Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Desain Livery Bus 2024: Garis ‘Melambung’

Pemakaian warna dasar yang gelap akan banyak dipilih?
Bus
Senin, 1 Juli 2024 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Setidaknya dalam tiga tahun terakhir muncul detail berbagai desain bodi bus dari para kampiun karoseri nasional. Ada yang menyodorkan desain ‘boxy’ maupun rounded, baik pada bus ukuran medium maupun big bus.

Selain itu, luasan bidang bus-bus terbaru juga terbilang lebih besar. Hal inilah yang membuat kesempatan berkreasi atas luasan bodi itu menjadi terbuka lebih leluasa. Sehingga nama bus menjadi lebih menyatu dengan aksen livery serta warna identitas bus.

Sejumlah operator, baik yang reguler maupun pariwisata, kini semakin beraneka ragam desain livery-nya. Bisa dilihat dari pemilihan grafis yang beraksen grafis garis lurus yang tajam berikut imbuhan warna-warna yang mencolok.

BACA JUGA

Begitu juga dengan warna identitas bus, warna gelap, juga semakin banyak diadopsi pada bus berbagai ukuran.

Warna bus gelap mengedepankan kesan elegan, kalem, simpel. Sekaligus lebih mudah dalam hal perawatan

Tarikan garis livery tersambung dari depan hingga buritan

Salah satu desainer livery yang desainnya banyak diadopsi oleh pihak operator. Karakternya yang khas adalah pemakaian garis-garis tajam berakses warna terang adalah  Devry Segeman.

Pria yang tahun lalu desainnya bertema “Initial-D” sempat viral itu menyebutkan bahwa secara umum pemakaian aksen garis dan warna terang merupakan ‘permainan garis’ yang dinamis.

Livery dengan tema garis dinamis secara visual garis yang ‘melambung tinggi’ dari depan sampai ke bagian tertinggi di bagian ‘lambung samping’ (bodi samping, Red) sampai ke belakang bus,” ungkapnya menjelaskan karater desainnya.

Tentu saja hal ini membuka kompromi dengan pihak pemilik armada bus. “Untuk tantangannya adalah membuat livery yang sesuai dengan keinginan client,” ujarnya, saat dihubungi langsung pekan ini (1/7). Yang dimaksud adalah  secara bentuk livery, lettering yang membentuk livery maupun ciri khas filosofi yang dapat dituangkan ke sebuah karya livery bus itu sendiri.

Font, warna, dan desain nama bus jadi ranah pemilik bus

Sementara itu untuk urusan nama bus memang masih jadi ranah yang ‘keramat’. Karena itu masih jadi kewenangan pemilik bus. Kurnia Lesani Adnan, petinggi SAN Transport menyebutkan bahwa soal nama bus sebenarnya boleh dimodifikasi. Itupun kalau memang ada permintaan perubahan itu. “(Pihak) karoseri tidak berhak memodifnya tanpa instruksi pemilik bus,” wantinya saat dihubungi pekan lalu (28/6).  

Nah soal warna dari livery bus memang harus sesuai dengan warna identitas bawaan bus. Terlebih jika operator punya kebijakan pemilihan warna dasar yang seragam. Untuk soal kompromi desain livery, menurut Devry lagi, memang adalah menyelaraskan apa yang owner inginkan atas desain visual secara kesleuruhan yang menyangkut desain livery.

 Baca juga: Jetbus 5 “Initial-D”, Terobosan Baru Livery Bus

Baca juga: Desain Bus GIIAS 2023: Detail Dan Warna Jadi Kunciannya

Bus ukuran sedang juga makin compact dengan warna dan livery yang tepat

Warna dasar dan livery klasik bus dimodifikasi agar tampil lebih 'fresh'


Tags Terkait :
Bus Akap Akdp Bus Pariwisata Karoseri Juni 2024 Livery Warna
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
IPOMI: Manajemen Pemeliharaan Bus Wajib Diperhatikan Semua PO

Catatan pemeliharaan ikut menjamin keselamatan operasional armada

1 tahun yang lalu


Bus
Mudik Gratis Provinsi Jatim Laris Manis, Cari Tahu Informasinya Di Sini

Pendaftaran akan dimulai akhir pekan ini dan menyisakan sedikit kursi tersedia.

1 tahun yang lalu


Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

1 bulan yang lalu


Bus
Hino GB 150 L Jadi Andalan Baru Untuk Medium Bus Pariwisata

Medium bus makin jadi pilihan operator segmen AKAP, AKDP, dan Pariwisata karena efisien serta daya angkut yang membesar.

5 bulan yang lalu


Bus
Peranti Telematika Kini Semakin Diperlukan Untuk Bus AKAP

Operator bus kini semakin banyak memasang peranti telematika bus AKAP. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, mulai dari memantau kecepatan hingga sopir ngantuk.

5 bulan yang lalu


Bus
Bahaya Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan Saat Mudik, Pemerintah Anjurkan Pengusaha Lakukan Rampcheck

Tidak ada anggaran untuk cek kondisi bus pariwisata dari pemerintah, pengusaha diharapkan melakukan rampcheck mandiri.

1 tahun yang lalu

Bus
Inilah Para Jawara Sasis Bus 2024

Penjualan 2024 sempat mengalam kontraksi, penjualan 2025 'dihadang' PPN 12 persen

1 tahun yang lalu


Bus
Tiket Bus Tidak Kena PPN 12 Persen

Karena jenis usahanya yang menyangkut kepentigan masyarakat umum

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu