OTODRIVER – Suzuki resmi merilis e Vitara untuk pasar Indonesia dengan banderol mulai Rp 755 juta.
Sebelumnya, mobil listrik pertama merek berlambang S ini sudah pernah dipamerkan lebih dulu pada IIMS 2025. Kala itu kendaraan masih sekadar dipamerkan saja.
EV satu ini merupakan wujud nyata dari kendaraan konsep eVX. Bahkan bentuk produksi dari kendaraan tidak berbeda jauh.
"Akhirnya kami mencapai satu perjalanan baru. Setelah sukses dengan ICE dan hybrid, secara resmi kami menghadirkan lini elektrifikasi terbaru kami di Indonesia," ucap Minoru Amano, President Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di JIExpo Kemayoran (05/02).
Secara dimensi e Vitara memiliki panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm dan tinggi 1.635 mm. Lalu wheelbase kendaraan mencapai 2.700 mm.
Lalu sebagai SUV, ground clearance menjadi salah satu keunggulannya. Suzuki e Vitara diklaim memiliki jarak bodi terendah dari tanah 180 mm.
Sebagai mobil setrum Suzuki e Vitara menggunakan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate). Tersedia dua kapasitas yakni 49 kWh dan 61 kWh.
Semburan daya kendaraan di atas kertas sebesar 144 hp dan 174 hp. Sedangkan torsi puncaknya dikunci pada 189 Nm.
Namun untuk pasar Indonesia, Suzuki e Vitara hanya diniagakan dengan versi baterai 61 kWh.
Disebutkan pembatasan torsi dilakukan untuk fokus pada efisiensi dan kenyamanan berkendara. Unsur keselamatan e Vitara sudah dibekali dengan ADAS level 2 yang dinamakan Suzuki Safety Support.
Adapun fitur yang dibenamkan ACC (Adaptive Cruise Control), LKA (Lane Keep Assist), BSM (Blind Spot Monitor) hingga Rear Cross Traffic Alert dan Traffic Sign Recognition.
Guna meningkatkan kenyamanan dalam berkendara, Suzuki e Vitara sudah dibekali dengan sistem konektivitas. Apple CarPlay dan Android Auto bisa disinkronisasikan tanpa bantuan kabel alias wireless.
Mobil ramah lingkungan ini juga dilengkapi electronic parking brake untuk memudahkan berhenti maupun parkir.
Suzuki e Vitara akan membuat pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin ramai dan bervariatif. Harga Suzuki e Vitara sebesar Rp 755 juta untuk versi single tone. Sedangkan versi two tone Rp 758 juta. (AB)
