Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Populasi Kendaraan Komersial Di Indonesia Naik Terus

Nyaris berbanding lurus dengan pertumbuhan jalan
Berita
Senin, 12 Juni 2023 13:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tahun 2019, berdasarkan data BPS, seluruh kendaraan bermotor yang beredar di semua wilayah Indonesia sebanyak 133,6 juta unit. Jika ditarik mundur dari tahun 2015 maka ada 6,13 persen untuk pertumbuhan populasi semua kendaraan bermotor.  

Sementara itu, berdasarkan data dari Korlantas, tahun 2023 jumlah populasi kendaraan bermotor nasional sebanyak 152,5 juta unit pada bulan Januari atau separuh dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Besaran itu naik dibandingkan populasi tahun 2020 yang jumlahnya 137,1 juta unit.

Pada tahun 2021, masih menurut data BPS, seluruh kendaraan bermotor yang beredar di seluruh Nusantara jumlahnya di angka 141,9 juta unit. Komposisinya; 120 jutaan unit motor, 16,4 juta unit berupa mobil, lalu 5,2 jutaan unit kendaraan angkut barang, dan 237,5 ribu unit merupakan bus berbagai ukuran.

Untuk merujuk pada ketersediaan jalan sampai tahun 2022, dengan basis data BPS, panjang jalan di Indonesia yaitu 549.161 kilometer. Ada kenaikan panjang jalan (year-on-year) dibandingkan tahun 2021 sekitar 0,46 persen atau setara kenaikan panjang jalan dari angka 546.630 kilometer. Tahun 2016, panjang jalan keseluruhan di Indonesia yaitu 537.837 kilometer.

Berdasarkan kewilayahannya, di tahun 2022, provinsi Jawa Timur menjadi wilayah yang terpanjang panjang jalannya yang mencapai 42.422 kilometer. Sebagai perbandingan,wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan area dengan jalan terpendek secara nasional dengan panjang jalan 4.449 kilometer.

Pertumbuhan positif juga terjadi pada penjualan kendaraan komersial unit baru berbagai jenis seperti pikap, bus, dan truk selama bulan Januari hingga April 2023 sudah mencapai angka 84.136 unit.

Baca juga : McKensey: Transportasi Massal Adalah Masa Depan

Baca juga : Bisnis Perusahaan Otobus Semakin Menjanjikan?

Semester I 2023, ada persaingan ketat antara Hino dan Mercedes-Benz dalam penjualan sasis bus besar


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Ford Transit: Legenda Hidup Van

Muncul perdana lebih dari setengah abad lalu

3 tahun yang lalu


Berita
UD Quester: Truk Paling Rendah Emisi?

Masih bisa minum B30

3 tahun yang lalu


Berita
Bus dan Truk: Penjualan Naik Terus

Tren positif sejak akhir tahun 2021

3 tahun yang lalu


Berita
Fuso eCanter: Tinggal Gas dan Rem

Mobil barang akan makin ‘senyap’

3 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Cek Kondisi Kaki-Kaki Lebih Akurat Dengan Teknologi Ini

Proses lanjutan tinggal penggantian komponen yang terdeteksi mengalami kerusakan setelah pengecekan dengan metode ini.

7 menit yang lalu


Berita
Dewa Motorsport, Pasang Target Tinggi Dan Membangun Ekosistem Balap Di 2026

Dewa United Motorsport resmi mengikuti 6 cabang balap di 2026.

37 menit yang lalu


Berita
Honda Dan Sony Batalkan Proyek Mobil Listrik Mereka

Honda dan Sony batalkan proyek mobil listrik Afeela. Pengembangan sedan serta SUV EV oleh Sony Honda Mobility dihentikan akibat perubahan strategi elektrifikasi Honda.

3 jam yang lalu


Berita
Denza Bakal Ciptakan Supercar, Bertenaga 1.000 Hp

Denza gelar kampanye penamaan supercar Denza Z tenaga 1000 hp untuk varian hardtop, convertible, dan track-focused. Pengujian di Nürburgring sedang berlangsung.

4 jam yang lalu


Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

5 jam yang lalu