Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemerintah Tiongkok Bakal Batasi Akselerasi Mobil, Tidak Boleh Lebih Cepat Dari 5 Detik 0-100 Km/Jam

Di tengah gempuran mobil elektrifikasi dengan performa buas, pemerintah Tiongkok membuat aturan akselerasi.
Berita
Jumat, 14 November 2025 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
null (Foto :adit)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Di tengah gempuran mobil elektrifikasi dengan performa buas, pemerintah Tiongkok justru tengah mengkaji peraturan baru terkait akslerasi mobil. 

Seperti dilansir dari Carnewschina.com (13/11), Kementerian Keamanan Publik Tiongkok tengah menyiapkan rancangan regulasi baru terkait standar keselamatan kendaraan nasional yang berpotensi membawa perubahan besar, terutama dalam hal pembatasan performa akselerasi dan peningkatan fitur keselamatan pada kendaraan listrik.

Aturan yang diberi judul “Kondisi Teknis untuk Keselamatan Operasional Kendaraan Bermotor” ini mengusulkan bahwa mobil penumpang harus memiliki pengaturan bawaan yang membuat akselerasi 0–100 km/jam tidak bisa lebih cepat dari 5 detik. 

Tujuannya jelas untuk  mengurangi risiko kecelakaan akibat performa akselerasi yang terlalu agresif.

BACA JUGA
Otodriver (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Untuk kendaraan listrik murni maupun plug-in hybrid, rancangan tersebut menambahkan sederet ketentuan khusus. Setiap mobil wajib dilengkapi teknologi pencegah salah injak pedal yang mampu mendeteksi dan membatasi tenaga saat mobil dalam keadaan diam atau bergerak pelan. Sistem ini juga harus memberi peringatan audio dan visual agar pengemudi tidak salah menginjak pedal gas.

Selain itu, kendaraan listrik dan plug-in hybrid diwajibkan memiliki sistem yang bisa memutus aliran listrik secara otomatis dalam kondisi tertentu. Misalkan ketika terjadi perubahan kecepatan mendadak lebih dari 25 km/jam dalam 150 milidetik, baik ke arah depan–belakang maupun samping, atau saat airbag mengembang.

Rancangan ini juga menyentuh sistem bantuan pengemudi (ADAS). Mobil yang memiliki fitur tersebut harus memastikan pengemudi telah menjalani pelatihan resmi, baik lewat verifikasi biometrik atau login akun, sebelum sistem diaktifkan. Saat fitur bantuan mengemudi digunakan di atas kecepatan 10 km/jam, mobil wajib memantau keterlibatan pengemudi melalui dua metode sekaligus: deteksi genggaman tangan dan pemantauan pandangan mata.

Untuk mengurangi distraksi, fitur seperti pemutaran video hiburan atau game di layar dasbor akan otomatis dinonaktifkan begitu mobil melaju di atas 10 km/jam. (AW)


Tags Terkait :
Akselerasi Mobil Cina
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tesla Model Y Melakukan Debutnya Di Asia Tenggara

Tesla Model Y L debut di Bangkok International Motor Show untuk pasar ASEAN. Varian Premium AWD lebih besar, baterai 82 kWh, jarak tempuh 681 km WLTP, mendekati Indonesia.

4 minggu yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

1 bulan yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Baby G-Wagon Bakal Seukuran Suzuki Jimny?

Baby G-Class Mercedes-Benz dirumorkan seukuran Suzuki Jimny dengan desain kotak ikonik dan off-road mumpuni. Rendering Motor1 bocorkan debut potensial 2027.

2 bulan yang lalu

Berita
Pabrik Vacuum Cleaner Asal Cina Rilis Mobil Bertenaga 1.876 HP

Pabrikan penyedot debu asal Tiongkok, Dreame, resmi memamerkan mobil pertamanya di ajang CES 2026.

3 bulan yang lalu


Berita
Lepas L8 Sudah Ada Versi Setir Kanannya, Ini Spesifikasinya

Lepas L8 kini resmi hadir versi setir kanannya di Indonesia. Lihat spesifikasinya.

5 bulan yang lalu


Berita
Pemerintah Tiongkok Bakal Batasi Akselerasi Mobil, Tidak Boleh Lebih Cepat Dari 5 Detik 0-100 Km/Jam

Di tengah gempuran mobil elektrifikasi dengan performa buas, pemerintah Tiongkok membuat aturan akselerasi.

5 bulan yang lalu


Berita
Mercedes-Benz CLA L, Asli Buatan Tiongkok

Akan masuk Indonesia?

6 bulan yang lalu


Berita
Perkenalkan Zeekr 9X, PHEV Dengan Baterai Terbesar Di Dunia

Zeekr 9X, SUV plug-in hybrid full-size terbaru dari Geely Automobile resmi membuka masa pre-order di Cina dengan banderol mulai 479.900 yuan atau sekitar Rp1,07 miliar.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Aspira Luncurkan Baterai Penunjang Untuk Mobil Sekelas Fortuner Dan Innova

Aspira luncurkan Battery LN2 dan LN3 untuk Fortuner serta Innova. Baterai standar Eropa dengan kapasitas Ah dan CCA tinggi dukung kelistrikan kendaraan modern.

1 jam yang lalu


Berita
Model Lepas Ini Segera Mengaspal Di Indonesia

Lepas E4 EV rilis Indonesia sebagai produk kedua Chery premium. Debut di Auto China 2026, tenaga 160 kW, range 500 km, platform LEX sama L8.

1 jam yang lalu


Berita
Cargloss Rayakan Kiprah 40 Tahun Di Industri Otomotif Indonesia

Cargloss rayakan 40 tahun industri otomotif Indonesia lewat perayaan dan transisi kepemimpinan ke generasi muda, kuatkan inovasi serta distribusi.

7 jam yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

8 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Mazda EZ-60 Di Tempat Kelahirannya (15 FOTO)

Kunjungan langsung ke markas Changan Chongqing ungkap spesifikasi Mazda EZ-60 Changan: basis Deepal S07, dimensi 4.750 mm, EV 255 hp jarak 600 km CLTC, desain Kodo premium.

10 jam yang lalu