Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.
Berita
Rabu, 8 Juli 2026 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Brand asal China kini lebih fokus untuk pasar Ekspor. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Angka penjualan mobil listrik di China mulai mengalami penurunan. Kondisi tersebut mendorong produsen kendaraan domestik untuk mengarahkan penjualan ke pasar luar negeri.

Seperti dilansir Carscoops pada Selasa (7/7) menunjukkan mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan mobil hibrida plug-in (PHEV) yang terjual di China pada Juni 2026 sebanyak 1,04 juta unit, tujuh persen lebih rendah dibanding angka penjualan pada Juni 2025.

Angka penjualan BEV dan PHEV di China pada paruh pertama tahun 2026 tercatat merosot 13 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 4,73 juta unit.

Faktor yang mempengaruhi penurunan penjualan kendaraan elektrik di negara itu antara lain berkurangnya dukungan pemerintah terhadap penggunaan kendaraan energi baru serta kondisi perekonomian yang kurang stabil yang mendorong banyak konsumen memilih menunggu harga turun.

BACA JUGA

Menurut laporan South China Morning Post, Beijing awal tahun ini menyesuaikan kebijakan subsidinya dan mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

Potongan pajak kendaraan tahunan yang tersedia bagi mobil listrik berbasis baterai, PHEV, mobil hibrida dengan range extender, serta kendaraan komersial berbahan bakar sel hidrogen akan dikurangi mulai 1 Januari 2027.

Keringanan pajak tersebut dapat membuat pembeli menghemat biaya sekitar 360 yuan (sekitar Rp950 ribu) hingga 660 yuan (sekitar Rp1,7 juta) per tahun.

Leapmotor salah satu brand yang masih memperoleh keuntungan di pasar domestik China. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

BYD, Xiaomi, dan Leapmotor merupakan tiga produsen kendaraan listrik asal China yang saat ini masih mencetak keuntungan.

Menurut AlixPartners, hanya sekitar empat perusahaan lain yang berpotensi mencapai titik impas pada 2030, sementara banyak perusahaan yang lebih lemah diperkirakan bangkrut atau diakuisisi oleh merek yang lebih besar.

Karena semakin sulit memperoleh untung, perusahaan-perusahaan otomotif kini mengarahkan perhatian ke pasar luar negeri.

Para analis meyakini produsen kendaraan asal China dapat menutup tahun 2026 dengan mengekspor sekitar 10 juta kendaraan, meningkat sampai 41 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (AB)


Tags Terkait :
BYD Leapmotor Brand China Xiaomi Penjualan EV Di China Mobil Listrik China
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

1 bulan yang lalu


Berita
Penjualan BYD Melorot, Geely Dan Zeekr Naik Jadi Ancaman

Pasar NEV di China sedemikian dinamisnya. BYD harus akui keunggulan Geely di pasar China.

5 bulan yang lalu


Berita
Begini Cara Unik Brand China Kirim Mobil Keluar Negeri Meski Kapal Angkut Penuh

Alih-alih mengandalkan kapal pengangkut mobil khusus, Leapmotor menempatkan kendaraannya pada rangka logam, yang kemudian dimuat ke kapal kargo konvensional.

1 bulan yang lalu


Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Tahun Depan Geely Luncurkan Baterai Baru, Lebih Kecil dan Lebih Jauh Jangkauannya

Geely sedang mengembangkan baterai solid-state berteknologi baru yang membuatnya bakal berukuran compact, namun tetap memiliki jarak tempuh yang jauh.

4 jam yang lalu


Berita
Mazda Punya Cara Baru Atasi Kelemahan Mesin Rotary

Mesin rotary, masih menjadi sesuatu yang tetap sensual bagi Mazda. Kelemahan struktural pada model lawas sepertinya sudah bisa dipecahkan oleh pabrikan Hiroshima ini

8 jam yang lalu


Berita
Jatah 125 Unit Full Booked, Honda Super One di Australia Ludes Sama Seperti di Indonesia

Di Indonesia kuota Honda Super One hanya 100 unit. Lantas di Australia jatahnya 125 unit. Sama seperti di Indonesia, penjualan di pasar Australia juga sudah habis dipesan konsumen.

8 jam yang lalu


Berita
Paket Cat Merdeka Penta Prima, Saatnya Bikin Kendaraan Tampil Beda

Seperti ini salah satu cara 'anak otomotif' dalam merefleksikan kemerdekaan

8 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

9 jam yang lalu