OTODRIVER - Ban lumpur, suspensi tinggi dan winch di bagian depan memang membuat sebuah mobil terlihat siap menaklukkan medan berat. Namun, kemampuan teknis kendaraan saja tidak cukup. Pengemudi juga perlu memiliki etika saat berhadapan dengan alam.
“Tantangannya bukan hanya bagaimana mobil bisa melewati medan sulit, tetapi juga bagaimana kita memperlakukan alam dan lingkungan sekitar,” terang Wijaya Kusuma Soebroto dari ORD Training yang banyak berkiprah pada keselamatan transportasi dan pengemudi.
Dalam acara Kagama 4x4 Gathering, off-road dan Coaching Clinic di Sentul, Jawa Barat, Wijaya memperkenalkan kembali konsep TREAD Lightly! yang cukup dikenal di dunia off-road.
TREAD merupakan akronim dari Travel Responsibly, Respect the Rights of Others, Educate Yourself, Avoid Sensitive Areas dan Do Your Part.
“Sederhananya, berkendara secara bertanggung jawab, menghormati pengguna lain, membekali diri dengan pengetahuan, menghindari area sensitif dan ikut menjaga lingkungan,” jelas pria yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini.
Bukan Sekadar Tidak Merusak
Dalam praktik off-road, prinsip ini bisa diterapkan dengan tetap menggunakan jalur yang tersedia dan tidak membuka jalur baru hanya karena kendaraan mampu melewatinya.
Pengemudi juga harus memperhatikan kondisi lingkungan, menghindari area yang mudah rusak serta tidak meninggalkan sampah. Menghormati masyarakat dan pengguna jalur lainnya juga menjadi bagian penting.
Bisa Diterapkan di Jalan Raya
Menariknya, prinsip TREAD Lightly juga relevan diterapkan di jalan raya. Travel Responsibly berarti mampu mengendalikan diri, menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
Respect the Rights of Others bisa diwujudkan dengan tidak menyerobot antrean, menggunakan bahu jalan sembarangan atau mengganggu pengguna jalan lain.
Sementara Educate Yourself mengingatkan pengemudi untuk terus meningkatkan pengetahuan, termasuk memahami karakter kendaraan, rambu dan kondisi jalan.
Kemudian Avoid Sensitive Areas berarti tidak menggunakan area yang memang bukan untuk kendaraan, seperti trotoar atau jalur sepeda.
Terakhir, Do Your Part. Setiap pengemudi punya peran menjaga lingkungan dan menciptakan lalu lintas yang lebih aman.
Pada akhirnya, TREAD Lightly bukan sekadar etika berkendara di alam bebas. Prinsip ini juga mengajarkan bahwa menjadi pengemudi yang baik bukan hanya soal sampai di tujuan, tetapi juga bagaimana kita memperlakukan lingkungan dan pengguna jalan selama perjalanan. (SS)
