Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Dituduh Sebagai Mata-Mata di China, Ini Tanggapan Tesla

Beberapa waktu lalu pemerintah China memberikan larangan untuk Tesla melintas di beberapa wilayah negara. Apa penyebabnya?
Mobil Listrik
Minggu, 11 April 2021 12:30 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah China membuat peraturan yang membatasi ruang gerak mobil Tesla di sana. Hal tersebut dilakukan karena pemerintah mencurigai adanya kamera satelit yang dapat memata-matai beberapa wilayah terlarang di Negeri Tirai Bambu.

Namun seperti dilansir Reuters, saat ini Tesla tengah berusaha untuk meyakinkan pembeli di China bahwa tudingan itu tak benar. Bahkan, Tesla sampai memberikan jaminan atas tudingan ini. Pihak Tesla menyebutkan jika pemilik bisa menonaktifkan sistem kamera. Tesla pun menjamin privasi pengguna terjaga dengan aman.

"Bahkan di Amerika Serikat, pemilik mobil dapat dengan bebas memilih apakah akan mengaktifkan penggunaan (sistem kamera) atau tidak," kata pihak dari Tesla.

Karena Tesla memang sudah dilengkapi dengan sistem keamanan jaringan tingkat terdepan di dunia dan memastikan perlindungan privasi pengguna.

Menjawab tudingan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Inc, Elon Musk telah menyanggah tudingan tak mendasar ini. Bahkan jika pun benar, ia siap menutup pabrik mobil listriknya itu.

"Ada dorongan yang sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun," kata Musk kepada China Development Forum, yang dikutip dari CNBC International.

"Jika Tesla menggunakan mobil untuk memata-matai China atau di mana pun, kami akan menutup perusahaan ini," tambahnya lagi.


Tags Terkait :
Tesla Elon Musk
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Menunggu BMW Seri-5 Dicharge, Pengguna Bisa Main Video Game

Fitur video game ini merupakan hasil kemitraan BMW dengan perusahaan Swiss Airconsole. Pengguna jadi tidak bosan menunggu ketika mobil sedang diisi daya.

Berita | 2 tahun yang lalu


Berita
Layanan Infotainment Tesla Model S dan X Terbaru Dapat Pembaruan, Bisa Main Game!

Layanan infotainment Tesla Model S dan X yang mendapat pembaruan.

3 tahun yang lalu


Berita
Elon Musk Akan Tambah Game di Mobil Tesla

Tesla memperluas koleksi game dalam mobilnya dengan berintegrasi bersama platform game daring Steam.

3 tahun yang lalu


Berita
Kalah Adu Tarik Dengan Tesla, Ford Ajukan Laga Ulang

Dianggap tak adil karena bobot Tesla lebih berat dan menggunakan mode all wheel drive.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

6 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

12 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

13 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

13 jam yang lalu


Berita
Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.

17 jam yang lalu