Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTest Drive

Mencoba Performa Mitsubishi Destinator, Layak Untuk Mobil 7-seater Sejati

Mitsubishi Destinator mendeklarasikan diri sebagai sebuah kendaraan 7 penumpang. Pabrikan Tiga Berlian pun menjulukinya sebagai Premium Family SUV 7-seater
Test Drive
Sabtu, 30 Agustus 2025 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Mitsubishi Destinator di GIIAS 2025 (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mitsubishi Destinator mendeklarasikan diri sebagai sebuah kendaraan 7 penumpang. Pabrikan Tiga Berlian pun menjulukinya sebagai Premium Family SUV 7-seater.

Pertanyaannya, apakah sebuah Destinator benar-benar mampu mencukupi ekspetasi sebagai sebuah SUV 7-seater?

Untuk itu Otodriver mencoba Destinator dengan menempatkan 7 penumpang beserta barang bawaannya. Mobil dengan dimensi panjang 4.680 mm x lebar 1.840 mm x tinggi 1.780 mm inipun kami bawa melewati berbagai tipikal jalanan, mulai dari jalan tol hingga jalanan berbukit lengkap dengan tanjakan.

Sebagai informasi, jika dirata-rata total bobot 7 penumpang yang diangkut Destinator Ultimate mencapai kurang lebih 450 kg.

BACA JUGA
Otodriver (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Handling dan manuver

Dalam pengetesan dengan hanya pengemudi saja yang ada dalam kabin, sebuah Destinator punya bantingan yang cenderung ke arah empuk. Dan ketika diisi dengan 7 penumpang, karakter suspensi empuk tetap terasa dan pengendaliannya tetap terprediksi. 

Secara umum dapat dikatakan bahwa sedikit terasa limbung, namun masih cukup nyaman dan dapat terima.

Dari segi pengendalian, Destinator punya stering yang presisi dan punya radius putar yang baik yakni 5,1 meter yang membuatnya cukup sigap dalam bermanuver.

Kehadiran Active Yaw Control (AYC) cukup memberikan kontribusi pada handling tertutama saat menikung atau berbelok menjadi lebih presisi dan mantap.

Mitsubishi Destonator (Foto : Adit)

Posisi duduk dan kenyamanan

Biasanya tidak ada issue yang terlalu besar untuk posisi duduk di bangku baris pertama. Pun demikian dengan Destinator yang menyajikan posisi duduk yang cukup nyaman dan ergonomis untuk tinggi badan 177cm atau lebih.

Walau demikian posisi lingkar kemudi tidak benar-benar berada di tengah. Jika ditarik garis lurus dari badan pengemudi. Sedikit lebih condong ke arah kiri. Namun ini tidak terlalu mengganggu.

Sedangkan pada baris ke dua cukup lega untuk orang dengan tinggai 176 cm atau lebih. Posisi kaki tersangga dengan baik pada bangku dan masih punya jarak yang cukup lega dengan bangku di depannya.

Untuk baris ketiga, posisi penumpang pun masih terasa cukup nyaman. Pada pengetesan yang dilakukan ini, penumpang dengan tinggi 160cm masih dapat diakomodir dengan cukup baik, di mana ruang kaki pun masih terasa lapang dan lega.

Kenyamanan penumpang ini pun semakin lengkap dengan hadirnya cup holder dan USB Port pada tiap baris bangku.

Mesin turbo yang bertenaga dan irit BBM (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Performa mesin 

Walau hanya menggunakan mesin berkapasitas 1500cc, namun dapur pacu dengan asupan turbo berkode 4B40 mampu memilin daya 163 hp/5.000 rpm dan torsi 250 Nm/2.500-4.000 rpm. Acungan jempol untuk kinerja mesin bertenaga dan responsif ini.

Dalam pengetesan standar (hanya pengemudi saja) akselerasi 0-100 kn/jam dapat dituntaskan dalam 8,2 detik saja. Angka yang cukup kencang untuk ukuran sebuah SUV 7 seater.

