Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Turbo Jadi Senjata Mitsubishi Destinator Bersaing Dengan Kompetitor

Mitsubishi Destinator bermesin turbo 163 PS dijajakan mulai Rp 395 -505 juta. Ini keunggulannya ketimbang kompetitor.
Berita
Senin, 15 Desember 2025 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Destinator – “Premium & Touring with Family” Menegaskan posisinya sebagai SUV premium keluarga untuk touring jarak jauh dengan penuh kebanggaan. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sejak diluncurkan pada Juli 2025, Mitsubishi Destinator telah menunjukkan daya pikatnya untuk pasar otomotif di Indonesia. 

Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah mesin turbonya. Tak pilih-pilih, Tiga Berlian menjejalkan mesin yang sama pada semua variannya yakni GLS, Exceed, Ultimate dan Ultimate Premium yang dijajakan dengan harga Rp 395 juta hingga Rp 505 Juta (OTR Jabodetabek)

Hal inilah yang menjadikannya sebagai sebuah SUV mampu memberikan penyegaran pada pasar dengan pilihan mesin yang biasanya dicantelkan pada mobil yang berada di atasnya. 

Mitsubishi Destinator di GIIAS 2025 (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Turbo 163 PS

Dari spesifikasi, mesin berkode 4B40 sebenarnya bukan mesin yang benar-benar baru. Sebelumnya mesin ini pernah digunakan pada Mitsubishi Eclipse Cross yang pernah dijajakan di Indonesia beberapa waktu lalu. 

BACA JUGA

Dikembangkan dari satu base engine yang sama, tapi di atas kertas ada perbedaan output antara Destinator dan Eclipse Cross. Pada Eclipse Cross ia mampu menoreh daya 150 PS. Sedangkan untuk Destinator mampu memeras daya 163 PS.

“Memang menggunakan basis mesin yang sama antara Destinator dan Eclipse Cross. Antara keduanya punya kompresi yang beda, sistem turbo yang beda dan yang paling signifikan adalah water-cooled intercooler yang digunakan pada Destinator. Sedangkan Eclipse Cross menggunakan air intercooler saja,” terang Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Otodriver sebelumnya pernah menjajal kinerja SUV bertransmisi CVT ini. Dari pengetesan standar kami (hanya pengemudi saja) akselerasi 0-100 km/jam dilahap dalam waltu 8,2 detik. Sebuah angka yang cukup baik untuk sebuah SUV 7 seater.  

Sedangkan untuk konsumsi bahan bakarnya tak mengecewakan. Angka 17,7 km/liter digapai pada kecepatan konstan 90 km/jam dan 10.5 km/liter untuk kecepatan rata-rata 22km/jam.

Pemilihan girboks CVT dinilai tepat, girboks ini tidak terasa lemot dan relatif responsif. Mungkin ada kekurangan sedikit di mana akan lebih baik jika dilengkapi dengan paddleshift ataupun manual shift mode yang tentunya akan lebih menyenangkan, terutama bagi yang suka sensasi berkendara.

Mesin Turbo dengan water-to-air Intercooler (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Perawatan Mesin Turbo

Mesin turbo diidentikan dengan mesin yang lebih rumit dan punya tambahan biaya tersendiri dalam perawatannya. Namun pihak Mitsubishi menepis keraguan tersebut. 

Dalam laman resminya dikatakan bahwa mesin Destinator ini sangat mudah dirawat dan perlakuannya pun dapat dikatakan sama dengan mesin non turbo.

Jika dulu mesin turbo wajib dijeda beberapa saat sebelum dimatikan sehabis digunakan, maka kondisi tersebut tak diperlukan lagi pada mesin SUV rakitan Cikarang ini. Keberadaan sistem pendingin turbo dengan prinsip water-to-air mampu menjaga suhu udara yang dimampatkan ke mesin tetap stabil. Jadi mesin aman dimatikan kapan saja.

Kendati demikian, pengguna All-New Destinator harus memperhatikan beberapa hal agar mesin tersebut awet dan dalam kondisi prima.

  1. Ganti oli mesin rutin. Perhatikan spesifikasi oli mesin yang dianjurkan spesifikasinya dan jangan sampai terlewat untuk penggantian olinya lantaran turbo dan sistemnya perlu kualitas oli yang sangat baik dalam pelumasan bagian-bagian pentingnya.
  2. Selalu menggunakan bahan bakar yang berkualitas. Penggunaan BBM beroktan 95 menjadi standarnya. Dengan menggunakan bahan bakar sesuai yang dianjurkan, terutama pada mesin turbo, performa kendaraan akan lebih optimal, mesin bekerja lebih halus, serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. 
  3. Filter udara selalu dipantau kebersihannya. Kinerja mesin turbo sangat ditentukan dari pasokan udara ke dalam mesin. Pengguna Destinator selalu jaga kebersihan saringan udara ke mesin agar kinerja turbo tetap maksimal.
  4. Panaskan mesin  terlebih dahulu jika mobil akan dipakai. Hal ini bertujuan agar oli tetap bersirkulasi dalam mesin dan juga turbo, sehingga bagian internalnya terlumasi dengan baik. (SS)

Tags Terkait :
Mitsubishi Destator SUV Premium 7 Seater
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pajero Sport Dikontinyu, Tapi Bakal Naik Kelas dengan Menyandang Nama Ini

Pajero Sport dikontinyu diganti All New Pajero yang naik kelas dengan sasis tangga untuk menyaingi Land Cruiser Prado 250 dan Ford Everest.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Sport, Sebuah SUV Hasil Pembiakan Dari Pikap Yang Berbekal Mesin Diesel Canggih

Pajero Sport, SUV yang dikembangkan dari pikap dengan dukungan mesin yang berkarakter

4 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Bidik All New Pajero, Jadi Rival Setara Land Cruiser

Pajero bakal menghangatkan segmen SUV mid size premium yang selama ini dikuasai Prado.

6 bulan yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

6 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Kenalan Sama M8, MPV Listrik Yang Dipilih Jadi Produk Pembuka BAW di Indonesia

BAW M8 EV peluncuran Indonesia direncanakan sebagai produk pembuka Beijing Automobile Works di GIIAS 2026 dengan jarak tempuh 505 km.

2 jam yang lalu


Berita
CATL - BYD Saling Susul, Perlombaan Baterai Solid-State di China Makin Panas

Perlombaan baterai solid-state CATL BYD 2027 makin panas, CATL targetkan produksi pilot 2027 menyusul langkah agresif BYD di China.

3 jam yang lalu


Komparasi
Sama-Sama Toyota, Ini Beda Karakter Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4

Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4 menampilkan dua karakter berbeda dari Toyota pada SUV 4x4 berbasis platform IMV, mulai dari pilihan mesin hingga geometri off-road.

5 jam yang lalu


Berita
Wuling Berkolaborasi Dengan API Menampilkan Mitra EV Ambulans

Dalam gelaran Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Wuling bekerja sama dengan API hadirkan ambulans.

5 jam yang lalu


Berita
Komparasi EV 300 Jutaan, Changan Nevo QO5 vs Jaecoo J5 vs MG S5 Magnify

Changan Nevo QO5, MG S5, dan Jaecoo J5 kini menjadi tiga pilihan menarik di kelas SUV listrik dengan harga yang relatif berdekatan.

9 jam yang lalu