OTODRIVER - Australia menjadi salah satu negara yang identik dengan penggunaan Land Cruiser 70 Series.
Namun sejak September 2025 silam, unit legendaris ini seolah menghilang dari dealer Toyota di benua kangguru itu.
Ternyata ‘works horse’ ini tengah mengalami revisi untuk mengikuti standar emisi baru Euro 6 yang sangat ketat.
Mengutip dari Drive, setelah sekian lama ‘bertapa’, akhirnya model Land Cruiser yang paling spartan ini kembali menuju showroom.
Penyesuaian ini berupa pemasangan tangki aditive khusus solar berkapasitas 20 liter yang diisi dengan AdBlue. Sedikit mengenai AdBlue, cairan ini menggandung senyawa urea yang kemudian disuntikan ke aliuran gas buang untuk membantu menekan emisi nitrogen oksida.
Dengan tambahan perangkat ini maka 70 Series yang kini bermesin diesel 4 silinder 1GD-FTV 2.800 cc dapat lolos dan memenuhi peraturan emisi Euro 6 Stage C yang dikategorikan untuk kendaraan berat.
Belum Semua Tipe Tersedia
Land Cruiser 70 series dengan standar emisi baru saat ini sudah ditawarkan kembali untuk penjualan di bulan Agustus. Itu pun belum semua tipe tersedia.
Seri 76 Wagon, Seri 78 Troop Carries dan Serie 79 Ute (pikap) bertransmisi otomatis yang akan mulai dikirim pada Agustus nanti. Sedangkan untuk versi manual untuk Seri 78, Seri 79 double cabin dan seri 76 GXL masih belum tersedia.
Menggunakan mesin Hilux
Mesin diesel menjadi favorit di Australia dan sejak diperkenalkan pertama kali pada 1984, Land Cruiser selalu memberikan opsi mesin bensin dan diesel.
Versi bensinnya rampung pada 2009 dengan mesin 1FZ-FE 6 silinder inline 4.500 cc. Setelah itu mesin seluruhnya mesin diesel.
Salah satu yang menonjol dari mesin diesel yang digunakan 70 series heavy duty ini adalah 1HZ 6 silinder 4.200 cc, yang bahkan sampai saat ini masih digunakan. Tentunya tak lagi di pasar Australia melainkan disasar untuk pasar di kawasan benua Afrika, seberapa tempat di Asia dan Amerika Latin.
Namun mesin yang paling digemari orang Australia adalah 1VD-FTV yang berkonfigurasi V8 dan punya kapasitas 4.500 cc.
Mesin ini diketahui paling banyak digunakan pada 70 Series yang dipasarkan di Benua Kangguru dan Britania Raya. Dan pernah juga dipasarkan oleh Toyota di Indonesia untuk keperluan perusahaan tambang dan perkebunan.
Kiprah V8 ini dihentikan pada 2023 dan mulai diganti dengan mesin 1GD-FTV yang juga digunakan pada Toyota Hilux.
Walaupun kapasitas mesinnya lebih kecil dan jumlah silindernya lebih sedikit, namun jika dibandingkan dengan antara 1GD-FTV dan 1VD-FTV torsi si empat silinder ini lebih besar. Ia berhasil mengail daya 201 hp dan torsi 501 Nm, sedangkan si V8 (single turbo) meletup daya 202 hp dan torsi 430 Nm. (SS)
