Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Lepas EGR Bukan Solusi Tambah Performa Mesin Diesel

Exhaust Gas Recirculated yang terdapat pada mesin diesel memiliki fungsi untuk menjaga udara agar tidak bertambah polusi. Terkadang pemilik main copot peranti ini kala performa menurun. Padahal salah.
Tips
Senin, 26 Oktober 2015 12:00 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Jalan pintas menambah performa dengan melepas Exhaust Gas Recirculated (EGR), kerap dilakukan pemilik mobil diesel.  Kurangnya pengetahuan ditambah dukungan pelaku bengkel yang ogah capek membersihkan peranti ini, semakin mendukung pemilik melepas EGR-nya.

Dengan asumsi performa lebih baik dan asap knalpot lebih bersih, cara ini dilakukan. Padahal sebenarnya cara tersebut tak benar dan malah meningkatkan polusi udara.

Untuk menekan kadar emisi gas buang atau dalam bahasa kimia Nitrogen Oksida (Nox) pada mesin diesel, pabrikan mengaplikasikan EGR agar sisa pembakaran yang keluar dari exhaust manifold tersebut tidak sepenuhnya dilepaskan ke udara bebas melalui knalpot dan dikembalikan lagi ke ruang bakar.

Peranti ini memiliki katup elektro-mekanis ini, bisa membuka dan menutup sesuai perintah modul yang dikontrol oleh Engine Control Unit (ECU). Alat yang terpasang sebelum intake manifold tersebut digunakan untuk menekan racun gas buang guna lulus standar emisi dunia, dengan satuan euro.  

BACA JUGA

Sayangnya, kualitas diesel di tanah air yang kurang bagus, membuat jelaga timbul di seputar katup dan pipa EGR. Akibatnya udara yang di alihkan ke ruang bakar menjadi kotor dan miskin oksigen. Lama-kelamaan performa menurun ditambah asap knalpot menjadi hitam pekat layaknya tinta cumi.

“Jangan melepas EGR bila performa menurun, cukup dibersihkan dengan carb cleaner atau engine conditioner saja secara rutin, maka keraknya akan hilang. Dijamin performa kembali pulih,” pungkas Wahyu Purbowo, Kepala Bengkel Mitsubishi Srikandi Diamond Motors, Pos Pengumben.

Tanpanya, tingkat pencemaran udara akan terus meningkat dan dalam jangka panjang tentu berbahaya bagi kelangsungan hidup generasi penerus. Jadi jangan semata-mata menganggap kenaikkan performa, utamanya dengan melepas peranti ini.


Tags Terkait :
Egr Exhaust Gas Recirculated Diesel Common-rail
B

Bramantia Tamtama

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Lepas EGR Bukan Solusi Tambah Performa Mesin Diesel

Exhaust Gas Recirculated yang terdapat pada mesin diesel memiliki fungsi untuk menjaga udara agar tidak bertambah polusi. Terkadang pemilik main copot peranti ini kala performa menurun. Padahal salah.

10 tahun yang lalu


Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

2 minggu yang lalu


Berita
Bukan Bikin Mobil, Perusahaan Ini Fokus Bikin Mesin Hibrida Canggih Untuk Dijual Ke Pabrikan Mobil

Horse Powertrain khusus membuat mesin yang efisien dan cukup fleksibel dikawinkan dengan berbagai sistem

5 bulan yang lalu


Berita
Mudik Gratis Isuzu: Khusus Bagi Pengemudi Dan Keluarganya

Pertama kali dilakukan di Indonesia

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

4 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

4 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

5 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

6 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

7 jam yang lalu