Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.
Berita
Senin, 23 Maret 2026 11:00 WIB
Penulis : Bimo Aribowo
Otodriver (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pemilihan Xpeng G6 Pro sebagai peserta Mudik in Style 2026 bukan tanpa alasan. Setidaknya 4 poin yang jadi pertimbangan sebagai mobil libur Lebaran kali ini.

Xpeng G6 Pro punya bantingan suspensi sangat nyaman. Ayunan suspensi teredam maksimal saat melibas jalan berkontur kasar bahkan berlubang sekalipun. Goncangan di dalam kabin sangat minim layaknya mobil premium kelas atas dari merek-merek Eropa yang harganya bisa dua kali lipatnya. 

Kinerja suspensi ini bisa dikategorikan empuk. Malah makin maksimal berkat sistem insulasi kabin yang sempurna. Kaca pun dilengkapi sistem peredam suara berupa double glass. Artinya 2 lapis kaca direkatkan jadi satu dengan insulator di bagian tengahnya. 

Interior Xpeng G6 tampak premium. (Foto : Otodriver)

Efeknya suara bising dari luar kabin teredam maksimal. Bahkan suara gesekan ban pun mampu tersaring sempurna. Semua ini menambah kesenyapan di dalam kabin saat mobil melaju. Sehingga pengemudi tak lekas lelah meski lama mengemudi.

BACA JUGA

Meskipun suspensinya empuk, Xpeng G6 Pro tidak lantas limbung. Pengendalian mobil tetap menyenangkan. Tenaga 281 hp dan torsi 440 Nm pun masih terasa nikmat. Akselerasi instan 0-100 km/jam dalam tempo 6,7 detik pun mudah saja dirasakan di lalu lintas kota Jakarta yang lenggang ditinggal warganya mudik.

Alasan kedua Xpeng G6 Pro terlahir sebagai sebuah SUV listrik. Di saat kebanyakan peserta Mudik in Style 2026 lainnya memilih mobil bermesin bakar karena malas antre di charging station saat berkendara ke luar kota. 

Desain eksterior yang menawarn. (Foto : Otodriver)

Memang Xpeng G6 Pro ini hanya berputar di sekitaran Jakarta saja. Jadi mobil listrik pilihan paling efisien dibanding mobil bermesin bakar. Xpeng mengklaim konsumsi energinya mencapai 17,5 kWh/100 km. Baterainya berkapasitas 80,8 kWh mampu menempuh jarak hingga 525 km dalam sekali full charge.

Ketiga, Xpeng G6 Pro dibangun memakai arsitektur 800 Volt yang artinya sudah mampu menerima pasokan listrik berdaya besar saat dicharge ulang. Fitur ultra fast charging ini memungkinkan daya hingga 451 kW sehingga mampu memangkas waktu charging baterai. 

Xpeng mengklaim hanya perlu 12 menit saja mengisi ulang baterai dari kondisi 10 ke 80 persen. Memang fasilitas ultra fast charging berdaya besar belum banyak tersedia. Di sekitaran Jakarta pun hanya 22, 120 atau 200 kW. Satu-satunya terbesar ada di Alam Sutera, Tangerang Selatan berdaya 480 kW.

G6 bisa mengisi daya dengan cepat. (Foto : Otodriver)

Tapi soal ini tak perlu risau. Seiring dengan makin banyaknya populasi mobil listrik dan teknologi arsitektur 800 Volt, tentunya akan makin banyak ultra fast charging dibangun ke depannya. 

Contohnya BYD juga tengah mengembangkan di mobil-mobil keluaran terbarunya hingga mampu dicharge hingga 1.000 kW.

Setidaknya Xpeng G6 Pro sudah siap menanti ultra fast charging berdaya hingga 500 kW nantinya.

Alasan terakhir adalah model desain Xpeng G6 Pro ini terlihat dewasa. Siluetnya mirip mobil coupe dari samping. Lekukan bodi terlihat minimalis tanpa ada tekukan desain radikal. Simpel namun terkesan mewah. Apalagi di keempat pintu model frameless menambah tampilan mahal berkelas.

Xpeng G6. (Foto : Otodriver)

Toh masih ada catatan yang patut disimak. Soal akses ke menu pengaturan yang hampir semua terpusat di dalam menu layar monitor. Sehingga cukup merepotkan saat akan menyetel pengaturan dasar seperti kontrol AC, lampu dan kaca spion. Alangkah sempurnanya jika kontrol tersebut bisa ditambahkan tombol atau switch fisik terpisah dari menu di layar monitor.

Harga Xpeng G6 Pro juga naik mulai tahun 2026 imbas distopnya insentif PPN mobil listrik dari pemerintah. Jika sebelumnya dijual Rp 619 juta, sekarang naik jadi Rp 679 juta (tipe Long Range). Padahal ada beberapa merek Cina lain yang masih mempertahankan harga lama meski tak dapat insentif PPN dari pemerintah. (BA)


Tags Terkait :
Xpeng Xpeng G6 Libur Lebaran Mudik In Style 2026 Mobil Baru Xpeng G6 Kelebihan Xpeng G6
B

Bimo Aribowo

Deputy General Manager

Deputy GM Otodriver ini sudah berpengalaman 20 tahun lebih di bidang otomotif. Sebelum memulai karier sebagai jurnalis d...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
SUV Termewah XPeng GX Laris Dipesan 24.863 Unit Dalam Waktu 12 Jam

XPeng GX mencatat 24.863 pesanan dalam 12 jam pasca peluncuran SUV listrik premium dengan fitur AI dan kabin mewah enam penumpang.

1 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Xpeng GX Belum Ke Pasar Indonesia, G9 Kemungkinan Bakal Masuk Duluan

Bos besar Xpeng mengatakan kemungkinan SUV G9 untuk pasar Indonesia

1 bulan yang lalu


Berita
SUV Termewah Dan Terbesar Xpeng GX Resmi Diluncurkan, Harga Mulai Rp 1 Miliar-an

GX merupakan SUV terbesar dan termewah dengan dimensi lebih besar dari Range Rover dan coeficien drag lebih kecil dari Prius.

1 bulan yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

2 jam yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

3 jam yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Book, Cukup Rp5.000 Bisa Dapat Bonus Hingga Rp60 Juta

DFSK E5 Plus pre book Rp5.000 bonus Rp60 juta dibuka secara resmi oleh PT Sokonindo Automobile. Program registrasi SUV PHEV ini berlaku hingga 28 Juli 2026 dengan paket N.I.C.E senilai Rp60 juta.

5 jam yang lalu


Berita
Ferrari Bakal Gunakan Modern Transmisi Bergaya Manual Nan Klasik

Rumor yang beredar pabrikan asal Maranello Italia itu tengah mempersiapkan mobil dengan gaya transmisi manual, hanya saja jenis dan modelnya belum tersingkap.

5 jam yang lalu


Berita
Chery Tiggo 7 HEV Terbaru Terlihat Dalam Pengujian, Siap Masuk Indonesia? Ini Jawabannya

Chery Tiggo 7 HEV Indonesia masih dikaji PT Chery Sales Indonesia untuk pasar domestik, menyusul teaser uji coba model hybrid dengan sistem Kun Peng 2.0.

9 jam yang lalu