BUS-TRUCK - Dalam beberapa waktu belakangan ada gelombang permintaan yang signfikan atas sasis bus ukuran medium.
Selain untuk kebutuhan transportasi di satu wilayah kerja, muncul juga untuk perjalanan wisata dengan jumlah penumpang lebih besar dari microbus, namun lebih kecil dari big bus.
Menjawab permintaan tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melalui seremoni handover unit Hino Bus 115 SDBL kepada PT Jagad Sima Perkasya (PO. Sima Perkasya) di sela-sela ajang Jambore Nasional (Jamnas) ke-15 Bismania Community yang berlangsung di Balekota Tangerang, Banten, akhir pekan lalu (16/5).
Unit yang diserahkan merupakan armada spesial edisi anniversary milik PO. Sima Perkasya, bersasis Hino Bus 115 SDBL dipadu bodi Grantour dari karoseri Trijaya Union.
Bodi Grantour sendiri muncul perdana bersamaan dengan ajang GIIAS 2024. Bus ini dipersiapkan khusus untuk mendukung layanan pariwisata yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi operasional, serta tampilan eksklusif bagi pelanggan.
Baca juga: GIIAS 2024: Desain ‘Out of The Box’ Karya Trijaya Union
Baca juga: Ini Regulasi Khusus Bus Pariwisata Di Indonesia
Penyerahan unit dilakukan langsung oleh Guntur Nugraha selaku Bus Department Head HMSI kepada Ahmad Nuruddin Umar selaku Direktur PO. Sima Perkasya di hadapan ribuan anggota komunitas Bismania dari berbagai daerah di Indonesia.
Sima Perkasya sendiri merupakan operator asal Semarang, Jawa Tengah, spesialis transportasi pariwisata. Perusahaan ini juga dikenal sebagai pelanggan loyal Hino dengan komposisi armada yang seluruhnya menggunakan produk Hino, mulai dari Hino RM 280 ABS, Hino GB150L, hingga microbus Hino SDBL.
Selain itu, kehadiran Hino dalam Jamnas Bismania 2026 juga menjadi bukti kedekatan Hino dengan komunitas penggemar bus di Indonesia. Tidak hanya dikenal sebagai market leader bus nasional yang menguasai 54 persen pangsa pasar. Hino juga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para pecinta bus melalui berbagai lini produknya yang banyak digunakan operator transportasi di Indonesia. (EW)
