Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

India Dan Pakistan Berpotensi Pasok Etanol Buat Indonesia

Butuh pra-kondisi tertentu bagi mesin mobil untuk mengonsumsi Etanol
Berita
Kamis, 23 Oktober 2025 07:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Meski bisa langsung konsumsi Etanol, potensi mesin panas dan korosi masih menghantui (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Nama Etanol tetiba muncul dalam carut marut pengadaan BBM untuk penyedia bahan bakar swasta setidaknya sebulan terakhir. 

Dalam satu sesi diskusi bertajuk Peranan Bioethanol dalam Industri dan Otomotif yang dihelat oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Senin (20/10), di Jakarta, muncul beragam penjelasan soal pemakaian bahan bakar organik tersebut. 

Peneliti Teknik Pangan Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (FTI-ITB), Prof. Ir. Ronny Purwadi, M.T., Ph.D, menjadi salah satu pembicara menyebutkan bahwa produk yang bisa jadi campuran bahan bakar itu bukanlah barang baru untuk dunia otomotif. 

Ia memaparkan bahwa di medio 1908, sekitar era munculnya Ford T, ternyata jadi salah satu bahan baku untuk mesin bakar mobil pertama itu. 

BACA JUGA

Sejurus kemudian dijelaskan bahwa Bioetanol sendiri secara prinsip merupakan hasil fermentasi dari senyawa karbohidrat yang diperoleh dari tanaman seperti tebu, singkong, ataupun jagung. 

Diterangkanya lagi, tanpa ingin terlibat dalam debat kusir soal bahan Etanol akhir-akhir ini, Indonesia sebenarnya sudah punya regulasi standar soal penerapan Etanol. 

Disebutkannya tentang SNI 7390 tahun 2012 untuk Bioetanol Terdenaturisasi untuk bensin yang berisi: 

- Menetapkan persyaratan mutu dan metode pengujian untuk Bioetanol yang akan dicampurkan dengan bensin (Gasohol). 

- Menyatakan kadar Etanol minimum yang digunakan sebagai bahan bakar jenis Bioetanol adalah 94-99,5 persen. 

Walaupun begitu Guru Besar Fakultas Teknik Industri ITB itu mengakui bahwa masih ada jalan yang panjang untuk menjadikan bahan penunjang BBM itu bisa dihasilkan tanaman bisa dipakai secara massal. 

Salah satunya, soal nilai ekonomis dari Etanol yang jika melihat besaran volume bahan bakar untuk kendaraan di Indonesia masih belum bisa dicukupi dari pasokan dalam negeri. 

Disebutkan lagi oleh pria yang pernah merilis jurnal berjudul Bioetanol Production via Syngas Fermentation (2018) setidaknya ada dua negara di sekitar Indonesia yang punya stok Etanol besar yaitu India dan Pakistan. 

Di sisi lain, diakuinya juga bahwa penerapan untuk mesin kendaraan di tahun produksi tertentu butuh penyesuaian. “Untuk mesin tahun 2006 ke atas umumnya sudah bisa memakai BBM yang mengandung Etanol,” ungkapnya. (EW)

Ketersediaan bahan baku pembuatan Bioetanol dari dalam negeri masih belum bisa dijamin (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Etanol Bbm
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Renault dan Geely Bikin Mesin Yang Bisa Pakai 100 Persen Etanol

Nantinya akan dipasangkan dengan motor listrik sebagai paket EREV.

1 minggu yang lalu

Berita
Toyota Ikut Berperan Dalam Pengembangan Bietanol Indonesia

Saat ini sudah beredar di sejumlah SPBU dengan nama Pertamax Green berspesifikasi E5.

1 minggu yang lalu


Berita
Etanol 10 Persen Jadi Standar Baru BBM 2027, Siap Menggunakan Bensin Campuran?

Etanol E10 akan menjadi campuran wajib bensin mulai 2027. Begini penjelasan ahli mengenai dampaknya terhadap mesin mobil.

1 minggu yang lalu

Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

2 minggu yang lalu


Berita
Ini Lokasi SPBU Pertamina di Jakarta Yang Menyediakan Pertamax Green 95

Semester kedua 2026 semua SPBU di Indonesia wajib menyediakan BBM berkandungan E5.

1 bulan yang lalu

Berita
Suzuki India Pasarkan Wagon R FFV Yang Bisa Minum Bensin Campur Etanol

Suzuki Wagon R FFV flex fuel India menjadi kendaraan flex-fuel produksi massal pertama di India yang mampu menggunakan campuran bensin dan etanol E20 hingga E85.

1 bulan yang lalu


Berita
SPBU Terapkan Bensin Campur Etanol Mulai Juli 2026, Aman Dipakai Jangka Panjang?

Mulai Juli 2026 seluruh SPBU di Jawa wajib menjual bensin campuran etanol 5 persen atau E5. Apakah aman untuk mobil dalam jangka panjang? Simak penjelasan ahli ITB.

1 bulan yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Chery Tiggo 9 CSH Kuat Dipakai Nobar Semalam Suntuk

Fitur Vehicle-to-Load (V2L) milik Chery Tiggo 9 CSH dapat digunakan untuk nonton bareng.

10 jam yang lalu


Berita
Suzuki Siapkan Mobil Listrik Kecil Penantang BYD Atto 1, Intip Bocorannya

Suzuki Vision e-Sky peluncuran Eropa 2027 direncanakan sebagai mobil listrik kecil dengan jarak tempuh lebih dari 270 km, bersaing dengan BYD Atto 1 dan Honda Super One.

11 jam yang lalu


Berita
BMW Tes Biosolar Murni di Tiga Negara Eropa

Solar yang termasuk bahan bakar rendah emisi terus diriset banyak pabrikan untuk lebih ramah lingkungan.

12 jam yang lalu


Truk
Bukan Hanya Rambo, REO M35 Jadi Bintang di Film-Film Perang Hollywood

REO M35 bintang film perang Hollywood tampil dalam berbagai film perang Vietnam. Truk militer legendaris ini juga digunakan TNI sejak era 1970-an.

13 jam yang lalu


Berita
Geely Coolray Bakal Diungkap Harganya di GIIAS 2026, Rp 200 Jutaan?

Geely Coolray resmi diperkenalkan di Indonesia. Bocoran harganya sangat terjangkau.

15 jam yang lalu