Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Polestar Tak Lagi Dijual Di AS Tahun Depan, Ini Alasannya

Polestar mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan menjual kendaraan di Amerika Serikat mulai tahun model 2027.
Berita
Jumat, 26 Juni 2026 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Polestar memiliki keunggulan pada fiturnya yang canggih. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Polestar mengumumkan bahwa mereka tidak akan menjual kendaraan di Amerika Serikat lagi mulai tahun model 2027. Keputusan ini terjadi setelah Departemen Perdagangan Amerika Serikat tidak memberikan izin kepada pabrikan tersebut untuk memasarkan kendaraannya berdasarkan aturan baru US Connected Vehicles Rule.

Regulasi yang diumumkan pada 2025 dan mulai berlaku tahun model 2027 tersebut membatasi impor serta penjualan kendaraan yang menggunakan teknologi kendaraan terkoneksi (connected vehicle) yang memiliki keterkaitan dengan China atau Rusia. Sebagai informasi, Polestar merupakan merek yang dimiliki oleh Volvo dan Geely Holding Group, konglomerasi otomotif asal China yang juga menaungi Geely Auto.

Polestar 2 memiliki desain yang tegas. (Foto : Carscoops)

Sementara itu, Volvo telah memperoleh otorisasi untuk mengimpor dan menjual kendaraan di pasar Amerika Serikat pada akhir Mei lalu. Berdasarkan laporan Reuters, Ford saat ini juga tengah mengajukan izin serupa untuk SUV Lincoln Nautilus yang diproduksi di China.

Dalam siaran pers resminya, Polestar menyatakan masih akan menjual stok yang tersedia untuk model Polestar 3 dan Polestar 4 di Amerika Serikat. Selain itu, perusahaan juga memastikan jaringan layanan purna jual tetap beroperasi guna melayani konsumen yang sudah ada.

BACA JUGA

Polestar menambahkan bahwa sebanyak 94 persen penjualan ritelnya pada kuartal pertama 2026 berasal dari pasar di luar Amerika Serikat. Angka tersebut menunjukkan bahwa ketergantungan merek ini terhadap pasar Negeri Paman Sam relatif kecil dibandingkan wilayah pemasaran lainnya.

Didukung oleh Volvo Cars dan Geely, Polestar sendiri berperan sebagai merek pemimpin dalam pengembangan teknologi otomotif. Merek ini berfokus pada kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicle), menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi dengan mulus, serta dibekali berbagai fitur keselamatan canggih. (AW)


Tags Terkait :
Polestar AS
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Polestar Tak Lagi Dijual Di AS Tahun Depan, Ini Alasannya

Polestar mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan menjual kendaraan di Amerika Serikat mulai tahun model 2027.

1 bulan yang lalu


Berita
Ford Usul Bikin Kerjasama Dengan Pabrikan China Untuk Bikin Mobil Di AS

Ford kemungkinan akan jalin kerjasama dengan pabrikan otomotif China untuk bikin mobil di AS

5 bulan yang lalu

Berita
Brand China Dominasi Singapore Motorshow 2025

Brand China lebih banyak dari merek Jepang ataupun Eropa

1 tahun yang lalu


Berita
Renault Grand Koleos Meluncur Di Korsel, Gunakan Platform Milik Geely

Renault resmi meluncurkan model terbarunya di ajang Busan Mobility Show 2024.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Asal Swedia Ini Hadir Tanpa Kaca Belakang, Ini Penjelasannya

Polestar 4 adalah mobil listrik asal Swedia yang punya tampilan unik karena tidak memiliki kaca belakang seperti mobil lainnya.

2 tahun yang lalu


Van
Volvo Rilis MPV Nyetrum Penantang Alphard

Rebadge salah satu model Geely...?

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Setelah Honda, Kini Jaguar Jalin Kerjasama dengan Tesla untuk Penggunaan Supercharger

Pemilik mobil listrik Jaguar akan bisa menggunakan supercharger Tesla mulai tahun 2025

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Komitmen Mobilitas EV Lebih Mudah, Nissan Gandeng Tesla untuk Adopsi Pengisian Daya

Nissan akan menggunakan pengisian daya EV milik Tesla.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

2 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu