Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemudik Bisa Ikut Cek Mutu Bus Lewat Aplikasi MitraDarat

Untuk menghindari dari potensi kecelakan di perjalanan
Berita
Sabtu, 30 Maret 2024 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat pengguna bus untuk terlebih dulu mengecek kelaikan jalan transportasi tersebut di aplikasi MitraDarat demi memastikan keamanan dan keselamatan di perjalanan.

"Pada aplikasi MitraDarat ada fitur untuk mengecek kelaikan jalan angkutan bus baik bus AKAP (angkutan antarkota antarprovinsi) maupun pariwisata. Masyarakat tinggal memasukkan nomor kendaraan pada fitur "Cek Laik" di aplikasi nanti keluar keterangan bus tersebut laik jalan atau tidak," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno pekan ini (26/3).

Hendro menyampaikan laik atau tidaknya kendaraan akan terlihat dari izin operasional angkutan dan keterangan kelulusan uji berkala, yang akan muncul ketika nomor kendaraan dimasukkan pada aplikasi.

"Ini sangat penting dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi di jalan. Maka kami imbau seluruh masyarakat baik yang menyewa kendaraan bus atau yang menjadi penumpang pada umumnya dapat memastikan busnya aman dan berkeselamatan sebelum melakukan perjalanan," ujar Hendro, sepert dikutip dari Antara.

BACA JUGA

Ditjen Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) juga berupaya mewujudkan keselamatan angkutan jalan di momen libur lebaran dengan melakukan ramp check angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP), angkutan lintas batas negara dan angkutan pariwisata.

“Bersama-sama dengan Dinas Perhubungan provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Ramp check tidak hanya dilakukan menjelang angkutan lebaran saja namun pengecekan secara rutin dan mandiri dilaksanakan juga oleh PO (perusahaan otobus) Bus," jelasnya.

Ada ribuan bus bermasalah teknis

Hendro mengatakan ramp check menjelang masa angkutan lebaran ini dilakukan mulai  21 Februari hingga 31 Maret 2024, sehingga apabila ditemukan kekurangan pada kendaraan bus dapat diperbaiki sebelum periode angkutan lebaran yang akan dimulai pada 3 April 2024.

"Hingga kemarin (25/03) pukul 10 pagi sedikitnya telah dilakukan pemeriksaan kelaikan pada 20.173 bus," ungkap Dirjen Hendro.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.752 armada diizinkan operasional, 3.661 armada mendapat peringatan perbaikan, dan sisanya dilarang operasional karena tidak memenuhi aspek keselamatan jalan.

Seluruh rangkaian rampc heck dilaksanakan di tiap Terminal Tipe A, Terminal Tipe B, Terminal Tipe C dan Pool Bus Pariwisata oleh masing-masing instansi terkait sesuai dengan kewenangannya.

"Kami imbau seluruh PO Bus baik AKAP maupun pariwisata agar seluruh armada memenuhi kelaikan sehingga dapat mengakomodir kebutuhan layanan pada angkutan lebaran," katanya.

Masyarakat yang akan menyewa bus pariwisata juga diimbau untuk memberikan tempat istirahat bagi pengemudi di area lokasi wisata dan bila bermalam di area wisata atau tujuan, agar pengemudi dapat optimal pada saat mengendarai armada mengantar pengguna jasa keesokan harinya.

"Kami akan terus mengawal, mengawasi, dan monitoring pelaksanaan ramp check hingga angkutan lebaran dapat berlangsung selamat, aman, dan nyaman," kata Hendro.

Baca juga: Ditjen Hubdat: Tidak Boleh Ada Klakson Telotet

Baca juga: Kemenhub: Kuota Mudik Gratis Dengan Bus Naik


Tags Terkait :
Mudik Lebaran 2024 Toltransjawa Tolfungsional Kemenhub Dishub Korlantas Jasamarga Rampcheck
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Catat! Berikut Skema One Way dan Contraflow di Tol Cikampek hingga Kalikangkung

Penerapan skema di atas untuk mengurangi kemacetan saat mudik lebaran 2023.

2 tahun yang lalu


Berita
Hingga Hari Ini 1 Juta Pemudik Mobil Belum Kembali, One Way Dan Contraflow Dilanjutkan

Kebijakan jalur satu arah dan contra flow diberlakukan secara situasional tergantung kepadatan jalan tol.

7 bulan yang lalu

Berita
Tanggal 6 April Ada One Way Lagi Buat Arus Balik Di Tol Trans Jawa

Di mulai dari GT Kalikangkung ke arah barat. Ketahui kapan waktu one way arus balik.

7 bulan yang lalu


Berita
Ada Jalur One Way Jakarta-Semarang Saat Musim Mudik 2025, Catat Tanggalnya

Untuk tol dalam kota Semarang akan diberlakukan secara situasional.

8 bulan yang lalu


Berita
Korlantas Polri: Akan Ada Kebijakan “One Way“ Di Tol Jawa Tengah Saat Musim Mudik 2025

Tidak perlu memaksakan diri untuk masuk ke rest area jika kondisiya sudah padat

8 bulan yang lalu

Berita
Korlantas Polri: Menunda “One Way” Hari Ini

Arus lalu lintas masih dianggap ‘normal’

1 tahun yang lalu


Tips
Berkendara Contra Flow Saat Mudik Perlu Paham Jurus Ini

Menggunakan jalur rekayasa perlu pemahaman tersendiri

1 tahun yang lalu


Berita
Ganjil-Genap, Contraflow, Dan One Way Mudik Tol Trans Jawa Berlaku Mulai 5 April 2024, Ini Skema Lengkapnya

 Arus mudik lebaran tahun 2024 ini diprediksikan bakal meningkat jika dibandingkan tahun 2023 lalu.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

2 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

8 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 10 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

11 jam yang lalu