Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

EV Terbakar Di Penjaringan, Instalasi Listrik Jadi Faktor Utama

Faktor pemicu kebakaran tidak melulu disebabkan oleh mobil, banyak yang dipicu masalah lainnya. Ketahui di sini.
Mobil Listrik
Senin, 22 Desember 2025 16:45 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Ilustrasi EV terbakar. (Foto : Detik.com)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sebuah Wuling Binguo EV terbakar hebat dan menyebabkan empat rumah terbakar serta menewaskan 5 orang di Penjaringan Jakarta Barat, Kamis (18/12/2025) silam.

Pihak Wuling Indonesia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwajib.

Kebakaran EV tak selalu disebabkan oleh faktor kendaraannya(Foto : Adit)

Namun tragedi belum tentu disebabkan oleh faktor mobil. Bisa juga karena faktor instalasinya.

Mahaendra Gofar dari EVsafe Indonesia memberikan pandangannya mengenai kondisi tersebut.

BACA JUGA

“Kejadian di Penjaringan ini tidak lantas bisa disederhanakan sebagai mobil listrik terbakar. Berdasarkan informasi awal dan pengamatan teknis, kebakaran tersebut jauh lebih mungkin dipicu oleh masalah instalasi listrik saat pengisian daya, yang kemudian diperparah oleh lingkungan sekitar yang penuh bahan mudah terbakar,” jelas Gofar, Sabtu (20/12/2025).

Kualitas perangkat charging sangat berpengaruh pada keselamatan  (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Charging Mobil Listrik Butuh Colokan Khusus

Mengisi daya mobil listrik, khususnya dengan home charger berdaya sekitar 7 kW, membutuhkan arus listrik besar selama berjam-jam. Ini sangat berbeda dengan penggunaan listrik rumah tangga biasa seperti setrika atau rice cooker.

Karena itu, sistem pengaman listriknya harus benar-benar sesuai. Jika tidak, panas berlebih bisa muncul di kabel atau pemutus listrik (MCB), memicu percikan api.

“Laporan dari komunitas pengguna mobil listrik menunjukkan banyak adanya kasus MCB yang tidak sesuai kapasitas untuk pengisian daya mobil listrik, sehingga mengalami panas berlebih bahkan terbakar. Dalam kondisi tertentu, MCB yang seharusnya melindungi justru bisa menjadi sumber masalah,“ jelas pria yang punya pengalaman di dunia otomotif di Eropa ini. 

Thermal runaway batt (Foto : Otodriver)

Thermal Runaway Baterai 

Berdasarkan pengamatan sekilas, Gofar mengatakan bahwa tidak terlihat tanda-tanda kebakaran karena kerusakan baterai (thermal runaway).

Dalam banyak kasus kebakaran baterai mobil listrik di berbagai negara, kendaraan biasanya hangus hampir seluruhnya, terutama di bagian bawah tempat baterai berada. Api juga sangat sulit dipadamkan dan bisa menyala kembali berjam-jam kemudian.

Gofar menjelaskan bahwa pada kejadian di Penjaringan, pola kerusakan tidak menunjukkan ciri tersebut. Api justru cepat menyebar ke bangunan dan barang-barang di sekitar lokasi. Ini menguatkan dugaan bahwa api berasal dari luar baterai, bukan dari dalam baterai mobil listrik itu sendiri. (SS)


Tags Terkait :
EVsave Thermal Runnaway EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Mobil Listrik
EV Terbakar Di Penjaringan, Instalasi Listrik Jadi Faktor Utama

Faktor pemicu kebakaran tidak melulu disebabkan oleh mobil, banyak yang dipicu masalah lainnya. Ketahui di sini.

7 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

3 bulan yang lalu


Berita
Mobil Aman Dari Medan Magnet Saat Melintas Rel Kereta, Ini Penjelasannya

Mobil aman medan magnet rel kereta api. Ahli EVSafe: Faraday Cage dan standar UNECE R10 lindungi mobil konvensional hingga EV dari gangguan elektromagnetik.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

10 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

11 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

12 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

14 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

15 jam yang lalu