Dengan performa mesin seperti itu, saat digunakan mengusung penumpang penuh, Destinator cukup menyenangkan dengan tenaga yang berlimpah.

Walau demikian, konsumsi bahan bakarnya masih cukup baik yakni 17,7 km/liter untuk kecepatan konstan 90 km/jam dan 10,5 km/jam untuk jalanan stop and go dengan kecepatan rata-rata 22km/jam.

Sedangkan hitungan untuk konsumsi BBM di tol dengan 7 penumpang di angka 15 km/liter.

Pemiliham girboks CVT dinilai cukup tepat di mana girboks yang digunakan ini dinilai tidak lemot dan relatif responsif. Namun akan lebih baik lagi apabila ditambahkann paddleshift atau manual shift mode yang akan memberikan kesenangan tersendiri bagi mereka yang suka sensasi berkendara.

ADAS Lengkap

Pada varian Ultimate yang jadi top levelnya, Destinator dilengkapi dengan 8 ADAS (Advance Driving Assistance System) yakni :

  1. Adaptive Cruise Control with low speed follow
  2. Forward Collusion Mitigation system,blind spot warning
  3. Rear cross traffic alert
  4. Automatic highbeam
  5. Lead car depature warning
  6. Auto head light
  7. Rain sensor
  8. Multi around view monitoring.

Saat diaktifkan terutama pada Adaptive Cruise Control, sensor dan reaksinya tidak terlalu berlebihan (melakukan respons yang mendadak). Sepertinya pihak Mitsubishi sudah menyesuaikan setingannya dengan kondisi jalanan di Indonesia. Hanya saja, seperti halnya XForce, mobil ini juga tidak dilengkapi dengan fitur lane keeping assist. Mitsubishi mengatakan bahwa menurut survey, fitur ini tidak termasuk fitur yang diinginkan oleh pengguna di Indonesia. 

Kesimpulan

Mitsubishi Destinator merupakan 7 Seater yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan dan ekspetasi orang Indonesia mengenai kendaraan 7 penumpang. 

Mobil ini pun cukup nyaman dan bertenaga serta memiliki handling yang cukup baik kendati diisi penuh 7 penumpang.

Dari sisi harga, Destinator dipandang menjadi mobil yang cukup menarik di mana varian terendahnya yakni GLS dijual di angka Rp 385 juta, varian tengah Exceed di Rp 405 juta dan Utimate di Rp 465 juta. Tak hanya itu, masih ada varian Ultimate Premium yang lebih lengkap di angka Rp 495 juta (harga OTR Jakarta).

Untuk lebih lengkapnya Anda bisa melihat langsung tayangan test lengkap Destinator di chanel Youtube Otodriver. (SS)


Tags Terkait :
Mitsubishi Destator SUV Premium 7 Seater
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
"Xpander Mini" Resmi Dijual di Jepang

Mitsubishi resmi meluncurkan dua model kei car-nya di Jepang , yakni eK Space dan eK X Space generasi kedua.

5 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Bantah Isu Curangi Klaim Konsumsi BBM

Setelah terbongkar skandal Mitsubishi mencurangi hasil konsumsi beberapa mobilnya, ada dugaan serupa terhadap Daihatsu. Kabar tersebutlangsung dibantah keras.

9 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Jepang Minta Maaf Telah Manipulasi Data Konsumsi BBM Mobilnya

Mitsubishi Jepang mengaku ketahuan memanipulasi hasil efisiensi konsumsi bahan bakar. Dewan direksinya langsung meminta maaf dan akan bertanggung jawab.

9 tahun yang lalu


Berita
BYD Siap Rilis Kei Car Di Japan Mobility Show 2025, Ini Bocorannya

Pabrikan asal Tiongkok ini menantang para samurai dengan menyodorkan salah satu genre otomotif yang cukup melekat dengan Jepang setelah Perang Dunia II berakhir.

1 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

9 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

10 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

12 jam yang lalu