Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Tiket Bus Tidak Kena PPN 12 Persen

Karena jenis usahanya yang menyangkut kepentigan masyarakat umum
Bus
Sabtu, 28 Desember 2024 17:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tiket bus AKAP maupun AKDP dan Pariwisata tidak terkena PPN 12 Persen


BUS-TRUCK – Dalam beberapa waktu belakangan muncul beragam perdebatan public soal pengenaan PPN 12 persen untuk sejumlah produk maupun jasa. Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah apakah pelayanan jasa angkutan, dalam hal ini angkutan darat akan juga termasuk yang mendapatkan pengenaan penambahan pajak tersebut? 

Direktur Utama Perum Damri, Setia N. Milatia Moemin, memastikan bahwa harga tiket transportasi umum tidak terpengaruh dengan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai Januari 2025.

Setia menegaskan kalau peraturan yang terbit pada 21 Desember 2024 memang menyebutkan bahwa transportasi umum tidak terkena PPN 12 persen.

"Jadi awalnya ada kecuali public transport, tapi ini enggak ada lagi, sekarang keterangan tertulis Nomor 3 Tahun 2024 terkait PPN 12 persen, public transport sudah tertulis tidak kena PPN, karena ini kan untuk kemaslahatan masyarakat banyak," ujar Setia di dalam sebuah paparan di Jakarta pekan ini (23/12). 

BACA JUGA

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartantyo, yang juga berada di sesi yang sama secara tegas pula meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan PPN 12 persen. "Sudah jelas kita (layanan kereta api, Red) nggak kena sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Didiek.

Diketahui, pemerintah menetapkan barang dan jasa yang termasuk dalam kategori premium menjadi sasaran pengenaan tarif PPN 12 persen.

Baca juga:Ini Daftar Operator Bus Dan Truk “Teraman” 2024 Versi Kemenhub

Baca juga:Damri Jamin Kelancaran Armadanya Selama Libur Nataru

Operasikan ribuan unit bus selama musim libur Nataru

Dalam kesempatanya yang disampaikan juga, Perum Damri mengoperasikan 1.548 unit bus untuk angkutan selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Jumlah itu lebih banyak jika dibandingkan pengoperasian armada pada tahun 2023 yang sebanyak 1.398 unit bus. "Naik tahun ini, lalu kemudian ketersediaan seat juga naik menjadi 3 juta seat," ujar Setia lebih lanjut. 

Lebih rinci dijelaskan, tahun 2023 ketersediaan tempat duduk mencapai 2.522.085 tempat duduk, sedangkan tahun ini operator bus milik negara ini menyiapkan hingga 3.003.804 tempat duduk.

Penjualan tiket bus Damri juga telah dibuka secara daring sejak sebulan sebelum Natal 2024. Menurut Setia, tahun ini penjualannya menjangkau 2.230.050 pelanggan.

"Jadinya puncaknya itu adalah kemarin (19-20 Desember 2024), sudah terjadi puncak, Sabtu (21/12) sudah mulai agak turun lagi dan nanti tanggal 24 (24 Desember) akan naik lagi, ini dari hasil orang yang pesan," ujar Setia lagi.

Guna lebih menjamin keamanan sekaligus kenyamanan layanan tiap armada Damri sudah menjalani ramp check pada periode 5 November hingga 3 Desember 2024 yang lalu.

Persiapan tersebut meliputi pemeriksaan armada, pelatihan petugas hingga koordinasi dengan pihak-pihak terkait. 

Tidak ketinggalan juga sudah disiapkan bus tambahan untuk mengantisipasi keadaan darurat. (EW)


Tags Terkait :
Damri Ppn 12 Persen Kepentinganumum Bumn
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Tiket Bus Tidak Kena PPN 12 Persen

Karena jenis usahanya yang menyangkut kepentigan masyarakat umum

1 tahun yang lalu


Bus
Damri Buka Rute Baru Bandung –Yogyakarta, Bisa Juga Turun di Cirebon dan Semarang

Lewat jalur utara, Damri buka rute baru Bandung-Yogyakarta.

1 tahun yang lalu

Bus
Selama Musim Nataru Damri Angkut 1 Juta Penumpang

Untuk semua jenis layanan bus

1 tahun yang lalu


Bus
Hari Ini Puncak Arus Balik Penumpang Bus Ke Area Jabodetabek

Harap selalu waspada bagi yang datang malam hari

1 tahun yang lalu

Bus
Promo Tiket Bus Damri Masih Berlangsung

Kini disediakan fasilitas refund yang pengembalian dananya secara realtime

1 tahun yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

1 bulan yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

1 bulan yang lalu


Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

2 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu