OTODRIVER – Honda baru saja mencetak prestasi baru di bidang keselamatan. Bedanya, kali ini bukan soal hasil uji tabrak, melainkan soal bagaimana Honda mengelola keselamatan jalan secara keseluruhan.
Mengutip dari Motor1, Honda jadi perusahaan pertama di dunia yang meraih 5 bintang di kategori Products/Services FIA Road Safety Index (RSI). Penghargaan ini diserahkan di Autodromo Nazionale Monza, Italia, bertepatan dengan gelaran F1 GP Italia, September 2026.
Yang perlu digarisbawahi, ini bukan berarti ada mobil Honda yang baru saja dapat nilai uji tabrak 5 bintang. FIA Road Safety Index (RSI) itu beda konsep dengan NCAP yang selama ini akrab di telinga konsumen.
Lalu, sebenarnya apa itu FIA RSI, dan kenapa Honda bisa jadi yang pertama meraihnya?
Bukan Soal Uji Tabrak
FIA Road Safety Index adalah sistem buatan Fédération Internationale de l'Automobile untuk menilai bagaimana sebuah perusahaan mengelola keselamatan jalan raya secara menyeluruh.
Gampangnya, konsepnya mirip carbon footprint. Kalau carbon footprint mengukur dampak perusahaan terhadap lingkungan, FIA RSI mengukur "jejak keselamatan" perusahaan itu di jalan raya.
Jadi bukan cuma soal seberapa kuat mobilnya saat ditabrakkan, tapi apakah keselamatan sudah jadi bagian dari strategi, cara kerja, budaya perusahaan, sampai ke produk dan layanan yang mereka berikan ke masyarakat.
Penilaiannya dibagi dua: Supply Chain Rating, yang melihat proses dari bahan baku sampai produk sampai ke tangan konsumen, dan Products/Services Rating, yang menilai sisi keselamatan dari produk atau layanannya. Honda meraih 5 bintang di kategori yang kedua.
Bedanya dengan NCAP
Ini bagian pentingnya. NCAP menguji satu mobil lewat berbagai skenario tabrakan, lalu memberi rating 0 sampai 5 bintang untuk mobil itu.
Mengutip dari ASEAN NCAP, menjelaskan bahwa lembaga ini menilai lewat empat aspek: perlindungan penumpang dewasa, perlindungan anak, fitur bantu keselamatan, dan keselamatan pengendara motor. Euro NCAP pun serupa, tetap mengandalkan uji tabrak fisik.
FIA RSI tidak begitu. Sistem ini tidak menguji satu unit mobil dan memberinya nilai.
Kalau mau disederhanakan lagi: NCAP bertanya, "Seberapa aman mobil ini saat kecelakaan, dan seberapa baik ia mencegahnya?" FIA RSI bertanya, "Seberapa serius perusahaan ini mengelola keselamatan jalan lewat operasi, produk, layanan, dan rantai pasoknya?"
Karena itu, 5 bintang FIA RSI ini tidak bisa diartikan semua mobil Honda otomatis dapat rating keselamatan 5 bintang juga. Untuk urusan itu, tetap NCAP acuannya, tergantung model dan spesifikasi mobilnya.
Kenapa Honda Bisa Dapat 5 Bintang?
Sebelumnya, skala FIA RSI maksimal hanya 3 bintang, dan Honda sudah lebih dulu jadi yang pertama meraihnya pada Februari 2025 lewat evaluasi aktivitas di Jepang.
Tahun 2026, FIA memperluas skalanya jadi maksimal 5 bintang dengan menambah tiga modul penilaian baru: Planning (perencanaan target keselamatan), Monitoring of Safety Performance (pemantauan kinerja keselamatan), dan Safety Culture Management & Supply Chain/Products Coverage (penerapan budaya keselamatan secara luas).
Honda kemudian memperluas cakupan evaluasinya ke 17 negara yang mewakili lebih dari 90 persen penjualan global mobil dan motornya, lalu menjalani penilaian menyeluruh dari FIA.
Yang jadi sorotan khusus adalah sistem Plan-Do-Check-Act (PDCA) milik Honda. Jadi Honda bukan cuma bicara soal ingin lebih aman, tapi punya siklus nyata untuk merencanakan, menjalankan, mengevaluasi, dan terus memperbaiki program keselamatannya. FIA juga mengapresiasi target jangka panjang Honda, keterlibatan manajemen puncaknya, hingga cara Honda mengukur dampak keselamatannya secara global.
Target Honda Cukup Ambisius
Honda menargetkan penurunan 50 persen korban jiwa akibat kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil Honda secara global pada 2030. Targetnya bahkan lebih jauh lagi: nol kematian akibat kecelakaan yang melibatkan produk Honda pada 2050.
Makanya, FIA RSI tidak cuma melihat fitur keselamatan di kendaraan. Honda sendiri bilang, pendekatannya tidak berhenti di produk yang lebih aman, tapi juga memahami penyebab kecelakaan, mendorong perilaku berkendara yang lebih aman, dan mengembangkan teknologi pencegahan kecelakaan.
Di sisi produk, Honda memang sudah punya modal seperti Honda Sensing, sistem mitigasi tabrakan, hingga struktur bodi ACE (Advanced Compatibility Engineering), didukung fasilitas uji tabrak multidirectional di Jepang.
Bukan Berarti Honda Paling Aman di Semua Uji Tabrak
Intinya, pencapaian ini bukan berarti FIA menyatakan Civic, CR-V, HR-V, atau model Honda lainnya lebih aman dari semua mobil yang pernah diuji NCAP. Maknanya beda.
Honda menjadi yang pertama membuktikan ke FIA bahwa keselamatan jalan sudah dikelola secara menyeluruh dan terukur, mulai dari target, tata kelola, sampai proses perbaikan berkelanjutan. Untuk urusan seberapa aman satu model mobil, NCAP tetap jadi acuan yang lebih tepat.
Simpelnya begini: kalau NCAP melihat mobilnya, FIA RSI melihat sistem di balik mobil tersebut. Dan untuk Honda, sistem itulah yang baru saja mencatat sejarah sebagai peraih 5 bintang pertama FIA Road Safety Index. (SS)
