Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTeknis

Kenal Lebih Dekat Dengan Suspensi Independen

Jenis suspensi ini merupakan yang paling advance dari semua sistem suspensi yang ada
Teknis
Senin, 16 September 2024 13:52 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
suspension system


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Independent suspension system saat ini sudah menjadi bagian dari teknologi yang digunakan oleh banyak pabrikan otomotif di dunia. Jenis suspensi ini menawarkan kenyamanan dan kualitas berkendara yang lebih baik dibandingkan jenis dependent suspension system alias jenis suspensi yang mengandalkan rigid axle yang lebih kaku.

Seperti halnya nama yang disandangnya, suspensi independent dapat bergerak secara bebas antara sistem yang memegang roda sebelah kanan  ataupun kiri. 

independent - suspension system

Dengan demikian mobil dengan independent suspension di atas kertas memiliki handling yang lebih baik, di mana mampu menghadirkan traksi dan stabilitas yang lebih baik terutama pada jalanan yang tidak rata ataupun tikungan.

Selain itu jenis suspensi ini mampu memberikan kenyamanan berkendara lantaran antara roda kanan dan kiri tidak terhubung sehingga tidak saling mengganggu pergerakan roda satu dan lainnya.

BACA JUGA

Keuntungan lain dari suspensi independent adalah punya bobot yang lebih ringan dibanding dengan jenis dependent. Sehingga mampu memberi kontribusi pada efisiensi bahan bakar.

Lancia Lambda

Walau demikian suspensi independent lebih mahal dalam pengembangan dan produksinya. Salah satunya dikarenakan lebih banyak menggunakan moving part. Tentu hal ini akan berhubungan erat dengan maintenance pada mobil dengan jenis suspensi ini.  

Lantaran menggunakan perangkat yang lebih banyak, maka suspensi independent ini dianggap lebih rentan untuk rusak dan tidak sekokoh suspensi dependent. 

Oleh karena itu pabrikan mobil masih mengkaryakan juga jenis suspensi dependent, terutama untuk roda bagian belakang karena alasan durabilitas dan tentu lebih bersahabat dari sisi perawatan.

Lancia Aurelia

Sejarah suspensi independent berawal di tahun 1922, dengan diperkenalkannya sistem suspensi ini pada Lancia Lambda. Hal ini menjadikan Lamda sebagai mobil pertama di dunia yang menggunakan Independent Front Suspension (IFS). Sedangkan untuk independent rear suspension (IRS) juga dipelopori oleh Lancia Aurelia yang beredar tahun 1950.

Selanjutnya penggunaan all independent suspension lebih identik sebagai jenis suspensi yang digunakan pada mobil-mobil performa tinggi. 

Namun pada perkembangan selanjutnya suspensi independent depan-belakang ini juga digunakan pada kendaraan militer ringan. AM General MUTT 151 Utility dikenal sebagai pengguna perdana all independent suspension ini dan mulai dikenalkan pada 1959. (SS) 

Ford MUTT151

Tags Terkait :
Suspensi Independen Teknologi Suspensi
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Model Lepas Ini Segera Mengaspal Di Indonesia

Lepas E4 EV rilis Indonesia sebagai produk kedua Chery premium. Debut di Auto China 2026, tenaga 160 kW, range 500 km, platform LEX sama L8.

1 minggu yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

1 bulan yang lalu


Berita
BYD Hadirkan Atto 3 Evo, 0-100 km/jam Hanya 3,9 Detik

BYD resmi memperkenalkan Atto 3 Evo, sebuah crossover yang bertenaga.

2 bulan yang lalu


Berita
GAC M8 Pesaing Alphard, Dinobatkan Sebagai MPV Terbaik China

GAC M8 merupakan MPV mewah yang memiliki segudang fitur.

3 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

4 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

5 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

6 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

8 jam yang lalu