Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Perhatian, Saat Musim Libur Lebaran Ada Pembatasan Jalan Untuk Truk

Berikut kendaraan angkut barang lainnya
Berita
Senin, 18 Maret 2024 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pihak Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta melibatkan para pakar dan akademisi di bidang transportasi telah menggelar survei potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2024 (14/3)

Berdasarkan data-data temuan ditengarai ada potensi peningkatan pergerakan masyarakat selama musim libur lebaran 2024. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sekitar 193,6 juta orang.

Menurut Menhub, Budi Karya Sumadi, pemerintah akan memberlakukan kebijakan yang efektif untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang mengakibatkan kepadatan di simpul dan di ruas jalan melalui pola perjalanan, pola transportasi, dan pola lalu lintas.

Upaya yang dilakukan diantaranya dengan melakukan pengaturan waktu mudik, penetapan diskon tarif transportasi massal untuk mudik lebih dini, mudik gratis, rekayasa lalu lintas, diskon tarif jalan tol, hingga pengaturan lalu lintas terutama pada daerah yang berisiko terjadi kepadatan luar biasa.

BACA JUGA

Terbitnya SKB Pengaturan Lalu Lintas

Dalam mengantisipasi meningkatnya jumlah perjalanan orang pada saat mudik Lebaran 2024, Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri dan Kementerian PUPR telah resmi menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2024/1445 H pada tanggal 5 Maret 2024.

Pada SKB tersebut memuat pengaturan pembatasan operasional angkutan barang pada libur Lebaran 2024. SKB Nomor: KP-DRJD 1305 Tahun 2024, SKB/67/11/2024, 40/KPTS/Db/2024 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Irjen Pol. Aan Suhanan, dan Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian.

Kebjakan ini mengatur dan melakukan pembatasan transportasi demi keselamatan, kenyamanan serta ketertiban bersama. Salah satu rincian dari program untuk mengurangi potensi kemacetan akut adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.  

Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih. Kemudian mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.

Kendaraaan angkutan barang yang dikecualikan dari pembatasan atau tetap bisa beroperasi yaitu yang mengangkut BBM/BBG, hantaran uang, logistik pemilu, hewan dan pakan ternak, pupuk, penanganan bencana alam, serta barang pokok.

Namun kendaraan tersebut harus dilengkapi dengan surat muatan dengan beberapa ketentuan, yakni diterbitkan oleh pemilik barang yang diangkut, surat muatan yang berisi keterangan jenis barang, tujuan, dan nama serta alamat pemilik barang. Terakhir, ditempelkan pada kaca depan sebelah kiri angkutan barang.

“Pembatasan mobilitas angkutan barang saat libur lebaran nanti dilakukan agar kelancaran lalu lintas terjamin. Jumlah volume kendaraan diprediksi akan bertambah, baik di jalan tol maupun non tol," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno, seperti dikutip dari laman situs Kementerian Perhubungan.  

Adapun waktu pelaksanaan pembatasan operasional angkutan barang di ruas tol diberlakukan mulai hari Jumat, 5 April 2024 pukul 09.00 waktu setempat sampai dengan hari Selasa, 16 April 2024 pukul 08.00 waktu setempat.

Ruas Jalan Tol yang Dibatasi

1. Lampung dan Sumatera Selatan: Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu  Agung.

2. DKI Jakarta-Banten dan Jakarta-Tangerang-Merak.

3. DKI Jakarta: (Prof. DR. Ir. Sedyatmo; Jakarta Outer Ring Road (JORR); dan Dalam  Kota Jakarta.

4. DKI Jakarta dan Jawa Barat:  ruas Jakarta-Bogor-Ciawi-Cigombong-Cigombong-Cibadak, Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, dan ruas Jakarta-Cikampek.

5. Jawa Barat: Cikampek-Purwakarta-Padalarang-Cileunyi, Cileunyi-Cimalaka-Dawuan, Cikampek-Palimanan-Kanci, Jakarta-Cikampek II Selatan (Fungsional).

6. Jawa Barat-Jawa Tengah : Kanci-Pejagan.

7. Jawa Tengah:  Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang, Krapyak-Jatingaleh, Jatingaleh-Srondol, Jatingaleh-Muktiharjo, Semarang-Solo-Ngawi, Semarang-Demak, Jogja-Solo (Fungsional).

8. Jawa Timur: Ngawi-Kertosono-Mojokerto-Surabaya-Gempol-Pasuruan-Probolinggo, Surabaya-Gresik, Pandaan-Malang.

Ruas Jalan Non Tol yang Berlaku Pembatasan

1. Sumatera Utara: Medan-Berastagi, Pematang Siantar-Parapat Simalungun-Porsea.

2. Jambi dan Sumatera Barat: Jambi-Sarolangun-Padang, Jambi-Tebo-Padang, Jambi-Sengeti-Padang, Padang-Bukit Tinggi.

3. Jambi-Sumatera Selatan-Lampung, Jambi-Palembang-Lampung.

4. DKI Jakarta-Banten: Jakarta-Tangerang-Serang-Cilegon-Merak.

5. Banten: Merak-Cilegon-Lingkar Selatan Cilegon-Anyer-Labuhan, Jalan Raya Merdeka-Jalan Raya Gatot Subroto, Serang-Pandeglang-Labuhan.

6. DKI Jakarta-Jawa Barat: Jakarta-Bekasi-Cikampek-Pamanukan-Cirebon.

7. Jawa Barat: Bandung-Nagreg-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar, Bandung-Sumedang-Majalengka, Bogor-Ciawi-Sukabumi-Cianjur.

8. Jawa Barat-Jawa Tengah: Cirebon-Brebes.

9. Jawa Tengah: Solo-Klaten-Yogyakarta, Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal- Semarang-Demak, Bawen Magelang-Yogyakarta, Tegal-Purwokerto.

10. Jawa Tengah-Jawa Timur: Solo-Ngawi.

11. Yogyakarta: Jogja-Wates, Jogja-Sleman-Magelang, Jogja-Wonosari,  dan jalur jalan lintas Selatan (jalan Daendeles).

12. Jawa Timur: Pandaan-Malang, Probolinggo-Lumajang, Madiun-Caruban-Jombang, Banyuwangi-Jember.

13. Bali: Denpasar-Gilimanuk.

Baca juga: Tragedi Bawen: Sopir Banyak Lupa Rem Truk Bukan Hanya Di Pedal

Baca juga: Tiga Prinsip Mendesain Truk Cara UD Trucks


Tags Terkait :
Truk Odol Mudik Lebaran Kemacetab Tol Transjawa Tolsumatera
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Razia Beban Truk Di Tol Cipali Dengan Bantuan Teknologi

Akan sulit mengelak soal kelebihan muatan

2 tahun yang lalu


Truk
Masih Ada Polemik, Zero ODOL Malah Ditunda Sampai 2027

Ini merupakan langkah mundur jika dibiarkan terus

9 bulan yang lalu


Truk
Tiap Truk Habiskan Rp 100-Rp 150 Juta Setahun Buat Jatah Pungli, Ini Antisipasinya

Padahal beban biaya perbaikan jalan akibat truk ODOL sudah triliunan.

1 tahun yang lalu


Truk
Tol Cipularang ‘Gerak Lagi’, Razia ODOL Digelar

Perlu kesadaran semua pihak atas masalah kendaraan kelebihan muatan.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

10 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

10 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

11 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

12 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

13 jam yang lalu