Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Rasio Ideal SPKLU dan Mobil Listrik Adalah 1 Banding 10

Kondisi saat ini masih sangat jauh dari harapan
Mobil Listrik
Jumat, 22 Maret 2024 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menilai rasio ideal Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan total kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang beredar di masyarakat adalah 1 berbanding 10.

Angka rasio perbandingan itu memungkinkan jika kurang lebih 80 persen masyarakat pengguna BEV mengisi daya kendaraan mereka sendiri di rumah. "Rasio ideal, dengan asumsi lebih kurang 80 persen mengisi daya di rumah, adalah 1 berbanding 10," kata Yannes yang dihubungi beberap waktu lalu (29/2), seperti dikutip dari Antara.

Yannes melihat rasio ideal tetap memerlukan pemantauan berkelanjutan terhadap tren peningkatan BEV di wilayah. Jika pertumbuhan terbesar ada di wilayah pulau Jawa, maka pembangunan SPKLU mesti dikonsentrasikan di Jawa.

Proyeksi pemerintah pada 2030 jumlah pengguna BEV mencapai dua juta. Dengan menggunakan rasio ideal tadi maka jumlah SPKLU ialah sekitar 200.000.

BACA JUGA

Namun penambahan perlu dilakukan sambil terus memantau tren pengisian daya para pemilik BEV yang ada. Untuk memastikan penempatan posisi SPKLU yang paling ideal diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan industri BEV atau diler BEV untuk dapat mengetahui algoritma perilaku serta pola mobilitas setiap BEV.

Dihubungi terpisah, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) menilai idealnya SPKLU berjarak per 50 kilometer untuk kawasan Jabodetabek.

“Idealnya memang untuk jarak-jarak itu, ke depan sih per 50 kilometer bisa terpasang SPKLU yang fast charging (pengisian daya cepat) dan ultra-fast charging (pengisian daya super cepat),” kata Ketua Komunitas Mobil Elektrik Indonesia Arwani Hidayat.

Arwani juga menilai jarak ideal SPKLU dalam kota seperti Jabodetabek sebenarnya tidak perlu berhitung berapa kilometer. Sebab, kawasan tersebut banyak didukung oleh pusat-pusat perbelanjaan, hotel, dan pusat menongkrong yang sudah mempunyai SPKLU.

SPKLU Antar Kota Idealnya Per 50 Kilometer

Namun, berbeda konteks jika pengguna mobil listrik untuk bepergian antar kota, misalnya Jakarta ke Bandung, Jakarta ke Cirebon, Semarang dan lain sebagainya.

“Setidaknya kalau tahun ini sih rencananya saya dengar-dengar per 100 kilometer, dengan jarak tempuh yang sekitar 400 sampai 600 (kilometer) ke depan mobil listrik. Tentunya SPKLU yang nanti per 50 kilometer, per 100 kilometer itu sudah sangat mencukupi, tinggal ditambah kuantitasnya,” ujar Anwari lebih lanjut.

Anwari juga menjelaskan khusus Jabodetabek, SPKLU bisa jadi hampir tidak dibutuhkan karena hampir semua mobil listrik yang dijual itu sudah memberikan fitur home charging, mengisi daya di rumah.

Oleh karena itu, jika aktivitas mobil listrik masih berkisar antara 100-300 kilometer, Anwari melihat tidak perlu khawatir sebab tanpa ada SPKLU pun, tidak terlalu bermasalah.

SPKLU dibutuhkan ketika pengguna mobil listrik tidak memiliki home charging, misalnya orang yang tinggal di apartemen. “Idealnya ke depan, nanti setiap apartemen mempunyai SPKLU yang bukan jenisnya home charging, ya. Tapi, SPKLU paling tidak fast charging sehingga penghuni apartemen secara bergiliran bisa menggunakan mobil tersebut,” kata Anwari.

Dia menilai mengisi mobil listrik tidak setiap hari. Jika dalam satu gedung apartemen terdapat 100 mobil listrik, maka satu mobil paling tidak mengisi daya seminggu sekali. Ia juga menilai dengan penghitungan itu, satu SPKLU fast charging pada satu gedung apartemen bisa mencukupi kebutuhan 100 mobil. (EW)


Tags Terkait :
Spklu Mobillistri Charging Station Ev Pln Bev
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Antisipasi Pemudik Pakai Mobil Listrik, SPKLU Tambah 114 Tempat Charge Lagi

Untuk memudahkan pemudik yang menggunakan mobil listrik. Jasa Marga tambah 114 tempat pengechargean lagi.

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Peningkatan New Nissan Terra Yang Dijual 2023 Mendatang

Saat ini Nissan memperlihatkan wujud Terra terbaru di GIIAS 2022. SUV ladder frame lawan Fortuner dan Pajero Sport ini baru akan dijual tahun 2023.

3 tahun yang lalu


Berita
Promo Lebaran Nissan, Livina Diskon Rp 4 Juta Hingga Kicks Rp 50 Juta

Buat Anda yang tertarik membeli mobil baru Nissan, sekarang waktu yang tepat karena banyak diskon pembelian.

4 tahun yang lalu

Daftar Harga
Daftar Harga Pengisian Daya SPKLU PLN Dan Swasta

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum alias SPKLU.

1 tahun yang lalu


Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Sudah Ada 4 Charging Station Sepanjang Tol Trans Jawa, Ke Bali Bisa Cuma Modal Rp 200 Ribu

Infrastruktur sedang digenjot untuk memfasilitasi para pemilik mobil listrik yang ingin berpergian keluar kota. Seberapa irit penggunaan mobil listrik?

5 tahun yang lalu


Berita
Voltron Resmikan SPKLU Hyper Fast Charging, Bisa Isi Daya Baterai Hingga 80% Dalam 20 Menit

Voltron Indonesia meresmikan SPKLU Hyper Fast Charging pertama di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
PLN Siapkan Infrastruktur Kendaraan Listrik

PLN juga meluncurkan platform digital charge.in dalam pengembangan, yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di seluruh Tanah Air.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Update Harga BBM: Pertamina Dexlite Turun Harga, Vivo Revvo 95 Hilang Dari Pasar

Update harga BBM Pertamina Dexlite Juni 2026 menunjukkan penurunan Dexlite menjadi Rp23.000 per liter. Revvo 95 Vivo tak lagi tersedia, sementara harga BBM lain tidak berubah.

39 menit yang lalu


Berita
Suzuki India Pasarkan Wagon R FFV Yang Bisa Minum Bensin Campur Etanol

Suzuki Wagon R FFV flex fuel India menjadi kendaraan flex-fuel produksi massal pertama di India yang mampu menggunakan campuran bensin dan etanol E20 hingga E85.

1 jam yang lalu


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

2 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Toyota Hilux BEV (ANCAP)

Toyota Hilux BEV sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 8 jam yang lalu


Berita
Hyundai i20 Generasi Terbaru Siap Dirilis, Gunakan Bahasa Desain Layaknya Santa Fe

Hyundai i20 generasi terbaru desain Santa Fe terungkap lewat teaser resmi. Model ini tampil dengan siluet boxy dan fascia depan baru menjelang debut global bulan depan.

17 jam yang lalu