Karoseri asal Malang tersebut bersiap menghadirkan unit di segmen BRT tersebut dengan basis bodi Jetbus 3+ yang kerap dipakai armada antarkota.
5 tahun yang lalu
Oleh Primajasa, bagian depan truk towing itu digarap dengan tampilan ala bodi bus Avante versi lama dari karoseri Tentrem.
Bus ini adalah Hino RK Turbo milik PO Primajasa yang masih bagian dari keluarga Mayasari Bakti Group.
Seperti dilansir dari Sustainable-Bus, kedua perusahaan Prancis itu bekerja sama melalui kemitraan teknis untuk merancang dan mengembangkan kendaraan tanpa pengemudi.
Konfigurasi seat social distancing, atau 1-1-1 mulai hadir di Indonesia tahun lalu. Perbedaan paling dasar dari bus kelas super executive pada umumnya ada di jumlah lorongnya.
Dari foto-foto yang beredar, sleeper bus dari Tentrem akan berjuluk Avante H9 Priority dan ultra high deck berjuluk Avante D1.
Basis bodinya Legacy SR2 Double Decker yang juga dipasarkan di Indonesia. Namun ada sederet perbedaan untuk menyesuaikan kebutuhan di sana.
Selain front fascia yang dicontek, bagian samping hingga panel kaca sampingnya juga mirip.
Bus ini dikembangkan Sumber Alam yang bekerja sama dengan Karoseri Laksana dan dibantu oleh Universitas Diponegoro (UNDIP). Serta dipandu oleh Komite Nasional Keselematan Transportasi (KNKT).
Sebelumnya, bus-bus tersebut berbody Marcopolo garapan karoseri Adi Putro. Rencananya akan berubah menjadi Legacy SR2 yang tahun lalu juga dipesan oleh PO NPM.
Layanan ini dapat dinikmati mulai pukul 15.00 WITA secara gratis.
Big bus baru yang tengah disiapkan adalah Mercedes-Benz 1526 berbodi EvoNext dari karoseri New Armada.
Seperti terlihat, bus berwarna putih tersebut belum memiliki grafis Transjakarta yang hadir pada dua bus BYD sebelumnya.
Pesanan bus terbaru dari karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini adalah milik PO Sejahtera asal Makassar, Sulawesi Selatan yang dirilis pekan lalu.
Angkutan feeder tersebut berupa Toyota HiAce dari armada Sinar Shuttle.
Secara fasilitas, penumpang dimanjakan dengan slogan 'anti-lapar'. Seperti apa layanannya?
Layanan bus ini akan menghubungkan Singaparna-Merak melalui Garut, Slipi, Kebon Jeruk, Bitung dan Serang. Hal tersebut juga berlaku sebaliknya.
Kisah menarik dibaliknya adalah bus tersebut ternyata diberikan secara gratis.
Versi terbaru OF 917 kini mengusung beberapa penyempurnaan yang meliputi komponen-komponen krusial bus terutama komponen mesin.
Perbedaannya ada di fasilitas seperti leg rest, charger USB, bantal dan selimut serta jarak antar seat. Sedangkan kabin AC, toilet dan konfigurasi seat 2-2 tetap sama.