Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Tak Layak Jalan Akan Ditahan, Pengusaha Harus Carikan Armada Pengganti yang Layak

Agar penumpang tidak telantar karena busnya ditahan, pengusaha bus bersangkutan bertanggung jawab penuh mencarikan armada pengganti.
Bus
Selasa, 2 Mei 2017 14:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Kementerian Perhubungan berjanji serius melakukan pembenahan di sektor angkutan umum darat menyusul banyaknya peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan banyak bus pariwisata dan menelan banyak korban tewas dan puluhan luka seperti terjadi di jalur Puncak, dan Wonogiri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugiharjo di Kantor Kementerian Perhubungan, ‎Senin (1/5/2017) menyatakan, pihaknya akan melakukan razia bus pariwisata di jalan dan objek wisata. 

Bus yang disimpulkan tidak layak jalan akan ditahan. Agar penumpang tidak telantar karena busnya ditahan, pengusaha bus bersangkutan bertanggung jawab penuh mencarikan armada pengganti.

BACA JUGA

Bus pariwisata

Sugiharjo menjelaskan, aspek razia terhadap armada bus pariwisata akan terdiri dua hal. Yakni menyangkut administratif dan aspek keselamatan.

Bus yang terbukti armadanya tidak terdaftar atau tidak memiliki izin, STNK ataupun BPKB kendaraannya akan disita petugas. Razia aspek keselamatan akan mencakup keandalan armada bersangkutan.

"Jika kampas remnya sudah mau habis, tidak akan kami biarkan jalan. Tapi kalau soal administratif, misalnya bus tidak berizin masih boleh jalan lagi," kata Sugiharjo.

Seperti diketahui sepanjang bulan April 2017 ini dua kecelakaan maut terjadi di di jalur objek wisata di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jawa Barat, yang diduga dipicu oleh bus pariwisata yang tidak layak jalan.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu, 22 April 2017 melibatkan bus pariwisata PO HS Transport dengan nomor polisi AG 7057 UR. Bus diduga mengalami rem blong saat melintas di tanjakan Selarong, Megamendung, Bogor.

Insiden kedua terjadi di hari Minggu pagi, 30 April /2017 melibatkan ‎bus pariwisata PO Kitrans nopol B 7058 BGA yang membawa rombongan wisatawan asal Kebayoran Lama, Jakarta, di kawasan Ciloto. Laka ini menyebabkan 13 korban meninggal dan puluhan luka.


Tags Terkait :
Kementerian Perhubungan Bus Pariwisata
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

3 minggu yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

3 bulan yang lalu


Bus
Catatan Kecelakaan Bus Di Semarang, Beroperasinya Bus Liar Adalah Tindakan Kriminal

Ada masalah serius di dunia angkutan darat penumpang karena ada pola penyebab kecelakaan yang berulang.

4 bulan yang lalu

Bus
Keliling Wisata Di Banyuwangi Bisa Naik Angkutan Gratis, Ini Rute Dan Syaratnya

Angkutan gratis lainnya juga telah disediakan oleh Damri.

11 bulan yang lalu


Bus
Kemenhub Berangkatkan Dua Bus Mudik Khusus Penyandang Disabilitas

Umumnya berisi penyandang tuna netra yang ingin pulang ke kampung halaman.

1 tahun yang lalu


Bus
Terminal Bus Di Jakarta Sibuk Cek Kondisi Bus Dan Awaknya

Jika keduanya tidak laik jalan pasti dilarang angkut penumpang

1 tahun yang lalu


Bus
Masih Ada Kesempatan Buat Daftar Mudik Gratis BRI Dan Pertamina

Ada total kuota bagi 10.000 pemudik

1 tahun yang lalu


Bus
Masih Ada Ratusan Bus Buat Mudik Gratis Dari Kemenhub

Disediakan juga fasilitas untuk memberangkatkan motor

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu