Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Musim Nataru, Masyarakat Jangan Salah Pilih Bus

Pastikan kondisi bus laik jalan
Bus
Kamis, 12 Desember 2024 11:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Kalau KIR masih berlaku kelaikan teknis bus lebih terjaga


BUS-TRUCK – Menengarai akan adanya peningkatan frekuensi bepergian dengan menggunakan bus AKAP dan AKDP, Kepala Terminal Giwangan Yogyakarya, Sigit Saryanto, mengatakan bahwa penting mengedukasi penumpang agar tidak sembarangan memilih moda transportasi. Terutama, selama momen libur panjang Nataru 2024-2025. 

Diprediksi juga akan ada lonjakan penumpang yang mencapai 11-15 persen yang akan berangkat maupun tiba di terminal ini.

Menurutnya, masyarakat harus bisa memilih bus yang telah memiliki izin layak jalan. Semua itu, demi menjaga keselamatan masyarakat selama libur panjang. “Kami pastikan semua armada laik jalan melalui ramp check rutin,” kata Sigit pekan ini (9/12). Seperti dikutip dari RRI.co.id.

BACA JUGA

Di Terminal Giwangan sendiri, juga sudah disiapkan posko pelayanan dan pengecekan armada itu, diprioritaskan untuk memastikan kelancaran transportasi darat. 

Tidak hanya itu, ia mengungkapkan, pihaknya juga menambah armada wisata untuk mendukung trayek reguler. "Puncak kepadatan diperkirakan pada 22-23 Desember (2024) untuk arus pergi, dan 2-3 Januari (2025) untuk arus balik. Posko pelayanan akan aktif mulai 18 Desember hingga masa arus balik selesai," ucapnya lagi. 

Kemudian, Sigit menuturkan, kerja sama dengan berbagai pihak seperti kepolisian dan dinas kesehatan menjadi kunci. Edukasi penumpang juga digencarkan agar menggunakan transportasi yang terjamin keselamatannya. 

Ramp check di seluruh wilayah Indonesia

Pihak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Darat bersama Dinas Perhubungan Bandung Barat juga mengintensifkan kegiatan ramp check terhadap angkutan wisata.

Kepala Sub Direktorat Uji Berkala Kendaraan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Tarma, menjelaskan ramp check akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu mulai 8 November hingga 20 Desember 2024.

“Tahap pertama dari 8 hingga 30 November kami fokuskan pada inspeksi di pool-pool bus pariwisata serta angkutan antar kota antar provinsi (AKAP). Kendaraan diperiksa di kandang masing-masing karena pada periode ini kendaraan biasanya belum banyak beroperasi dan aktivitas wisata belum ramai,” ujar Tarma, pekan ini (9/12). 

Tarma jelaskan hingga saat ini sebanyak 23 ribu kendaraan bus di seluruh Indonesia telah diperiksa, dengan sekitar 80 persen dinyatakan lolos kelaikan. 

“Ramp check ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, khususnya selama libur hari besar, serta memastikan keamanan operasional kendaraan angkutan,” tegasnya. 

Ramp check tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 20 Desember 2024. Pada tahap ini, pemeriksaan akan dilakukan di terminal dan kawasan wisata. 

Dari sekitar 23 ribu kendaraan yang diperiksa, ada beberapa yang masih belum memenuhi syarat. 80 persen lulus ramp check, 10 persen mendapat catatan perbaikan, dan 10 persen lainnya dilarang beroperasi. 

“Ada tiga jenis stiker ramp check yang kami gunakan: hijau untuk laik jalan, ungu untuk catatan perbaikan, dan X untuk pelanggaran berat atau tidak laik jalan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau operator bus untuk memastikan kendaraan laik jalan sebelum beroperasi. “Masyarakat pun diharapkan selektif dalam memilih kendaraan dan tidak tergiur harga murah yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya. (EW)

Baca juga: Ini Daftar Operator Bus Dan Truk “Teraman” 2024 Versi Kemenhub

Baca juga: Program Bus Gratis Musim Nataru 2024-2025

Aplikasi MitraDarat Kemenhub bisa untuk memeriksa kelaikan sebuah bus lewat nomor polisi


Tags Terkait :
Bus Akap Nataru Rampcheck Laikjalan 2024 Mitradarat Pilihbus
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Arus Balik Bus Ke Jakarta Sudah ‘Normal’

Sudah berlangsung pada tanggal 1-5 Januari 2025

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

2 tahun yang lalu


Bus
Hari Ini Puncak Arus Balik Penumpang Bus Ke Area Jabodetabek

Harap selalu waspada bagi yang datang malam hari

1 tahun yang lalu


Berita
Antisipasi Libur Imlek, Ruas Tol Trans Jawa Dilakukan Pembatasan

Berkaca dari minimnya ‘deadlock’ saat musim libur Nataru

2 tahun yang lalu


Berita
Arus Balik Di Terminal Area Jabodetabek Makin Terasa

Arus penumpang ‘melandai normal’ kemungkinan pekan depan

2 tahun yang lalu

Bus
Mau Mudik Nataru Dari Jakarta 2025 Bisa Daftar Sekarang

Pendaftaran bisa memalui cara daring maupun pendaftaran secara fisik

4 bulan yang lalu


Bus
Kemenhub: Tak Lolos Ramp Check Bus Dilarang Beroperasi

Diberi stiker warna merah agar mudah teridentfikasi oleh masyarakat

1 tahun yang lalu


Bus
Musim Nataru, Masyarakat Jangan Salah Pilih Bus

Pastikan kondisi bus laik jalan

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu