Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTest Drive

Jajal Mazda CX-80 PHEV Di Benua Kangguru. Seberapa Menjanjikan?

Mobil ini disebut-sebut akan memperkuat jajaran SUV moncong panjang Mazda yang ada di Indonesia.
Test Drive
Kamis, 16 Januari 2025 00:35 WIB
Penulis : Soni Riharto
Menjajal langsung CX-80 Down Under. Foto: Otodriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Kemunculan Mazda CX-60 yang dibangun di atas platform Large Product Group, menjadi trigger bagi Mazda untuk menelorkan produk baru lainnya. Keluarga SUV dengan layout mesin longitudinal dan dengan moncong panjang bertambah, salah satunya dengan hadirnya CX-80 pada tahun 2024 silam.

Mobil ini disebut-sebut akan memperkuat jajaran SUV moncong panjang Mazda yang ada di Indonesia. Sebelum itu terjadi, kami pun mendapat kesempatan untuk menjajal langsung CX-80 ini pada 14-18 Januari 2025 di Perth, Western Australia. 

Atas undangan Eurokars Motor Indonesia (EMI),  pemegang brand Mazda di Indonesia, Australia dipilih karena,  “Merupakan  pasar kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat,” jelas Chief Operating Officer, Mazda Bayswater Perth, Darren Padley, 

Mazda CX-80 PHEV jadi model yang dinilai cocok untuk pasar Indonesia. Foto: Otodriver

Pilihan Mesin PHEV

Sebagai informasi CX-80 terbagi atas tiga pilihan mesin yakni 6 silinder inline 3.3 liter turbo bensin dengan mild hybrid dengan output 280 hp dan torsi 450 Nm, 6 silinder inline 3.3 liter turbo diesel dengan muntahan daya 250 hp dan torsi 550 Nm dan terakhir adalah 4 silinder inline 2.5 turbo Plug-in Hybrid (PHEV) yang mampu menyulut daya 323 hp dan torsi 500 Nm. Ketiga pilihan mesin ini diakurkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan dan semuanya adalah all wheel drive (AWD).

BACA JUGA

Sedangkan untuk varian yang dijajakan di Down Under terdiri atas tiga opsi yakni Touring, GT dan Azami. Perbedaan ketiganya tergolong minor yang sifatnya kosmetik yang dapat ditemui di eksterior maupun balutan material pada interior.

Fokus kami tertuju pada sosok CX-80 2.5 liter PHEV dengan varian Azami. Berdasarkan feeling, ini merupakan model yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakter orang Indonesia.

Tampilan luar CX-80 pun cukup mirip dengan CX-60. 

Pahatan desain Kodo dari arah fascia hingga buritan cukup mirip antara keduanya. Hanya saja perbedaan yang cukup mencolok dengan CX-60 nampak pada pintu baris kedua yang lebih panjang dan juga bentuk kaca samping pada pilar D.

Mazda CX-80 2.5 PHEV Azami di Australia, punya interior berbalut kelir hitam. Foto: Otodriver  

7 Seaters SUV 

Di atas kertas CX-80 punya wheelbase 3.120 mm yang artinya lebih panjang dari CX-60 yang di angka 2.870 mm.

Penambahan wheelbase berdampak pada daya tampungnya di mana baris ketiga dapat ditambahkan dengan layak. Yes, mobil ini adalah sebuah 7 seater. Hal ini yang membedakannya dari CX-60 yang hanya bisa menampung dua baris bangku dan 5 seater.

Kemampuannya mengusung 7 penumpang ini akan menjadi point tambahan yang berpotensi menarik minat market tanah air.

Kesan premium langsung terasa. Kabin dengan kelir hitam dan terbungkus dengan kulit nappa ini mampu memberikan kenyamanan yang optimal, termasuk di baris kedua. Sedangkan baris ketiga pun sepertinya cukup baik dalam mengakomodasi walau mungkin tak bisa dibandingkan dengan baris kedua. Penumpang baris ketiga dapat mengakses pandangan keluar dengan baik berkat desain jendela yang lebih lebar dan panjang.

Mesin 2.5 liter pun relatif hening tapi cukup responsif dan tetap menyenangkan untuk dikendarai. Dari hasil pantauan di MID, mobil PHEV yang kami besut ini masih mampu menyuguhkan angka 1: 12,6 km/liter untuk perjalanan kombinasi yang kami tempuh di jalanan Australia lebih lengang (dibanding Indonesia) dan termasuk juga jalanan bebas hambatan

Dari pengamatan, nampak kabin SUV yang dirakit di fasilitas Mazda di Hofu, Yamaguchi, Jepang ini cukup senyap dan kedap. Di sini menjadi point penting bagi Mazda untuk bersaing dengan SUV asal Eropa yang berada dalam satu segmen.

Walau demikian suspensi belakang terasa masih agak mengayun sehingga menyisipkan rasa limbung pada bantingannya. 

Jajaran Mazda dengan platform Lange Product Group . Foto: Otodriver

Fitur keselamatan yang dibenamkan pada Mazda CX-80 cukup  lengkap di mana ia punya i-Activsense yang mampu menyajikan Autonomous Emergency Braking, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Alert, Rear Cross-Traffic Alert, Lane Keeping Assist hingga Road Sign Recognition. 

Kenyamanan penumpang cukup mendapat perhatian dengan hadirnya panoramic roof, wireless charging untuk smartphone serta ventilated seat hingga baris kedua. Sedangkan untuk audio unit Azami yang kami coba ini sudah dijejali dengan audio premium dari Bose. (SS)

Mazda Australia dan Otodriver di Down Under. Foto: Otodriver

Tags Terkait :
Mazda Mazda CX-80 CX-80 PHEV
S

Soni Riharto

Board of Director

Jurnalis paling senior Otodriver ini sudah makan banyak asam garam di dunia otomotif. Mulai jadi wartawan, editor, drag...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mazda Vision X-Compact, Bisa Baca Suasana Hati Penggunanya

Mobil ini dibekali dengan sistem Ai yang mampu berbincang layaknya seorang teman.

8 bulan yang lalu


Berita
Mazda Power Drive 2024 Kembali Digelar, Ada Promo-Promo Menarik!

Mazda Power Drive akan kembali dihelat.

1 tahun yang lalu


Berita
Waduh, Lima Pabrikan Utama Disidak Lagi Oleh Pemerintah Jepang

Masih seputar uji standar mutu produk

2 tahun yang lalu


Berita
Melihat Spesifikasi Mazda CX-80, Kakak CX-60 Yang Baru Dirilis

Mazda CX-80 resmi dirilis di Eropa. Ada beberapa hal yang perlu diketahui termasuk spesifikasinya

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

18 detik yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

1 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

1 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

3 jam yang lalu


Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

4 jam yang lalu