Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Walau Dikembangkan Dari Sasis Yang Sama, Mitsubishi Triton Tak Akan Dapatkan Fitur Selengkap All New Pajero

Facelift Triton diperkirakan hadir 2027 atau 2028, tapi fitur unggulan Pajero belum ikut dalam rencana. Ini berbeda dari pernyataan Mitsubishi sebelumnya.
Berita
Jumat, 9 Oktober 2026 13:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Mitsubishi Triton Athlete 2-24. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – All New Mitsubishi Pajero terlahir di atas sasis tangga yang dikembangkan dari Triton, sang pikap. Di Australia, kiprah Pajero Sport berakhir pada 2025, dan menurut CarExpert, kehadiran Pajero langsung mengisi kekosongan itu. Sementara Triton masih dipertahankan di Negeri Kanguru tersebut.

Lalu, apakah kehadiran “The Real Pajero” ini akan membawa perubahan dramatis pada Triton generasi berikutnya? Jawabannya datang dari Kunitoshi Itagaki, Chief Product Specialist Pajero, kepada media Australia dan Thailand.

“Untuk saat ini, tidak ada rencana. Fitur-fitur ini semacam pengembangan khusus untuk Pajero sebagai flagship kami,” ujarnya, dikutip dari Drive.com.au.

Pajero Punya Fitur Sendiri

Meski berbagi banyak komponen, Pajero punya beberapa hal yang tidak dimiliki Triton. Rem belakangnya sudah memakai cakram, sedangkan Triton masih mengandalkan tromol. Kabinnya dilengkapi dua layar 14,3 inci, jauh lebih besar dari layar infotainment 9 inci dan panel instrumen 7 inci milik Triton.

BACA JUGA
Pajero V (Foto : Mitsubishi Motors)

Mesin 2,4 liter yang diperbarui juga hadir di Pajero, dan itu satu-satunya yang dipastikan ikut dipakai Triton.

Berbeda dari Pernyataan Sebelumnya

Jawaban Itagaki terasa berbeda dari komentar tiga tahun lalu. Saat Triton diperkenalkan di Thailand, Yoshiki Masuda, chief product specialist Triton, menyebut rem belakang masih tromol. Menurutnya, rem cakram dibutuhkan agar kompatibel dengan fitur keselamatan aktif (ADAS) dan parkir otomatis yang lebih lengkap, sekaligus demi performa.

Masuda juga mengatakan rem cakram belakang “pasti” direncanakan pada pembaruan Triton di masa depan, dan menyebut panel instrumen digital 12,3 inci sebagai tambahan potensial. Facelift pertengahan siklus Triton sendiri diperkirakan hadir pada 2027 atau 2028.

Entah rencana Mitsubishi memang berubah, atau para eksekutif sengaja menahan informasi saat peluncuran Pajero.

Rem Tromol masih dianggap relevan untuk mobil pekerja (Foto : otodriver)

Tromol Bukan Berarti Ketinggalan

Rem cakram belakang kini dipakai sebagian besar pikap laris, setidaknya di beberapa tingkat varian. Isuzu D-Max, Mazda BT-50, dan Nissan Navara yang berbasis Triton termasuk yang masih bertahan dengan tromol. Bahkan Pajero Sport generasi sebelumnya sudah memakai cakram, tapi fitur itu tak pernah sampai ke Triton.

Meski begitu, tromol bukan sekadar teknologi tua. Menurut situs Engineering Fix, alasan utamanya bukan semata murah atau ketinggalan zaman. Pikap harus sanggup membawa beban berat, bekerja di lingkungan keras, dan tetap ekonomis. Rem tromol punya bidang kontak pengereman yang lebih besar sehingga tidak membutuhkan tekanan sebesar rem cakram untuk menghasilkan daya henti yang setara.

Artinya, absennya rem cakram di Triton belum tentu soal ketertinggalan. Namun bagi pembeli yang menginginkan fitur keselamatan lebih lengkap, penjelasan teknis ini mungkin kurang menghibur jika Mitsubishi memang menyimpan fiturnya hanya untuk Pajero. (SS)


Tags Terkait :
S
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait






Terkini

Terkini