Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Peraturan Emisi Yang Ketat Membuat Jeep Mengurangi 2.000 Lebih Karyawan Mereka

Jeep masih memproduksi banyak mobil ICE (Internal Combustion Engine), saat ini mereka harus berganti haluan agar dapat memenuhi peraturan emisi yang ketat.
Berita
Senin, 11 Desember 2023 14:30 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Stellantis yang merupakan induk perusahaan Jeep di Amerika Serikat mengabarkan berita tidak menyenangkan di mana mereka harus memangkas sebanyak 2.455 pekerja di pabrik Detroit dan Ohio.

Hal ini akibat adanya peraturan emisi yang ketat oleh pemerintah setempat seperti diberitakan Arena Ev pada Minggu.

Dalam industri otomotif saat ini, Jeep dianggap kurang menguntungkan. Pabrik yang beroperasi di Detorit ini memproduksi Jeep Grand Cherokee, pabrik yang berlokasi di Toledo bertanggung jawab untuk memproduksi Jeep Wrangler dan Gladiator.

Untuk bisa terus bertahan, pabrikan ini juga akan melakukan perubahan operasional di pabrik tersebut. Fasilitas Toledo, yang saat ini beroperasi dengan jadwal kerja alternatif, akan beralih ke operasi dua shift tradisional.

BACA JUGA

Pada saat yang sama, pabrik di Detroit, yang mempekerjakan 4.600 pekerja, akan mengurangi shiftnya dari tiga menjadi dua shift. 

Kenyataan suram mengenai hilangnya lapangan pekerjaan masih menghantui operasi ini, menimbulkan pertanyaan tentang dampak peraturan emisi California terhadap industri otomotif yang lebih luas.

Dalam kasus ini, Stellantis telah membatasi pengiriman kendaraan ke dealer di negara bagian yang telah mengadopsi peraturan California Air Resources Board (CARB), yang lebih ketat daripada standar nasional.

Jeep Hybrid

Di negara-negara CARB ini, sebagian besar dealer menyediakan SUV hybrid plug-in, sedangkan model serba listrik atau ICE (Internal Combustion Engine) harus dipesan khusus. 

Sebaliknya, di negara-negara yang tidak mematuhi standar CARB, dealer cenderung memiliki stok hybrid yang terbatas atau tidak ada sama sekali, dan berfokus pada kendaraan ICE.

Kejadian ini, bukan pertama kalinya dialami oleh pabrikan tersebut, pada awal tahun pabrikan ini juga sudah memberhentikan sekitar 1.350 pekerja di pabriknya di Illinois karena alasan yang sama. (AB)


Tags Terkait :
Stellantis Jeep
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahrga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak m...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bukan Mobil Listrik, Stellantis Gelontorkan Dana Raksasa Kembangkan Mesin Bensin Ramah Lingkungan

Mesin penenggak bahan bakar masih akan tetap eksis

2 tahun yang lalu


Berita
Leapmotor D19 Resmi Debut Dunia, EREV Dengan Baterai Terbesar

Leapmotor resmi meluncurkan D19 di China sebagai SUV full-size dengan baterai EREV terbesar di dunia, berkapasitas 80,3 kWh.

2 minggu yang lalu


Van
Stellantis Produksi 100 Ribu Unit Kendaraan Hidrogen

Diberi merek baru: ProOne

2 tahun yang lalu


Berita
Samsung Bakal Pasok Baterai Ke 500.000 BEV Hyundai, Ini Faktanya

Kerja sama antara kedua produsen asal Korea Selatan dalam membuat mobil listrik.

2 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Stellantis Luncurkan 47 Model Listrik Baru Hingga 2024, Termasuk Jeep, Peugeot Hingga Maserati

Stellantis yang menaungi merek-merek beken seperti Fiat Chrysler, termasuk Jeep, dan Peugeot serta Maserati, tengah fokus menggarap banyak mobil listrik untuk pasar global.

2 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai dan KIA di Eropa Naik 5%, Inilah Model Yang Paling Berkontribusi

Hyundai dan Kia berhasil meningkatkan penjualannya. Selain SUV, mobil listrik mereka juga mampu diterima pasar dengan baik.

2 tahun yang lalu


Berita
Fiat Chrysler Group Siapkan Mobil Listrik Canggih di 2030

Fiat Chrysler Automobiles dan Peugeot SA, berambisi menjual 5 juta unit kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) pada 2030 sebagai bagian dari program elektrifikasinya.

3 tahun yang lalu


Berita
Jeep EV Akan Masuk Indonesia, Setelah Masalah Ini Teratasi

Jeep akan terjun ke persaingan EV di Indonesia

3 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

11 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

12 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

13 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

15 jam yang lalu