Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.
Bus
Senin, 12 Januari 2026 16:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Jaringan Transjabodetabek banyak berperan untuk menekan pemakaian kendaraan pribadi di jalur komuter (Foto :Antara)


BUS-TRUCK - Pemerintah Provinsi DKI mengungkap ketimpangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) antara Jakarta dan wilayah penyangga menjadi tantangan pelaksanaan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (Transjabodetabek).

"Sedang disusun Rencana Induk Transportasi Jabodetabek. Pekerjaan rumah (PR) utamanya justru adalah ketidakseimbangan APBD antara Jakarta dengan Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Bodetabek)," kata Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, dalam keterangannya beberapa waktu lalu (9/1). 

Nirwono menjelaskan lagi, seperti dkutip dari Antara, keterbatasan anggaran tersebut berdampak langsung pada penyediaan infrastruktur penunjang transportasi publik, termasuk halte dan titik pemberhentian resmi di wilayah perbatasan.

BACA JUGA

Salah satu contohnya terlihat pada layanan Transjabodetabek rute Sawangan–Lebak Bulus.

Sejak beroperasi, rute tersebut mencatat jumlah penumpang harian mencapai 3.000 hingga 4.000 orang, melampaui target awal sebanyak 2.000 penumpang per hari.

“APBD Jakarta pada 2026 masih berada di kisaran Rp80 triliun, sementara APBD daerah Bodetabek seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi rata-rata hanya Rp1,4 triliun hingga Rp4 triliun. Ini sangat tidak berimbang untuk pengembangan transportasi dan fasilitas pendukungnya,” jabarnya.

Namun, hingga kini fasilitas pendukung seperti halte yang layak dan aman di Depok belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah setempat.

Baca juga: Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal 

Baca juga: Pemkab Bekasi Rilis Armada Pengumpan Biskita Trans Wibawa Mukti

“Kami sudah meminta agar ada fasilitas pendukung berupa halte resmi demi keamanan penumpang, tetapi pemerintah daerah mengaku tidak memiliki anggaran, terlebih dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran,” ungkap Nirwono.

Padahal kondisi tersebut berpotensi menghambat integrasi transportasi publik dengan moda pengumpan (feeder) di wilayah Bodetabek. Apalagi integrasi antarmoda menjadi kunci dalam menciptakan sistem transportasi publik yang efektif dan ramah bagi warga.

Kini ada 15 rute bus Transjabodetabek : B11 (Summarecon Bekasi–Cawang), B21 (Bekasi Timur–Cawang), B41 (Vida Bekasi–Cawang Sentral), D11 (Depok–Cawang Sentral via Cibubur), D21 (Universitas Indonesia–Lebak Bulus), D41 (Sawangan–Lebak Bulus via Tol Desari), dan P11 (Blok M–Bogor).

Lalu, S11 (BSD [Serpong]–Jelambar), S21 (CSW–Ciputat), S22 (Ciputat–KP Rambutan), S61 (Alam Sutera–Blok M), SH1 (Kalideres–Perkantoran Soekarno Hatta), T11 (Poris Plawad–Petamburan). T12 (Poris Plawad–Juanda), dan T31 (PIK 2–Blok M). (EW)

Pendanaan jaringan Transjabodetabek juga akan berkiatan dengan penyediaan sarana halte yang layak (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Transjabodetabek Anggaran
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

1 hari yang lalu

Bus
Penumpang Transjakarta Boleh Berbuka Di Dalam Bus Selama Ramadhan

Ada juga pembagian takjil gratis bagi penumpag yang berpuasa

1 hari yang lalu


Bus
Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno Hatta Segera Dibuka

Salah satu tujuannya untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi menuju bandara

1 hari yang lalu


Berita
Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal

Jika tidak ingin menghadapi masalah kemacetan di jalan yang kompleks

1 tahun yang lalu


Terkini


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu


Truk
Dirikan 11 Posko Dan 7 Bengkel Siaga, Hino Jaga Operator Selama Musim Lebaran

Antisipasi munculnya kendala teknis yang harus diperbaiki segera saat frekuensi operasional meningkat

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu


Pikap
Mitsubishi Sanggup Partisipasi Penuhi Kebutuhan Pikap Untuk KopDes Merah Putih

Mitsubishi menyatakan sanggup penuhi kebutuhan Kopdes apabila dilibatkan

1 hari yang lalu