Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

"All New" Hyundai Kona Electric: Menciptakan Pasar Baru

Sudah dirakit di Indonesia
Berita
Minggu, 16 Juni 2024 14:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Hyundai Kona EV diperkirakan rilis perdana di GIIAS 2024 bulan Juli nanti


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Hyundai Kona EV terbaru boleh disebut sebagai mobil listrik yang paling ditunggu publik. Karena sejujurnya SUV ini termasuk pelopor mobil listrik di Indonesia karena sudah dijual secara resmi di Indonesia di tahun 2020. 

Tentu saja waktu itu animonya memang belum menggembirakan. Hal yang paling sederhana mengemuka adalah soal isi ulang daya listriknya. Ditambah beragam keraguan soal teknis berkendara, mengoperasikan berbagai fitur yang ada, termasuk tentang durabilitas, dan tentu saja jarak tempuh. 

Namun dalam dua tahun terakhir telah terjadi pergeseran besar bagi pemakai kendaraan listrik di Indonesia. Setidaknya di wilayah seperti Jakarta, dimana pemahaman soal teknologi, desain, pengoperasian, sampai tentang servis berkala sebuah mobil listrik sudah membaik secara signifikan. 

Hal ini sejalan dengan yang diungkapan oleh Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer PT Hyundai Motor Indonesia (HMID). Ia menyebutkan bahwa keputusan pihaknya konsisten merilis mobil listrik karena beradasrkan riset internal mereka kepemilikan mobil listrik di Indonesia dilakukan oleh pemilik kendaraan yang sudah memiliki kendaraan jenis lain sebelumnya. 

BACA JUGA

“Berbeda dengan segmen mobil hybrid sebenarnya hanya ‘menggeser’ pemakai mobil ICE (mesin konvensional, Red),” ungkapnya. Hal ini lebih jauh dimaksudkan bahwa dengan membeli mobil hibrida maka serupa mengganti mobil yang lama dengan yang baru. 

Berbeda dengan pembelian mobil listrik yang disebutkan Budi umumnya merupakan second car. “Ini merupakan upaya kami untuk bisa create market,” ujarnya saat ditemui di ajang ‘mini motorshow’ Hyundai di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pekan ini (15/6). 

Dilanjutkan pemakai kaca mata itu bahwa pihak HMID berupaya untuk menghadirkan produk baru agar bisa membantu pasar mobil baru di Indonesia bisa pulih. Mengingat total penjualan mobil baru diakuinya memang melemah di perlihan kuartal pertama dan kedua tahun ini.     

“Market tidak sedang baik-baik saja, kurs rupiah melemah, terendah sejak tahun 2021, suku Bungan masih tinggi,” akunya. Dilajutkannya lagi pihak HMID berupaya membantu ‘menciiptakan’ stimulus dengan masuk ke segmen-segmen mobil baru yang belum dimasuki Hyundai sebelumnya.

Panel indikator simpel dengan digitak cluster lengkap 
Ada sunroof sebagai fitur standar
Bagasi termasuk luas untuk SUV sekelasnya

Harga Kona Electric ‘Masih’ Di Rp500 Jutaan

Mengenai harga penawaran SUV listrik terbaru yang versi purwarupanya muncul di ajang IIMS awal tahun ini masih disebutkan Budi berada di kisaran Rp500 jutaan. “Kami masih menghitung angka pastinya,” kilahnya. 

Saat ditanya apakah dengan dirakit di Indonesia, termasuk pemakaian baterai buatan lokal, akan membuat estimasi harga jadi buat Kona tenaga listrik akan bisa lebih turun lagi juga masih belum bisa dipastikan. 

“Komponen harganya masih terus berkembang, tetap yang jelas salah satunya memang karena fluktuasi kurs Rupiah yang membuat kami harus berhati-hati dengan harga Kona Electric,” jabar pria yang pernah barkarier di Toyota dan Nissan itu.

Berdasarkan pengamatan di laman Hyundai Indonesia, preposisi varian Kona tenaga listrik adalah; Signature (Long Range 500 Km), Signature (Standard Range 400 Km), Prime (Long Range 600 Km), dan Prime (Standard Range 400 Km).

Dipungkaskannya, sejak tampil perdana dalam bentuk mobil konsep di ajang IIMS yang lalu sudah ada pemesanan unit sebanyak 300 unit atas Kona Electric. (EW)

Tanda ‘sah’ Hyundai Kona EV adalah produksi Indonesia
Ukuran ban Hyundai Kona EV adalah 235/45 R18

Tags Terkait :
Hyundai Kona Ev Allnew Hmid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 1 hari yang lalu

Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Pasang Home Charging EV, Ini Hal Yang Perlu Diketahui Dan Diperhatikan

Pemasangan home charging ada syarat-syarat yang perlu diketahui

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

7 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

12 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 15 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

16 jam yang lalu