Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tesla Recall 1,6 Juta Unit Di Tiongkok, Fitur Autopilot Bermasalah

Fitur autopilot bermasalah
Berita
Jumat, 5 Januari 2024 18:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Awal tahun 2024 Tesla harus menelan pahit di pasar Tiongkok, semua model yang dijual harus ditarik dari pasar karena fitur autopilotnya bermasalah. Temuan ini didapati pada semua mobil yang produksinya mulai Agustus 2023 hingga Desember 2023.

Sejumlah model yang pembuatan di Cina seperti model 3 dan 4 serta sejumlah model yang lebih premium harus mematuhi regulator Cina, tarik dari pasar. Sebagaimana dikutip dari laman Bloomberg pekan ini (5/1).  Ada sejumlah fungsi pada sistem mengemudi sendiri itu yang justru meningkatkan potensi tabrakan serta tidak bisa dipahami dengan mudah oleh pengemudi. Temuan ini dianggap sangat berisiko bagi munculnya lebih banyak kecelakaan saat aktivasi fitur otomatis itu saat berkendara.

Kebijakan ini sebenarnya juga melengkapi hal serupa yang pernah dikemukana oleh regulator kendaraan bermotor Amerika Serikat, NHTSA, yang juga mengindikasikan bahwa fitur yang dibanggakan pihak Tesla itu ternyata tidak cukup mudah untuk bisa dipahami kinerja oleh pengemudi Tesla sendiri.

Pihak NHTSA sendiripun telah bersikap untuk terus melakukan penyelidikan terhadap setiap model yang dilansir Tesla. Setidaknya akan ada 2 juta unit yang perlu cek ulang untuk memastikan kinerja fitur tesebut.

BACA JUGA

Sistem kontrol kemudi otomatis Tesla ternyata semakin memunculkan berbagai temuan yang membahayakan pengendara. Padahal Elon Musk, sang pendiri Tesla, telah berulang kali sesumbar bahwa fitur swa berkendara itu merupakan terobosan teknologi masa depan.

Padahal pada kenyataannya, konsenterasi pengemudi saat fitur tersebut aktif malah seperti mengemudi secara konvensional alias masih tetap memegang kendali manuver saat mobil berjalan. Sejumlah perbaikan atas isu itu harus dilakukan pada unit produksi Oktober 2022 hingga November 2023, ditambah ada beragam pembenahan peranti lunak yang lain pada mobil-mobil yang terindikasi bermasalah tersebut.

Tesla juga harus menarik 7.538 sedan Model S dan kendaraan sport Model X di Tiongkok karena diduga dudukan pintu bisa terlepas saat terjadi tabrakan. Hal ini terjadi pada unit produksi Oktober 2022 hingga November 2023.(EW)


Tags Terkait :
Tesla
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 hari yang lalu


Crash Test
Ferrari Luce Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia Yang Diuji Tabrak Euro NCAP

Ferrari Luce EV supercar pertama yang direncanakan menjalani uji tabrak Euro NCAP, menandai langkah baru keselamatan bagi supercar listrik Ferrari.

1 hari yang lalu


Berita
Sebelum Ke Indonesia, Intip Spesifikasi BYD Atto 3 Facelift Yang Akan Meluncur di Malaysia

BYD Atto 3 facelift peluncuran Malaysia dijadwalkan 5 Juni. SUV listrik ini hadir dengan pembaruan desain eksterior dan interior serta peningkatan spesifikasi performa.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Terbaru Telah Dipesan 30.000 Unit Hanya Dalam Waktu Satu Minggu

BYD Atto 3 terbaru dipesan 30000 unit satu minggu setelah peluncuran di China. SUV listrik ini dilengkapi baterai Blade 2.0 dengan jarak tempuh hingga 630 km.

2 hari yang lalu

Berita
MG 4X Resmi Dirilis Di Cina

MG 4X peluncuran resmi di Cina dilakukan SAIC Motor. SUV listrik kompak ini menggunakan platform Nebula dengan penggerak roda belakang dan jarak tempuh hingga 610 km.

5 hari yang lalu

Berita
Xpeng Lakukan Serah Terima 100 G6 Ke Konsumen

Xpeng Indonesia melakukan serah terima 100 unit Xpeng G6 kepada konsumen. Langkah ini memperkuat posisi merek di pasar kendaraan listrik Tanah Air dengan fokus pada pengalaman pelanggan.

1 minggu yang lalu

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 minggu yang lalu

Berita
Xpeng Ungguli Tesla, Produksi Masal Robotaxi Segera Dimulai

Xpeng mengungguli Tesla dalam pengembangan Robotaxi dengan memanfaatkan model GX yang sudah ada, sehingga mampu memangkas biaya dan segera memulai produksi massal.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

3 menit yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

3 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

9 jam yang lalu