Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Eks Desainer Nio Dan GWM Ungkap Kesalahan Desain Ferrari Luce

Mantan desainer Nio dan GWM, Alexey Semenov, menilai Ferrari Luce memiliki sejumlah kelemahan mendasar dari sisi desain eksterior.
Berita
Rabu, 3 Juni 2026 07:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Eksterior Ferrari Luce dinilai kurang sempurna. (Foto : Carscoops)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mantan desainer Nio dan GWM, Alexey Semenov, menilai Ferrari Luce memiliki sejumlah kelemahan mendasar dari sisi desain eksterior. 

Seperti dilansir dari Carnewschina.com (2/6), menurutnya, mobil listrik terbaru Ferrari itu gagal memaksimalkan potensi yang sebenarnya cukup besar.

Semenov menyoroti proporsi bodi Luce yang pendek, sempit, dan tinggi. Kombinasi tersebut dinilai sulit diolah secara estetis, sementara desain bodinya belum mampu menghilangkan kesan visual yang terkompresi.

Tampilan interior yang minimalis. (Foto : Otodriver/Aditya Widiutomo )

Salah satu kritik terbesar diarahkan pada desain pelek berukuran 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Meski dimensinya sangat besar, penggunaan desain aero dengan kombinasi dua warna justru membuat pelek terlihat jauh lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

BACA JUGA

Bagian depan disebut sebagai area paling berhasil dari desain Luce karena tampil tegas dan percaya diri. 

Sebaliknya, buritan dianggap terlalu lebar dan tinggi, sementara interpretasi lampu belakang empat lingkaran khas Ferrari dinilai kurang menyatu dengan bahasa desain keseluruhan.

Meski mengkritik eksteriornya, Semenov memberikan pujian terhadap interior Luce. Ia menilai kabinnya tampil modern, konsisten, dan memiliki kualitas desain yang sangat baik. 

Namun, karakter interior tersebut dianggap lebih cocok untuk mobil listrik premium dari merek baru ketimbang sebuah Ferrari.

Menurut Semenov, masalah utama Ferrari Luce terletak pada ketidakselarasan antara desain interior dan eksterior. 

Hasilnya, mobil ini dinilai belum mampu memenuhi potensi yang dimilikinya dan menjadi sebuah peluang yang terlewatkan dalam sejarah desain Ferrari. (AW)


Tags Terkait :
Ferrari Luce
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu.

1 hari yang lalu


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 hari yang lalu


Berita
Eks Desainer Nio Dan GWM Ungkap Kesalahan Desain Ferrari Luce

Mantan desainer Nio dan GWM, Alexey Semenov, menilai Ferrari Luce memiliki sejumlah kelemahan mendasar dari sisi desain eksterior.

1 hari yang lalu


Crash Test
Ferrari Luce Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia Yang Diuji Tabrak Euro NCAP

Ferrari Luce EV supercar pertama yang direncanakan menjalani uji tabrak Euro NCAP, menandai langkah baru keselamatan bagi supercar listrik Ferrari.

1 hari yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

50 menit yang lalu


Berita
Ini Bocoran Harga dan Jadwal Pengiriman Leapmotor B10 di Indonesia

Harga Leapmotor B10 Indonesia diperkirakan Rp 400 jutaan dan akan diumumkan pada 30 Juli. Pengiriman dimulai setelah peluncuran di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Kia All New Seltos Andalkan Platform Baru, Improvement Kenyamanan dan Kabin Lega

Kia All New Seltos mengandalkan platform K3 yang menawarkan rigiditas bodi lebih baik, kabin lebih lega, dan pengurangan NVH untuk kenyamanan berkendara.

3 jam yang lalu


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

7 jam yang lalu


Berita
Segini Catatan Konsumsi BBM Mitsubishi XForce Hybrid

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi XForce Hybrid di pasar Indonesia.

8 jam yang lalu