Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ribuan Bus AKAP Masih Melanggar Izin Trayek dan KIR

Soal kelaikan teknis armada dan kepatuhan administratif masih jadi isu besar di dunia bus. Padahal keduanya jadi awal dari terjaminnya keselamatan perjalanan.
Bus
Sabtu, 20 Juni 2026 21:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Bus menyalip dari bahu jalan tol jadi contoh kecil pelanggaran operasional yang sangat berbahaya dan masih sering terjadi (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pada periode Januari-Juni 2026 sudah terjadi 1,7 juta perjalanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di seluruh Indonesia. 

Sementara itu, data Electronic Registration Identification yang dikelola Korlantas Polri tertanggal 1 Juni 2026 menunjukan jumlah bus di 38 Provinsi seluruh Indonesia sebanyak 313.385 unit. 

Jutaan perjalanan itulah yang telah diawasi oleh Kemenhub melalui Ditjen Hubdar secara digital guna memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang. Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, pekan ini (15/6/2026). 

BACA JUGA

Sejurus kemudian Aan, seperti dikutip dari Antara, menjabarkan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan angkutan orang guna memastikan aspek kelaikan kendaraan dan kepatuhan operator.

Ratusan ribu unit bus di seluruh Indonesia itu diawasi secara digital melalui pemanfaatan aplikasi Terminal Online System (TOS) yang penerapannya sudah mencakup 115 Terminal Penumpang Tipe A di seluruh Indonesia.

Masih ada ratusan ribu pelanggaran 

Berdasarkan hasil pengawasan pada TOS periode 1 Januari hingga 12 Juni 2026, layanan AKAP yang terpantau berangkat melalui Terminal Tipe A (TTA) mencapai 1.709.993 kali perjalanan dan layanan AKAP yang datang sebanyak 1.759.161 kali perjalanan.

Selain itu, Kemenhub mencatat jutaan layanan bus AKAP tersebut sudah mengangkut 22.769.512 penumpang berangkat dan 21.790.578 penumpang datang melalui TTA.

Adapun dari hasil pengawasan terhadap kendaraan yang berangkat dari 115 TTA, Ditjen Perhubungan Darat menemukan sebanyak 989.176 kali perjalanan (57,85 persen) terindikasi melakukan pelanggaran dan 720.817 kali perjalanan (42,15 persen) dinyatakan tidak melanggar.

Sementara itu, dari bus AKAP yang datang, tercatat sebanyak 1.011.044 kali perjalanan (57,47 persen) terindikasi melakukan pelanggaran dan 748.117 kali perjalanan (42,33 persen) dinyatakan tidak melakukan pelanggaran.

Baca juga: Catatan Kecelakaan Bus Di Semarang, Beroperasinya Bus Liar Adalah Tindakan Kriminal 

Baca juga: Pemerintah Dianggap Tidak Tegas Bertindak, Sehingga Kecelakaan Bus Terus Terjadi

Jumlah bus AKAP semakin banyak, butuh frekuensi pengawasan yang tinggi antar instansi untuk mencegah potensi kecelakaan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Jenis pelanggaran terbanyak dari bus AKAP

Tercatat pelanggaran yang paling banyak ditemukan meliputi penyimpangan trayek, masa berlaku uji berkala kendaraan atau BLUe sudah kedaluwarsa, serta Kartu Pengawasan (KPS) tidak lagi berlaku.

Masih menurut Aan, rincian pelanggaran yang ditemukan pada bus yang berangkat dari TTA meliputi 579.641 pelanggaran penyimpangan trayek, pelanggaran masa berlaku uji berkala kedaluwarsa 265.673 kali pelanggaran, dan 447.961 kali pelanggaran masa berlaku KPS yang kedaluwarsa.

Pelanggaran serupa juga ditemukan pada bus yang datang di seluruh TTA. Kemenhub menemukan 577.788 kali pelanggaran penyimpangan trayek, 287.068 kali pelanggaran masa berlaku uji berkala kedaluwarsa, dan 474.185 kali pelanggaran masa berlaku KPS sudah tidak berlaku.

Dalam kesempatan yang sama diingatkan kembali oleh Aan, kepatuhan operator terhadap persyaratan administrasi dan teknis kendaraan masih harus ditingkatkan karena hal itu menjadi dasar yang harus dipenuhi untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Secara tersirat diutarakan juga bawa unit bus AKAP yang paling banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran tadi dioperasikan oleh operator besar.

Penindakan juga sudah dilakukan terhadap barisan Perusahaan Otobus serta akan terus melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan melalui pembinaan, pengawasan berkala, serta penguatan pemanfaatan sistem digital guna terus mendorong peningkatan kepatuhan operator angkutan orang.

Aan memungkaskan bahwa prinsip pihaknya menjaga keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama. (EW)

Potensi kecelakaan bus AKAP di Indonesia mash termasuk tinggi, butuh perhatian serius semua pihak yang berwenang (Foto : Detik Jateng)


Tags Terkait :
Bus Pelanggaran
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 bulan yang lalu


Bus
Ribuan Bus AKAP Masih Melanggar Izin Trayek dan KIR

Soal kelaikan teknis armada dan kepatuhan administratif masih jadi isu besar di dunia bus. Padahal keduanya jadi awal dari terjaminnya keselamatan perjalanan.

1 bulan yang lalu


Bus
Perjalanan Menggunakan Bus AKAP Semakin Diminati, Ini Buktinya

Ditjen Hubdar mencatat 1,7 juta perjalanan bus AKAP pada Januari-Juni 2026 yang diawasi digital melalui TOS di 115 terminal tipe A.

1 bulan yang lalu


Truk
Januari-Juni Masih Ada Ratusan Ribu Pelanggaran Aturan Anti ODOL

Tapi jumlah itu sudah menurun drastis dibandingkan sebelum ada pengawasan intensif Anti ODOL.

1 bulan yang lalu


Terkini

Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

9 jam yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

17 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 hari yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

1 hari yang lalu

Bus
Bus Fuso Dibuat Lebih Panjang Untuk Bidik Peluang Besar Industri Pariwisata

Dirinya mengatakan peluncuran Canter Extra Long Bus FE 84G BCL dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan transportasi wisata sekaligus mengikuti regulasi pemerintah yang terus berkembang.

1 hari yang lalu