Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Bukan BMW Apalagi Hyundai, Inilah Pesaing Sesungguhnya Tesla di Pasar EV

Mungkin brand ini masih asing di telinga, namun siapa sangka penjualannya di Amerika dan Vietnam cukup menakjubkan.
Mobil Listrik
Senin, 23 Januari 2023 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jika Anda mengenal Tesla sebagai salah satu pelopor mobil listrik. Di kawasan ASEAN, seharusnya Anda juga mengenal VinFast yang sejak lama sudah memamerkan mobil listrik versi jalan raya.

Sebagai kompetitor terkuat Tesla di Vietnam, VinFast bahkan rela menyesuaikan harga mobil mereka agar tetap bersaing dan mampu mencuri perhatian konsumen Tesla.

Seperti dilansir Reuters, VinFast yang mulai beroperasi pada 2019, bersiap untuk ekpansi ke Amerika Serikat. Pabrikan asal Negeri Naga Biru ini berharap dapat bersaing dengan pembuat mobil besar asal Negeri Paman Sam, dengan mengandalkan dua model, yaitu VF8 dan VF9.

Kedua model listrik tersebut, ditawarkan dengan banderol US$ 59 ribu atau Rp 800 jutaan dan US$ 83 ribu atau Rp 1,2 miliar. Sedangkan pesaingnya, Tesla menawarkan Model Y dengan harga dasar US$ 52.990 setara Rp 790 jutaan yang turun dari US$ 65.900 di pasar Amerika Serikat.

"Sebagai merek baru yang memasuki pasar, ketika merek lain menurunkan harganya, kami harus melakukan promosi untuk memastikan daya saing VinFast," ujar Juru Bicara VinFast, dalam sebuah pernyataan resmi.

"Kami sedang mempertimbangkan banyak program promosi, dan akan segera mengumumkannya," tambahnya.

Sementara itu, pernyataan VinFast ini tidak merinci secara detail, apakah promosi yang dimaksud mencakup pemotongan harga.

VinFast sendiri telah mulai melakukan pengiriman gelombang pertama kendaraan listriknya sebanyak 999 unit ke Amerika Serikat, pada November 2022 lalu. Kemudian, akan dilanjutkan dengan mengirimkan ke pelanggan pada Januari 2023.

VinFast sendiri telah mengatakan sudah mendapatkan hampir 65 ribu pemesanan secara global, dan berharap dapat menjual sebanyak 750 ribu unit EV setiap tahun pada 2026.


Tags Terkait :
VinFast EV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
e-Vitara Dijual Rp 758 juta Di Indonesia, Di India Hanya Rp 204 jutaan

Suzuki e-Vitara resmi meluncur di Indonesia.

1 hari yang lalu


Bus
VKTR Tes Bus Listrik Rakitan Laksana Untuk Trans Semarang

Elektrifikasi bus kota secara nasional sudah bukan wacana lagi

1 hari yang lalu


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

1 hari yang lalu

Berita
Vinfast VF MPV 7 Di IIMS 2026 Harga Spesialnya Rp329 Juta

Harga khusus belum termasuk skema sewa baterai, harga normal tanpa sewa baterai Rp420 juta.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

1 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

3 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

4 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

6 jam yang lalu