Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Tarik Puluhan Ribu Kona Karena Masalah Ini

Hyundai melakukan penarikan kembali kepada sepuluh ribu lebih Kona yang dijual di Amerika Serikat. Apa masalahnya?
Berita
Selasa, 2 Januari 2024 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Hyundai melakukan recall kepada 10.984 unit Kona di Amerika Serikat, karena kabel baterai 12 volt dapat lecet pada braket modul kontrol mesin.

Dilansir autoevolution, gesekan ini dapat menyebabkan korsleting, yang dapat meningkatkan risiko kebakaran pada ruang mesin. 

Melihat hal ini, lembaga keselamatan di AS, Insurance Institute for Highway Safety memberikan laporan kepada Hyundai Motor America karena terjadi kebakaran pada ruang mesin setelah uji tabrak Hyundai Kona dengan kecepatan 40 mil per jam (64 km/jam).

IIHS mengamati asap dan api yang keluar dari ruang mesin Kona sekitar dua menit setelah uji tabrakan tabrakan frontal. IIHS juga melaporkan bahwa rumah modul kontrol mesin mengalami korsleting listrik dan suhu yang meningkat, menyalakan kembali api dua kali lagi setelah kebakaran awal.

BACA JUGA

Peristiwa tersebut  terjadi pada November 2023. Pada akhir bulan, orang-orang di Hyundai Motor America sudah mulai menyelidiki kendaraan uji coba untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. 

Selama pemeriksaan, HMA menemukan bahwa braket modul kontrol mesin didorong langsung ke kabel baterai positif.

Mesin Kona

Kabel yang terbuka menyebabkan korsleting listrik, yang menyebabkan kebakaran pasca-kecelakaan yang diamati oleh petugas keselamatan di Insurance Institute for Highway Safety. 

Sebelum mengeluarkan penarikan ini, divisi Amerika Serikat produsen mobil Korea Selatan ini melakukan uji tabrak yang dilakukan oleh IIHS terhadap kona yang telah diberikan selubung kabel pelindung.

HMA memastikan tidak ada kerusakan pada kabel positif, yang berarti tidak ada korsleting listrik. Berdasarkan pengujian ini, Hyundai Motor America memutuskan untuk melengkapi populasi kendaraan yang disebutkan di atas dengan selubung untuk kabel positif. 

Perbaikan ini akan dilakukan pada mobil produksi tanggal 18 Desember, yang berarti bahwa kendaraan yang diproduksi setelah 18 Desember tidak akan mengalami korsleting jika terjadi tabrakan tabrakan frontal.

Sementara untuk pasar Indonesia, rasanya tidak akan terdampak mengingat model produksi Amerika Serikat dengan yang dijual di tanah air berbeda. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak Hyundai untuk recall ini. Kami juga sudah menanyakan via pesan singkat ke Pubic Relation Hyundai, namun masih belum ada tanggapan. (AB).


Tags Terkait :
Hyundai Kona
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Almaz VS Kona VS HR-V Prestige. Siapa Paling Irit?

Selain menguji performanya, ketiga mobil juga kami tes konsumsi bahan bakarnya keluar kota. Di antara ketiganya, siapa yang paling irit?

6 tahun yang lalu


VIDEO: Wuling Almaz VS Hyundai Kona VS Honda HR-V 2019 | Review Indonesia | OtoDriver

Pada video ini reviewer OtoDriver, Fitra Eri, Ahmad Biondi, dan Aditya Widiutomo melompat ke balik setir Wuling Almaz, Hyundai Kona, dan Honda HR-V.

Berita | 6 tahun yang lalu


Komparasi
Mencicipi Performa HR-V VS Kona VS Almaz di Tol Cipularang

Beberapa waktu lalu, OtoDriver berkesempatan untuk menguji performa tiga SUV harga Rp 300 jutaan.

6 tahun yang lalu


Komparasi
Almaz VS Kona VS HR-V, Mana yang Paling Irit di Rute Jakarta-Bandung?

Pengujian kali ini menggunakan metode full to full. Ketiga mobil dikendarai dengan kecepatan normal dan menghidupkan AC.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Masih Dipakai Tapi Nilainya Turun, Salah Timing Jual Bisa Rugi Puluhan Juta

Mobil masih dipakai tapi nilainya diam-diam turun. Salah timing jual mobil operasional bisa membuat perusahaan rugi hingga puluhan juta rupiah per unit.

5 jam yang lalu


Berita
TikTok Bikin EV Hasil Kolaborasi Dengan Seres dan CATL

Harga EV kolaborasi TikTok Seres CATL berkisar Rp263-395 juta untuk EV crossover hasil kolaborasi Seres dan CATL yang diluncurkan tahun ini.

6 jam yang lalu


Berita
Nissan Evalia Bakal Hadir Kembali Dengan Teknologi PHEV Dan Kemampuan Off-road Ringan

Nissan Evalia PHEV off-road 2026 direncanakan kembali ke pasar China sebagai penerus NV200 dengan teknologi plug-in hybrid dan kemampuan off-road ringan.

11 jam yang lalu


Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

12 jam yang lalu


Crash Test
Ferrari Luce Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia Yang Diuji Tabrak Euro NCAP

Ferrari Luce EV supercar pertama yang direncanakan menjalani uji tabrak Euro NCAP, menandai langkah baru keselamatan bagi supercar listrik Ferrari.

12 jam yang lalu