OTODRIVER – MG resmi meluncurkan Hector Tomahawk di India. SUV ini sebenarnya merupakan versi global dari Wuling Starlight 560 yang diproduksi oleh SAIC. Menariknya, model ini memiliki kaitan erat dengan Wuling Eksion yang dipasarkan di Indonesia, karena sama-sama menggunakan basis kendaraan Wuling dari keluarga Starlight.
MG Hector Tomahawk hadir sebagai SUV berukuran menengah dengan dimensi panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.770 mm, serta wheelbase 2.810 mm. SUV ini tersedia dalam konfigurasi lima dan tujuh penumpang.
Untuk versi lima penumpang, kapasitas bagasinya mencapai 610 liter. Sedangkan varian tujuh penumpang menawarkan ruang bagasi 528 liter ketika bangku baris ketiga dilipat.
Di India, Hector Tomahawk ditawarkan dalam pilihan elektrifikasi, yakni EV dan plug-in hybrid (PHEV) sama dengan Eksion di Indonesia. Versi paling menarik adalah model listrik murni yang dibekali motor elektrik tunggal bertenaga 150 kW atau sekitar 201 hp dengan torsi 310 Nm.
Motor tersebut mendapat suplai energi dari baterai berkapasitas 69,2 kWh. Berdasarkan pengujian yang digunakan di India, jarak tempuhnya mencapai 517 km. Pengisian daya DC 30-80 persen membutuhkan waktu sekitar 35 menit dengan kemampuan maksimal 90 kW.
Namun, untuk pengisian AC di rumah, kemampuannya hanya 7 kW karena menggunakan sistem single-phase.
Harga MG Hector Tomahawk EV di India dimulai dari 1.399.000 rupee atau sekitar Rp260 jutaan. Harga tersebut menggunakan skema sewa baterai dengan tarif 4,9 rupee atau sekitar Rp900 per km.
Selain EV, Hector Tomahawk juga tersedia dalam versi PHEV. Model ini menggunakan mesin bensin naturally aspirated 1.500 cc yang menghasilkan tenaga 105 hp, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 198 hp.
Sistem tersebut mendapatkan pasokan energi dari baterai berkapasitas 20,5 kWh. Dalam mode listrik murni, Hector Tomahawk PHEV mampu menempuh jarak hingga 115 km.
Dengan tambahan tangki bahan bakar berkapasitas 52 liter, total jarak tempuhnya diklaim mencapai 1.100 km.
Kehadiran Hector Tomahawk menarik jika dikaitkan dengan pasar Indonesia. Pasalnya, Wuling Eksion yang dipasarkan di Tanah Air juga berasal dari keluarga produk Wuling Starlight yang dikembangkan di bawah SAIC. (AW)
