “Ada beberapa model Toyota polanya, D, 3, 2 dan L serta lainnya yang menggunakan S yang bisa dipindahkan sendiri oleh pengemudi, untuk upshift dan downshift,” terang General Repair Service Manager, Workshop Department, Technical Service Division, PT Toyota Astra Motor Iwan Abdurahman.

Apa saja maksudnya? Menurut lelaki kelahiran tahun 1974 itu, posisi tersebut membedakan tingkat percepatan pada transmisinya. “Misal pada D, untuk mobil dengan 4 percepatan, transmisi akan berpindah hingga ‘gigi’ 4, sementara jika ditaruh pada 3 maka maksimum di ‘gigi’ 3, begitu juga 2 dan L yang sama dengan gigi 1,” jelasnya.

BACA JUGA

Bagaimana kalau digunakan terus-menerus? Menurutnya tidak ada masalah, karena transmisi sudah dirancang untuk penggunaan yang ekstrem sekalipun.

Sesuaikan posisi transmisi mengikuti kondisi

“Satu-satunya yang membuat transmisi tidak awet adalah penggantian oli transmisi yang terlambat atau dari segi penggunaan kalau sering melakukan entakan mendadak,” katanya.

Entakan mendadak ini, seperti kerap menginjak pedal gas dalam-dalam dari kecepatan rendah, akan membuat kopling di dalam transmisi cepat aus. “Banyak yang menyangka transmisi otomatik enggak ada kopling. Memang pedal kopling tidak ada, tetapi perangkat koplingnya ada di dalam transmisi, nah itu yang bisa cepat aus jika penggunaannya tidak normal,” lanjutnya.

Berapa lama biasanya umur pakai kopling di transmisi matik? “Bisa lebih dari 100.000 km, kalau penggunaannya wajar dan penggantian oli transmisinya benar,” ujar Iwan. Ia pernah menemui kasus, kopling pada tranmisi matik sudah aus meski baru menempuh jarak yang pendek.

“Ternyata, penggunanya sering stop and go mendadak, dengan menginjak pedal gas dalam-dalam dari berhenti,” tuturnya.


Tags Terkait :
B
Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait






Terkini

Terkini