Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Konsumen Daihatsu Indonesia Belum Ke Arah Mobil Listrik Murni, Ini Alasannya

BEV dirasa belum bisa memfasilitasi target segmen Daihatsu.
Berita
Jumat, 13 Februari 2026 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Daihatsu BEV Van (Foto :daihatsu)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil berpenggerak listrik murni memang belum sepenuhnya menjadi tempat bergantung untuk memutar roda industri otomotif dunia. 

Salah satunya adalah Daihatsu yang masih nampak malu-malu untuk terjun ke pasar EV. Memang pada awal Februari silam, Daihatsu meluncurkan BEV produksi masal pertamanya, e-Hijet Cargo dan e-Atrai di Jepang. 

Namun langkah tersebut nampaknya masih belum bisa menjadi motor utama pabrikan berlogo D ini untuk secara kolosal pindah di mobil penggerak listrik murni.

Hal ini pun terjadi juga pada Daihatsu Indonesia yang masih merasa bahwa belum saatnya untuk pindah sepenuhnya ke mobil listrik. 

BACA JUGA

Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani  angkat bicara perihal ini.

“Market utama Daihatsu konsisten menargetkan pada pembeli mobil pertama first car buyer, keluarga muda dan pasar kendaraan komersial ringan. Ini yang menjadi tulang punggung kami di Indonesia,” ungkap Sri Agung saat ditemui di bilangan Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (12/02/2026).

Daihatsu konsisten menyasar konsumen pembeli pertama mobil (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Wanita ramah ini menambahkan bahwa Daihatsu lebih memperlihatkan pada apa yang dibutuhkan oleh segmen yang dibidiknya.

Saat dihubungkan dengan EV, Sri Agung menjelaskan EV belum bisa diserap dengan baik oleh segmen yang disasar oleh Daihatsu. Ada dua hal utama yang menjadi penyebabnya yaitu:

Pertama, mobil listrik butuh waktu untuk bisa diterima di Indonesia. Di segmen ini mayoritas memandang mobil sebagai aset jangka panjang dan dianggap punya depresiasi harga yang bisa bertahan. Tidak seperti mobil listrik saat ini yang harga jual kembalinya relatif jatuh.

Kedua, Belum mendukungnya ekosistem dan infrasturktur untuk mobil listrik di Indonesia. Bukan hanya pada ketersediaan SPKLU saja, namun juga untuk memperbesar daya listrik rumah supaya kuat melakukan charging. Hal ini yang menjadi pertimbangan untuk belum berpindah ke EV. (SS)


Tags Terkait :
Daihatsu BEV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Begini Cek Spare Part Palsu Ala Produsen Genuine Parts

Produsen genuine parts ungkap cara cek spare part palsu di Indonesia. Perhatikan harga terlalu murah, kemasan rapuh, warna mencolok, dan seal mudah terbuka untuk hindari risiko keselamatan.

1 hari yang lalu


Berita
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak di Seluruh Indonesia

Daihatsu Kumpul Sahabat Serentak 23 Mei 2026 digelar di seluruh outlet Daihatsu sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat Indonesia.

1 hari yang lalu


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 minggu yang lalu

Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Menurut Riset Masyarakat Palembang Tertarik Dengan Mobil Modern, Chery Langsung Buka Dealer Baru di Sana

Dealer Chery dibuka di Palembang setelah riset menunjukkan minat tinggi masyarakat terhadap kendaraan modern, termasuk hybrid dan EV.

5 jam yang lalu


Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

5 jam yang lalu


Berita
46 Ribu Unit Terjual Sepanjang 2026, Daihatsu GranMax Hingga Terios Masih Laku Keras

Penjualan Daihatsu 46 ribu unit April 2026 tercatat 46.953 unit dengan market share 16,3 persen. Gran Max, Sigra, Ayla, dan Terios menjadi kontributor utama penjualan.

6 jam yang lalu


Berita
iCar V23 Sodorkan Tiga Varian Langsung, Ini Perbedaannya

iCar V23 resmi umumkan harga iCar V23 OTR Jakarta untuk tiga varian, mulai Rp 389 juta untuk varian X dengan penggerak RWD.

7 jam yang lalu


Berita
SUV Termewah XPeng GX Laris Dipesan 24.863 Unit Dalam Waktu 12 Jam

XPeng GX mencatat 24.863 pesanan dalam 12 jam pasca peluncuran SUV listrik premium dengan fitur AI dan kabin mewah enam penumpang.

9 jam yang lalu