OTODRIVER - BMW resmi memperkenalkan interior i3 Long Wheelbase terbaru di ajang Chengdu Auto Show 2026. Model ini dibangun menggunakan platform “Neue Klasse” dan mengadopsi sistem eDrive generasi keenam.
Sebelumnya, BMW i3 terbaru ini sudah diperkenalkan pada Beijing Auto Show 2026. Produksi lokal di China dijadwalkan dimulai pada Januari 2027. Sementara itu, BMW i3 yang saat ini dipasarkan di China telah hadir sejak 2022.
BMW i3 Long Wheelbase memiliki jarak sumbu roda lebih dari 3 meter. Tampilan depannya tetap mempertahankan ciri khas BMW melalui kidney grille yang kini menyatu dengan desain lampu utama model “quad”.
Sensor radar dan kamera untuk sistem bantuan berkendara juga ditempatkan secara tersembunyi di balik rumah lampu yang terintegrasi.
Dari samping, desain khas BMW tetap terlihat melalui overhang depan yang pendek dan wheelbase panjang. Siluetnya dibuat semakin sporty berkat garis atap yang menurun serta fender berukuran lebar.
BMW juga menyediakan bagasi depan atau frunk berkapasitas 31 liter dan bagasi belakang 420 liter.
Khusus pasar China, i3 Long Wheelbase mendapatkan gagang pintu semi-tersembunyi serta emblem “M” yang dapat menyala di pilar C. Salah satu pilihan warnanya adalah Isle of Man Green.
Di bagian belakang, lampu berbentuk horizontal dengan desain “L” memanjang dari area logo BMW. Desain tersebut dibuat senada dengan daytime running light berbentuk “7” di bagian depan.
Masuk ke kabin, BMW i3 Long Wheelbase mengusung kombinasi warna putih dan abu-abu. Salah satu fitur utamanya adalah Panoramic iDrive+ Intelligent Cockpit yang terdiri dari sejumlah teknologi terbaru.
Perangkat tersebut mencakup layar tengah berukuran 17,9 inci tanpa bingkai, sistem layar panorama Horizon berukuran 43,3 inci, serta head-up display (HUD) 3D.
Kemudi multifungsi dengan desain khusus juga menjadi bagian dari sistem tersebut.
Untuk menunjang kenyamanan, BMW membekali i3 terbaru dengan AC otomatis tiga zona, jok elektrik multifungsi, serta sistem audio Harman Kardon.
BMW i3 terbaru menggunakan sistem kelistrikan bertegangan tinggi 800V yang dipadukan dengan eDrive generasi keenam.
Dengan konfigurasi tersebut, akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 4,7 detik.
Tenaga listriknya bersumber dari baterai berkapasitas 108 kWh. Pada edisi peluncuran, BMW mengklaim jarak tempuh mencapai 906 km.
Sementara versi standar nantinya diproyeksikan memiliki jarak tempuh maksimum hingga 912 km. (AW)
