OTODRIVER – Toyota mencatatkan diri sebagai perusahaan otomotif yang tidak terlalu happy dengan kehadiran EV. Mereka lebih dikenal sebagai pabrikan yang lebih berfokus pada pengembangan teknologi hibrida.
Namun demikian, mereka tak lantas buang bodi dan mengharamkan pengaplikasian teknologi EV pada produknya. Bahkan pada produk kendaraan niaganya di mana pada akhir 2025 silam secara resmi Hilux BEV resmi diperkenalkan kepada publik.
Berdasarkkan pantauan, unit Hilux BEV ini semakin dekat kehadirannya dan juga sudah terpantau di website samsat-pkb.jakarta.go.id.
Pikap ini dicantumkan dengan harga Rp 674 juta. Harga ini belum termasuk pajak dan segala tetek bengeknya.
Sebelum melangkah menjadi pikap listrik murni, sebelumnya jalan elektrifikasi sebenarnya sudah dibuka pada saat generasi VII dengan munculnya Hilux Mild Hybrid pada akhir 2023.
Mengutip Newsroom Toyota Europe, pikap ini menggunakan konstruksi ladder frame tepatnya menggunakan platfrom Innovative International Multy-purpose (IMV) yang sudah jadi sakaguru Hilux sejak generasi VII yang hadir pada 2004 silam.
Jika melihat dari informasi Toyota Thailand, hanya ada satu varian saja yang disodorkan. Dengan demikian ia hanya tersedia dalam wujud double cabin saja.
Demikian pula dengan powertrainnya yang tidak memberikan opsi lainnya. Pikap ini mengkaryakan dua motor listrik yang menjadikannya sebagai sebuah pikap all wheel drive (AWD).
Masih dari kutipan data dari Toyota Thailand, motor listrik di depan menghasilkan 111,8 PS (82 kW) dan 205,5 Nm. Untuk motor listrik belakangnya adalah 175,8 dk (129,3 kW) dan 268,6 Nm. Tenaga gabungan diklaim di angka 196 PS (144kW).
Baterai yang digunakan pun hanya satu macam yakni tipe lithium ion berkapasitas 59,2 kWh. Tergolong kecil mengingat Hilux adalah profil kendaraan yang bongsor dan juga berat.
Sebagai gambaran, baterai Hilux BEV ini pun masih lebih imut jika dibandingka dengan EV pertama Toyota yakni Bz4x yang punya volume 73,11 kWh.
Jarak tempuhnya pun tak bisa dibilang jauh hanya 240 km (WLTP) atau 315 km (NEDC).
Rival Di Indonesia
Kehadiran Hilux BEV di Indonesia tidak menyandang sebagai pelopor. Sebelumnya pabrikan China sudah terlebih dulu masuk Indonesia dan mulai melakukan gerilya pasar untuk pikap BEV mereka.
JAC Trekker T90
JAC dengan Trekker T90 EV telah hadir terlebih dahulu dan mulai diperkenalkan di Indonesia pada Agustus 2025. Donel kabin dari pabrikan asal Hefei, Anhui, China ini dibekali dengan baterai LFP (lithium Ferro Phospate) yang lebih besar yakni 88,02 kWh. Berdasarkan klaim ia mampu melaju sejauh 430 km (NEDC).
Trekker T90 dibekali dengan dua motor listrik kekuatan 70kW (94 Hp)/ 176 Nm di bagian depan dan motor listrik 150 kW (201 Hp)/340 Nm di roda belakang.
Foton e-Tunland
Rival kedua adalah Foton e-Tundland yang resmi dirilis di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada Februari lalu.
Untuk mengumpan kinerja motor listriknya itu, e-Thunland mengkaryakan baterai lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 88,02 kWh dari CATL yang memberikannya kemampuan jelajah hingga jarak 350 km (WLTP).
Sedangkan untuk performanya ia dilengkapi dengan dua motor listrik di mana di bagian depan berkekuatan 134 kW (134 hp)/176 Nm, belakang 150 kW (201 hp)/340Nm. (SS)
