OTODRIVER – Tren mobil listrik berukuran mungil semakin berkembang. Setelah Wuling memperkenalkan Aira EV di Indonesia, BYD juga menghadirkan Racco di Jepang sebagai mobil listrik berukuran kompak yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Meski sama-sama mengusung konsep mobil listrik kecil, BYD Racco dan Wuling Aira EV sebenarnya memiliki karakter berbeda.
Racco dirancang mengikuti regulasi kei car Jepang, sedangkan Aira EV dikembangkan sebagai mobil listrik perkotaan empat pintu dengan harga yang sangat agresif untuk pasar Indonesia. Karena bisa saja Racco hadir untuk pasar di Indonesia, langsung saja kita bandingkan spesifikasinya.
BYD Racco mempunyai dimensi yang sangat kompak. Model ini juga mempunyai pintu geser belakang yang menjadi salah satu fitur pembeda dibandingkan mobil listrik mungil lainnya. Reuters menyebut Racco sebagai mobil listrik mini pertama di kelasnya yang menggunakan pintu geser belakang.
Sementara itu, Wuling Aira EV juga memiliki empat pintu sehingga akses penumpang belakang lebih praktis dibandingkan Wuling Air ev generasi sebelumnya.
Untuk penggunaan di perkotaan Indonesia, konfigurasi empat pintu Aira EV menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Salah satu keunggulan paling mencolok BYD Racco adalah kapasitas baterainya. Racco tersedia dalam dua pilihan:
- Racco 200: baterai 22,4 kWh, jarak tempuh 210 km WLTC
- Racco 300: baterai 35,84 kWh, jarak tempuh 320 km WLTC
Data tersebut membuat Racco 300 mempunyai daya jelajah yang sangat panjang untuk ukuran mobil sekecil ini.
Sementara itu, Wuling Aira EV hadir dengan pilihan jarak tempuh hingga sekitar 300 km. Wuling juga memasarkan varian Lite 200 km dan Lite 300 km di Indonesia. Harga resminya saat ini dimulai dari Rp214 juta untuk Lite 200 km, Rp251 juta untuk Lite 300 km, hingga Rp307 juta untuk Pro 300 km berdasarkan informasi resmi Wuling.
Jika hanya melihat kemampuan jelajah, Racco 300 sedikit lebih unggul di atas kertas.
Namun, selisih jarak tempuh tersebut belum tentu menjadi faktor utama bagi konsumen Indonesia. Untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, jarak 200-300 km sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mayoritas pengguna.
Aira EV Sudah Dijual di Indonesia, Racco Belum
Di sinilah pertarungan menjadi menarik. BYD Racco di Jepang dibanderol mulai 2,145 juta yen termasuk pajak untuk varian 200. Harga sebelum pajak dan subsidi bahkan berada di sekitar 1,95 juta yen.
Namun, harga tersebut tidak bisa langsung dikonversi menjadi harga Indonesia. Racco sampai saat ini merupakan model yang dipasarkan BYD untuk Jepang, sehingga belum ada harga resmi Indonesia.
Sebaliknya, Wuling Aira EV sudah hadir di Indonesia dan mempunyai harga yang jelas. Mulai dari Rp 150 jutaan. (AB)
