Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Diesel Toyota Tengah Diinvestigasi Terkait Penyimpangan Sertifikasi. Produk Indonesia Terimbas

Toyota Industries Corporation (TICO) memberikan laporan kepada Toyota Motor Corporation (TMC) bahwa mereka menerima laporan dari komite investigasi terkait dengan menyelidiki potensi penyimpangan sert
Berita
Selasa, 30 Januari 2024 09:40 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Nampaknya Toyota masih berada di bawah mendung. Setelah kasus yang menimpa anak perusahaannya, Daihatsu, kini raksasa otomotif Jepang ini kembali mendapat masalah pada mesin dieselnya.

Toyota Industries Corporation (TICO) memberikan laporan kepada Toyota Motor Corporation (TMC) bahwa mereka menerima laporan dari komite investigasi terkait dengan menyelidiki potensi penyimpangan sertifikasi.

Dari keterangan pada situs resmi Toyota (29/01), penyimpangan ini menyangkut sertifikasi emisi domestik yang tidak tepat pada mesin diesel yang dibuat TICO untuk Toyota, di mana penyelidikan menemukan kejanggalan selama pengujian output tenaga untuk sertifikasi tiga model mesin diesel.

Disebutkan bahwa kinerja output tenaga mesin diukur menggunakan ECU dengan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan untuk produksi massal.

BACA JUGA

Dugaan penyimpangan sertifikasi mesin diesel Three Ovals ini berdampak pada 10 model kendaraan secara global. Enam model di antaranya dipasarkan di Jepang.

Sejauh ini pihak Toyota telah memverifikasi ulang kendaraan yang diproduksi massal di pabriknya serta memastikan bahwa mesin dan kendaraan yang berdampak sudah memenuhi standar output kinerja mesin. Karenanya perusahaan tak peru menghentikan penggunaan mesin atau kendaraan yang berdampak.

Walau demikian TICO memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman mesin diesel yang terdampak penyimpangan sertifikasi itu.

"Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan kami yang telah lama mendukung kendaraan yang terkena dampak dan menunggu, serta kepada seluruh pemangku kepentingan lainnya atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran signifikan yang ditimbulkan," tulis Toyota dalam keterangan resminya.

Dalam tindakan lebih lanjut, Toyota juga akan meminta otoritas nasional untuk memeriksa dan memastikan terlebih dahulu bahwa kendaraan memenuhi berbagai standar sehingga pelanggan dapat mengemudikan kendaraannya dengan tenang. Toyota menyebut bahwa proses sertifikasi yang tepat merupakan syarat utama dalam menjalankan bisnis sebagai produsen mobil.

"Kami menyadari betapa seriusnya fakta bahwa pelanggaran sertifikasi yang berulang kali terjadi di TICO, seperti yang terjadi di Daihatsu, telah mengguncang fondasi perusahaan sebagai produsen mobil," ucap Toyota.

Lalu apakah permasalahan ini berdampak pada produk Toyota di Indonesia?

Merujuk pada rilis yang TMC, Toyota Fortuner masuk dalam daftar, termasuk yang dibuat oleh Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN). Walau demikian PT TMMIN mengonfirmasi bahwa isu skandal ini tidak berdampak pada model yang diproduksi untuk konsumsi tanah air. Mengutip dari Tempo.com, Presiden Direktur TMMIN Bob Azam membeberkan produk yang terdampak ditujukan bagi pasar Eropa, Timur Tengah dan Asia, tapi tidak yang dipasarkan di Indonesia.

"Ini isu homologasi yang terjadi di Jepang, jadi tidak berkaitan dengan produk yang beredar di Indonesia. Berdampak hanya kepada sebagian yang model ekspor karena homologasinya berbeda," kata Bob.(SS)

Markondez

Tags Terkait :
Toyota Diesel Toyota Sertifikasi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

15 jam yang lalu

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Malah Dibanderol Lebih Murah Dari Fortuner

Harga Toyota Land Cruiser FJ Thailand: 1.269.000 Bath (Rp678 juta), lebih murah dari Fortuner Leader G ke atas di Bangkok Motor Show 2026.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

3 hari yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

6 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

9 jam yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakusisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

10 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Luncurkan ID.Buzz Eclipe Edition, Ini Perbedaannya

Volkswagen luncurkan ID.Buzz Eclipse Edition edisi terbatas di Indomobil Expo. Harga Volkswagen ID.Buzz Eclipse Edition mulai Rp1,495 miliar dengan platform MEB dan jarak 573 km.

10 jam yang lalu